Postingan

Menampilkan postingan dengan label jalan-jalan

Unggahan Terbaru

Tiga Tempat Ciamik Untuk Ngabuburit Asyik

Gambar
Ngabuburit buat saya bukan jalan-jalan menunggu waktu buka tiba sambil mencari makanan. Maklumlah itu memang bukan kebiasaan saya. Jadi kalaupun ngabuburit, yang saya lakukan adalah jalan-jalan menikmati pemandangan atau situasi di sekitar sambil memotret kiri-kanan.
Nah, dari sekian banyak tempat ada beberapa tempat ngabuburit asyik yang saya rekomendasikan untuk kawan-kawan.
1.RTH Maron (Ruang Terbuka Hijau)

Meski tidak selengkap di Taman Blambangan, buat saya tempat ini menyenangkan. Tempatnya di pusat kota Genteng, tak jauh dari rumah, bisa ditempuh dengan jalan kaki. Dan yang paling saya sukai adalah banyak pohonnya dan rindang. Memberi keteduhan bagi orang-orang yang datang. Tak jarang, di hari-hari selain ramadan, orang sengaja kemari untuk menggelar tikar dan menikmati makanan bareng rekan-rekan atau keluarga. Meskipun di sekitarnya banyak penjual makanan juga. Tepatnya di sisi dalam RTH, tepat di samping jogging track.

Eih, ada jogging track-nya pula? Ada. Lumayanlah, jalan s…

Melarung Penat di Air Terjun Telunjuk Raung

Gambar
Cuaca cukup cerah saat saya berangkat ke air terjun Telunjuk Raung di dusun Sumberasri, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Apalagi tujuannya jika bukan melarung penat setelah sibuk berkutat di depan komputer. Agak kesiangan memang, karena tadinya saya berniat berangkat sekitar pukul 7, tetapi molor kurang lebih dua jam-an. Berjarak 28 km dari rumah, air terjun Telunjuk Raung bisa ditempuh dalam waktu sejam. Meski demikian, jika tak terbiasa lumayan terasa juga di pantat. Apalagi kalau naik motor. Aduh, rasanya pantat ini seperti tidak ada saking kebasnya.
Lalu bagaimana cara menujunya? Ada beragam jalur yang bisa dipakai. Tetapi, saya bahas yang paling mudah saja ya? Lewat jalur utama yaitu : 1. Dari arah Jember Jika kawan-kawan berangkat dari arah Jember, dari arah Kalibaru ikuti saja jalur utama sampai menemukan pertigaan Genteng Wetan. Berbeloklah ke kiri (jalan KH. Hasyim Asyari, arah kantor Kecamatan Genteng), lantas lurus menuju jalan Temuguruh, hingga menemukan rel kereta api di …

TRADISI SUROAN DI KOTA SERIBU FESTIVAL BANYUWANGI

Gambar
Suroan memang memiliki cerita sendiri bagi saya. Sewaktu kecil, setiap tanggal 1 Suro tiba biasanya orang-orang sibuk membuat jenang. Lantas menghantarkannya ke tetangga, termasuk di dalamnya keluarga saya. Jadi bisa dibayangkan jika ada 30 orang tetangga dekat. Berarti yang harus disiapkan adalah tiga puluh piring. Umumnya jenang suro terbuat dari beras yang diolah bersama santan yang ditambahkansalam, serai, dan garam. Lantas disajikan dengan perkedel, telur dadar, kering tempe (orang kerap menyebut orek tempe), kacang bawang, dan ayam. Jika tidak ada ayam, semua lauk yang tersebut sebelumnya pun sudah cukup. Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah siraman kuah kare yang kental. Sewaktu dinikmati nuansa gurih dan lembut akan mendominasi. Ditambah kering tempe yang pedas manis, dadar telur, kacang bawang, perkedel serta ayam berbalut bumbu kare, aduuh sedap nian! Tahun berlalu ajang silaturahmi semacam ini tak sehebat dulu lagi.Saling hantar jenang suro kepada saudara dan handai tolan…

TAK TERLUPAKAN : NEKAT NYEMPIL DI POJOKAN HINGGA DUDUK DI KURSI UNDANGAN DEMI GREBEG SUROAN

Gambar
Hari sedang panas-panasnya ketika saya berangkat ke Pekulo dalam rangka menonton grebeg suro, Senin (10/9/2016). Itu pun masih ada drama ketinggal ponsel pula. Padahal waktu itu sudah jauh dari rumah dan jam sudah menunjukkan pukul dua belas lewat. Beruntung acara ternyata belum dimulai, dari jadwal pukul 12.00 ternyata mundur sekitar sejaman. Syukurlah pikir saya. Sampai ternyata tempat acara sudah dipenuhi orang. Sudah susah mencari tempat motret yang menyenangkan. Satu-satunya tempat yang tersisa adalah di masuk ke dalam, di sudut kanan, tepat di samping pintu masuk. Di tempat itu saya melihat ada beberapa orang sudah bersiap dengan senjata laras panjang, bukan buat menembak, tapi buat motret. Iya, kamera maksudnya, yang lengkap dengan lensa telenya pula. Saya memutuskan untuk nyelip masuk, sebelum Wakil Bupati tiba dan acara dimulai. Lantas bergabung orang-orang dari media di sana. Peduli amat, meski saya bukan bagian dari mereka, yang penting bisa dapat tempat untuk motret. Ternyat…

Bepergian Sendiri, Tujuh Hal Ini Yang Harus Dipersiapkan

Gambar
Belakangan saya gemar berkeliling spot-spot wisata lokal di Banyuwangi. Ada begitu banyak pilihan dan semuanya jempolan, yang kadang-kadang bikin iri kawan-kawan dari luar Kabupaten. Sebab sekali jalan, saya bisa ketiga tempat wisata dengan biaya yang ramah di kantong. Akan tetapi, saya acap bepergian sendiri. Bisa dikatakan jarang mengajak teman jika jalan-jalan. Bukan karena tak senang, akan tetapi bepergian sendiri memberi saya kebebasan untuk mengeksplorasi suatu tempat dengan lebih nyaman. Tidak terburu-buru hendak ke tempat lain dan tentu saja bisa lebih nyaman memotret di suatu tempat.
Bersama kawan-kawan sebenarnya menyenangkan. Bisa seru-seruan bareng bersama mereka. Hanya saja bepergian dengan banyak orang, meski jarak dekat biasanya memang butuh perencanaan. Terutama soal waktu. Tidak semua orang bisa bepergian di waktu yang sama, harus diperhitungkan masak-masak agar semua bisa bisa. Pergi sendiri tentu saja beda, saya tinggal naik motor dan sampailah di tempat tujuan.
Lan…

Bepergian Sendiri Mengajari Saya Memahami Arti Kalimat "Berbaik Sangka Pada-Nya"

Gambar
Saya memang bukan petualang. Saya tak paham adventure atau segala macam. Terlebih saya itu anak rumahan. Kata adik bungsu saya itu kalah jauh mainnya sama ayam. Iya memang benar. Saya hampir tidak pernah keluar karena dulu acap merasa tidak nyaman. Takut bila nanti di jalan kenapa-napa, padahal berangkat saja belum. Padahal yang dituju hanya seputar kabupaten sendiri.
Sekarang sebaliknya. Orang-orang sering heran karena saya pergi sendirian mengunjungi berbagai tempat wisata yang bejibun di kabupaten saya tinggal, Banyuwangi. Tidak beramai-ramai dengan lainnya. Padahal acapkali saya tidak paham betul tempat yang saya tuju meskipunHanya mengandalkan google map dan info-info yang saya dapat dari browsing, saya biasanya menetapkan hendak menuju kemana. Tanpa perlu mengajak si ini atau si itu.
Entahlah, menurut saya pergi sendirian itu jauh lebih nyaman ketimbang bareng teman. Bukannya bareng-bareng tidak menyenangkan, akan tetapi ada hal-hal yang bisa jadi kurang pas dengan gaya saya jala…