13 Februari 2010

HEI, KEMANA PERGINYA SEMANGATKU?

Lemah, letih, lesu. Itu gejala kekurangan vitamin S (Semangat). Melemahkan bank imajinasi dan operasi bank kata-kata. Segala daya dikerahkan tapi malah mogok jadinya. Seperti mobil tua kehabisan tenaga, aku kelelahan menangkap huruf dan kata yang melompat-lompat susah ditangkap.
Come on, come to me baby. Help me, please. Kataku pada mereka, tapi yang terdengar malah tawa mengejek dimana-mana. Tak menyerah aku memencet keyboardku. Hanya saja huruf dan kata kian susah ditangkap. Larinya kian cepat, dan aku pontang-panting mengikat mereka erat dalam rangkaian cerita. Usai kejar-mengejar kusadari cerita lucu yang hendak kusampaikan malah berganti dng kalimat panjang, lukisan kepedihan.
Apa yang terjadi padaku, karena engkaukah itu? Samurai yang pergi tanpa tanda, dan membuatku kehilangan keinginan pada setiap tangan yang mengulurkan perhatian. Karena kamukah itu? Hingga aku kehilangan rasa humor dan kegokilanku?
Fuh, dont know what to do

*iseng pas mata berat, susah diangkat, tapi kerjaan still banyak

4 komentar:

  1. Asw.. lg cari inspirasi yah? dimana sih dia? hehee..

    BalasHapus
  2. tetep SEMANGAT mba... emang sih mudah ngucapinnya, tapi terkadang susah ngelakuinnya.. tapi tetep SEMANGAT...

    BalasHapus
  3. tetep SEMANGAT mba... emang sih mudah ngucapinnya, tapi terkadang susah ngelakuinnya.. tapi tetep SEMANGAT...

    BalasHapus
  4. tetep SEMANGAT mba... emang sih mudah ngucapinnya, tapi terkadang susah ngelakuinnya.. tapi tetep SEMANGAT...

    BalasHapus