Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Unggahan Terbaru

AYO DONASI BUKU UNTUK ANAK-ANAK KURANG MAMPU

Gambar

KEPEL, BUAH LANGKA YANG KAYA MANFAAT

Gambar
Kepel, jarang orang jaman sekarang mengenalnya. Pamornya kalah dengan apel, melon, semangka, dan lain-lainnya. Tanaman yang biasa hidup di atas ketinggian 600 m dpl ini bisa tumbuh hingga 25 m, dengan diameter 40 cm. Kulit luar batangnya unik, terlihat benjol-benjol, sebab semula menjadi tempat keluarnya bunga dan buah kepel. Warna buahnya coklat, berbentuk bulat, dengan bagian bawah agak lancip. Daging buahnya berwarna jingga dan berbau harum. Menurut sejarah, kepel yang juga kerap disebut kecindul merupakan kesukaan para putri keraton. Sayang, jaman sekarang buah satu ini sudah langka. Jika pun bisa hanya ditemui di tempat tertentu seperti TMII, Taman Buah Mekarsari, Taman Kyai Langgeng ing Magelang, kraton Jogja, lan Kebun Raya Bogor. Jarangnya orang yang membudidayakannya kemungkinan disebabkan karena menaati kepercayaan lama bahwa kepel tidak bisa ditandur sembarangan. Hanya orang-orang tertentu seperti adipati yang bisa menanamnya. Bukan untuk rakyat biasa. Tetapi, tidak hanya it…

4 CARA AGAR TIDAK MENJADI KOMENTATOR DODOL DUNIA MAYA

Gambar
Layaknya penonton sepakbola begitulah kita saat mendapati berita yang berseliweran di beranda sosial media. Seenak-enaknya saja komentar, bahkan tanpa pikir panjang. Efeknyarunyam. Begitu komen bodoh terlontar, kita jadi bulan-bulanan atau malah dimejahijaukan. Kalau sudah begini mau menyalahkan siapa?
Sebelum itu terjadi, berikut ini ada 4 cara agar tidak menjadi komentator dodol dunia maya : 1.Pastikan anda membaca dengan benar Jangan sekali-kali anda berkomentar sesaat setelah membaca judulnya.Banyak judul provokatif yang menyesatkan. Maka setelah membaca judul, bukalah tautan beritanya. Baca benar-benar agar komentar anda sesuai dengan isi berita. Kalau tidak siap-siapalah dicemooh seisi dunia.
2.Saat berita panas muncul jangan keburu ditanggapi Biasakan untuk berdiam diri dulu sebelum menanggapi sebuah berita. Maklum banyak oknum di luar sana yang gemar memelintirnya. Kalaupun beritanya sesuai, kondisinya kerap dilebih-lebihkan. Tunggulah barang satu dua hari, biasanya setelah itu aka…