13 April 2017

MAAF, SAYA BLOGGER YANG TIDAK ADIL






Seperti halnya orang lain saya senang jika ada yang mengunjungi blog saya. Tetapi, sebaliknya saya jarang sekali berkunjung ke rumah blogger lainnya. Situasi saya memang tidak lega. Saya tidak bisa komen sebebasnya. Saya baru bisa koment kalau sudah online di warnet.
Masa sih nggak bisa koment via ponsel? Pernah nyoba, berat dan susah. Setiap kali mengisi capcha (entahlah saya sebenarnya tidak pernah pasang, tapi sudah ada begitu saja di blog), selalu fail. Jadi komen via ponsel tak saya lakukan.

Online via warnet juga terbatas waktunya. Selama dua jam biasanya sudah disesaki agenda yang panjang. Posting ini di blog, browsing artikel pendukung cerita, cari video ini, kirim naskah...alhasil komen di blog sendiri saja kadang nyempet-nyempetin. Syukur nggak kelewat, kalau kelewat ya sudahlah.
Saya terkadang merasa tak enak sendiri, pada mereka yang sudah blogwalking. Sudah didolani kok ya nggak mau bales dolan balik. But, thats true. 


Jika yang lain suka pasang status "mau BW nih... tinggalin link kalian di bawah ini", saya nggak berani ninggalin link. Soalnya blogwalking itu butuh waktu yang cukupan, sementara saya online hanya dua tiga kali dalam sepekan. Itupun paling lama dua jam. Padahal membaca tulisan orang itu harus serius, tak boleh asal. Karena itu akan kelihatan pada cara kita berkomentar yang terlihat tidak menguasai medan. Yang dibahas apa, yang dikomeni apa. Kan? 

Ah, saya memang blogger yang tak adil. Saya tak bisa membalas kebaikan orang-orang yang sudah muncul di blog saya, berkomentar atau bahkan sharing pendapat mereka.
Semoga suatu hari kondisi saya lebih lega. Sehingga saya bisa blog walking dengan leluasa.

Hug, hug.

Salam dari kejauhan.

source image : pixabay

9 komentar:

  1. Ah, aku jugak uda lama nih gak bw. Lagi menikmati hidup sebagai buruh. Wkwkwk. :D

    Iya sik, setuju, kalo komen jangan asal njeplak, apalagi gak baca. Semacam gak menghargai :(

    BalasHapus
  2. Santai saja jadi blogger mah, bw tidak bw kembali ke orangnya, ikhlas bw atau tidak :D

    BalasHapus
  3. hehe... kasusnya hampir sama nih sama saya.. sangking ngebetnya pengen belajar banyak hal..sampai sampai kadang nggak balas kunjungan teman yg berkunjung ke blog saya.. bikin tulisan gini bagus juga buat menjelaskan, biar yg lain nggak nyangka kita cuek..

    BalasHapus
  4. Iya, santai aja mba, kalo aku sih bw kalau lagi senggang, senang baca2 postingan teman-teman..

    BalasHapus
  5. mungkin bisa disiasati mbak, pas ke warnet hari pertama khusus buat nulis materi blog, cari referensi, cari video dan kirim naskah. nah, yg hari kedua dikhususkan buat bw, jadi biar jadi "blogger yg adil" hehe :)

    BalasHapus
  6. Iyaa paling seneng kalau blog kita ada yg kinjungin, apalagi kalau sampai meninggalkan jejak.

    Semoga ajah bisa menemukan solusi yg tepat biar bisa bw balik ya Mbakk.. 😊

    Salam kenal ya Mbak

    BalasHapus
  7. Tenang aja, Mak. Nggak perlu terlalu dipikirin omongan blogger lain. Kalau yang blogwalking cuma untuk berharap dikomenin balik, yang gitu itu ntar lama-lama juga pergi sendiri kalau tahu keinginannya nggak terpenuhi. Yang blogwalking karena cuma emang pengen blogwalking masih akan tetep ada, kok. Selow ae..

    BalasHapus
  8. Ah, santai aja mbaaa.. Aku g prnh berharap bakal dikomenin balik stiap BW. Krn buatku, aku BW k suatu blog, krn penasaran ama isi blognya, dan kalo memang bgs, ya aku bakal trs baca.. :) . Dia mau berkunjung balik ato ga, aku g bakal masalahin :) ..

    BalasHapus
  9. saya juga kadang suka melewatkan tulisan teman2 di blog.. tapi sekalinya blogwalking itu bisa memakan waktu dan itu sangat menyenangkan bagi saya.. berkunjung ke blog satu dan yang lainnya, lalu membaca setiap kisah mereka itu satu hal yang menggembirakan bagi saya...

    BalasHapus