Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

16 Agustus 2013

KOK TUHAN NGGAK DATANG?



Satu ketika, dengan masygul saya bertanya ,”Kok Tuhan nggak datang-datang ya? Padahal saya sudah manggil Dia, sampai bikin telinga orang-orang pekak karena teriakan saya. Tapi Ia nggak muncul juga, padahal saya tengah merana. Dilanda kesulitan tingkat dewa.”
Tanah di bawah kaki saya tertawa. Tanyanya ,”Lha iya, memangnya kamu suka nyamperin dia apa?”
 “Heheh, ndak juga.”
“Lha itu, dia...Kamu nggak suka nyamperin, kok ngarep Dia datang itu gimana?”
Saya tersenyum kecut padanya. ”Lha aku kan sibuk to. Banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Makan aja harus disambil pacaran...dengan komputer maksudnya,” alasan saya seraya nyengir kuda.
Tanah tersenyum lebar. Balasannya bikin saya diam ,”Kalau situ saja tak punya waktu barang semenit ketemu Tuhan, kenapa situ mengharap Tuhan datang waktu situ kesulitan?”
Dar! Saya seperti dilempar petasan. Kaget dan tidak bisa membalas apa yang dia bilang.
Tiga bulan kemudian saya muncul kembali  dengan keluhan yang sama. Kenapa Tuhan tidak datang-datang memenuhi panggilan saya. Kali ini rumput berhias embun sebening kristal teman saya bicara.


“Lha iya, kata tanah Tuhan akan datang kalau saya memenuhi panggilannya? Tapi kok ini enggak ya? Padahal saya datang lima kali sehari sesuai permintaannya. Lengkap, bahkan terkadang saya tambah ibadah sunnah segala,” kata saya sambil mengelus jidat saya.

22 November 2011

RENUNGAN : HITAM PUTIH






Putih takkan terlihat bila tak ada hitam. 
Perjalanan menuju putih itu butuh waktu dan pembelajaran
Yang merasa putih sesungguhnya harus waspada
Siapa tahu sesungguhnya ada noda yang tak kentara
Terus melumerinya, tanpa sadar  berubah menjadi abu-abu

Putih sesungguhnya adalah percampuran warna
Tak melulu putih menurut teori warna

Mengenal hitam sesungguhnya memiliki makna
Agar kita menyelami diri sendiri sampai kedasarnya
Tak selamanya hitam itu selalu hitam
Kepadanya ada sebuah pelajaran yang bisa kau ambil
lewat bening hati dan jernih pikir

Hitam juga tak selamanya hitam
Yang putih tak selalu bertahan putih
Dalam rentang waktu masing-masing bisa berubah
Tak ada yang kekal

based on my chit chat with Myta Devy Rawung


pic taken from http://weheartit.com

17 November 2011

FALL IN LOVE




Please tell me why do birds
Sing when you're near me
Sing when you're close to me
They say that I'm a fool
For loving you deeply
Loving you secretly

Please tell me why can't I
Breathe when you're near me
Breathe when you're close to me
I know you know I'm lost
In loving you deeply
Loving you secretly 

Aku tersenyum geli mendengar lagu itu. Mengingatkanku pada sebuah adegan film ketika seseorang berkata ,"Jika kau merasa ada sayap kupu-kupu bergerak diperutmu saat bersamanya maka bisa dipastikan kau tengah jatuh cinta."

Banyak yang bertanya kenapa jatuh cinta sakit rasanya.Gampang saja jawabnya karena ada unsur jatuhnya. Kau tahu bukan bagaimana rasanya jatuh itu? Seberapa siap kita, tetap saja jatuh itu sakit rasanya.

Terkadang orang sulit membedakan pemujaan, sekedar kasihan atau kasih sayang. Lalu mundur pelan-pelan dalam perjalanan panjang mengarungi lautan kehidupan. Merasa hilang rasa hormat pada pasangan ketika ia tak sesuai harapan. Bahkan merasa telah membeli kucing dalam karung ketika hasil pengejaran ternyata masuk dalam kategori "tidak pantas dipertahankan".

"Tidak cukup hanya cinta, Kak," kata bundaku satu saat.
"Cinta hanyalah sebuah awal dalam perkawinan. Didalamnya banyak liku yang mesti kau tempuhi dengan pasangan. Seperti sekolah tiap-tiap saat ada ujian. Lulus tidaknya tergantung pada kalian."

"kau tahu, kak," kata bundaku. "Ada saatnya dalam perkawinan kau cemburu bukan pada perempuan
tapi pada kawan-kawan atau hobi yang pasanganmu kerjakan. Naif kedengarannya, tapi jika tak diselesaikan bisa menjadi problem besar."

Satu ketika kau akan terbang, merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi istri, ibu, dan menantu orang
maka catatlah apa yang aku katakan ,"Jangan mengatakan apapun dalam kemarahan sebab buahnya hanya
sesal."
"Jika salah satu dari kalian diamuk kemarahan, diamlah. Atau menyingkirlah sejenak untuk  meredam kecamuk perasaan. Lalu kembali dan bicaralah saat kalian sendirian. Jangan didepan anak-anak kalian."


"Jatuh cinta itu part mudah," kata seorang kawan ,"...tapi bagaimana memelihara agar tetap "jatuh cinta"
pada orang yang sama bertahun-tahun butuh kerja keras dan kerjasama dari kedua belah pihak."


while hearing saybia ("the day after tomorrow" and "the second u sleep"), Ipang (Sekali Lagi)

dan merenungi,

kalau saja aku masih punya kesempatan yang sama
atau semua yang terjadi terulang lagi
tapi ternyata kesempatan yang ada hanya sekali

sampai kini masih kutunggu datangnya keajaiban
yang mungkin saja bisa memberiku waktu sekali lagi
seandainya masih bisa kudapatkan
sekali lagi, satu kali lagi


pic taken from abstract.desktopnexus.com

10 November 2011

MORNING PRAY



04:18

Untuk setiap cacian yang bosku berikan, aku memaafkan
Untuk setiap keburukan yang ia lontarkan, aku memaafkan
Untuk setiap kalimat buruk yang ia kemukakan, aku memaafkan
Untuk setiap umpatan yang ia ungkapkan, aku juga memaafkan
Untuk setiap perintah untuk memanipulasi data, aku memaafkan

Ampuni dia, Tuhanku
Percikkanlah nur-Mu kehatinya
Berikanlah pelajaran terbaik kepadanya
Yang akan diingat-Nya sepanjang masa

Amin


04:25

Ya Allah aku memohon padamu
Agar Kau mudahkan Na, Ane, Ma, dan Ka yang masih sendiri bertemu  jodohnya
Begitu juga teman-teman saya lainnya yang telah berpisah dari pasangannya—Hy, Mu, dan Rav
Semoga Engkau mempertemukan mereka kembali dengan belahan jiwanya yang baru
Kepada mereka semua, semoga orang-orang yang Kau jodohkan pada mereka itu orang-orang yang tak hanya  menyenangkan pandangan mata tapi juga menyejukkan jiwa
Yang bersama-sama mereka akan membawa kebaikan satu sama lainnya, juga bagi sesamanya. Amiiin.


Ya Allah, percikkan nur-Mu kepada sahabatku Rav
Semoga ia menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya
Menjadi seseorang yang dekat dengan-Mu apapun keadaannya
Salah seorang yang akhirnya justru membawa kebaikan bagi sesamanya
Menggapai orang-orang yang pernah terpuruk dalam gelap kembali menuju cahaya-Mu
Semoga ia Kau jadikan orang-orang yang bisa memanfaatkan rixki, harta, usia dan ilmunya untuk kebaikan banyak pihak—keluarga, sahabat, dan terutama orang-orang yang membutuhkan bantuannya
Semoga pula engkau mengabulkan doanya menikah dengan perempuan bernilai A-plus.

Amin

pic taken from www.diapersanddivinity.com

02 November 2011

GUMAMAN PAGI : BAHAGIA



Jika bisa bangun tengah malam tanpa kesulitan
Lalu bertemu-Nya untuk curhat setelah dua atau empar rakaat shalat malam
Berarti kau dilimpahi kebahagiaan

Jika bisa bertemu dengan orang tua
Kemudian bercengkrama di hiruk-pikuk pagi
Apa namanya jika tidak bahagia

Jika bisa makan dengan kenyang
Dengan nasi, lauk, dan sayuran sederhana
Itupun namanya kebahagiaan

Jika bertemu kesulitan karena ditengah kau menulis tiba-tiba komputer mati tanpa sebab
Printer kecilmu mendadak ngadat, tidak mau nge-print sesuai perintah karena kabel USB-nya tak terbaca
Itu juga bahagia
Sebab kau tengah diajar sabar dan bersikap tenang dalam puncak kejengkelan

Jika bosmu sotoy bin geje (gak jelas blas), seringkali memberi perintah berdasarkan perasaan marah
Sekarang apa, besok lupa
Itu pun sebentuk kebahagiaan lainnya
Sebab kau dan kawanku bisa menemukan sisi lucunya dan tertawa
Plus pelajaran berharga bagaimana seharusnya menjadi pemimpin di depan anak buahnya

Jika kau temukan orang lain tidak senang
Mengataimu sebagai orang yang menjengkelkan
Berarti kau tengah ditunjukkan jalan
Untuk bisa mengoreksi diri gratisan
Ya, ya otomatis rasa jengkel mewarnai diawalnya
Tapi apalah artinya dibanding kebaikan yang kau terima untuk dirimu
Dan itu juga bahagia

Jika dompetmu lebih sering menipis ketimbang menebal
Kesulitan bila ingin membeli segala hal yang kau inginkan
Tak lain dan tak bukan kau tengah diberi kebahagiaan
Sebab kau tengah diingatkan Tuhan agar saat punya kau tak lupa membaginya dengan sesama
Bukankah ada sebagian milikmu itu hak untuk lainnya?

Dan satu hal yang harus kau catat untuk serangkaian bahagia diatas yaitu bahwa Tuhan itu begitu SAYANG padamu, Nona…
Oh, ya tahukah kamu?
Bahagia itu tidak mahal ya jika kau bisa menghargainya, apapun yang kau punya
Bahagia itu tak perlu kau cari, sebab kau telah memiliki


*gumaman pagi dengan diri sendiri
pic taken from : www.smiley-faces.org




16 September 2011

JATUH CINTA SAJA PADAKU


jatuh cinta saja padaku
sebab aku memahami dalam luarmu
jauh lebih dalam dibanding kekasihmu
Aku menilaimu bukan karena cantikmu itu
tapi keseluruhanmu

jatuh cinta saja pada-Ku
sebab dengan-Ku akan damai hatimu

sambutlah ulur tangan-Ku
berikan rindu dendam-Mu hanya padaku
sebab tak ada dzat selain Aku yang pantas dapat cintamu

pic taken from : http://theislamicstandard.wordpress.com

30 Agustus 2011

KESOMBONGAN

Seringkali kita yakin kita benar
Mengucap segala hal tanpa pikir panjang
Mungkin jujur itu yang dimaksudkan
Tapi satu hal dilupakan
Perasaan orang-orang yang mendengar si ucapan

Ada kalanya kita merasa paling tahu
Meski sesungguhnya tidak tahu
Acapkali menyodorkan sesuatu
Menganggapnya sebuah kebaikan
Tanpa dipikir ulang apakah kebaikan itu baik juga untuk semua orang

Maka, pelajaran hari itu membuat kepalaku benderang
Cerah oleh sebuah sinar
Meski perih pula bila dirasakan
"Kenapa harus menunggu diberi kisikan jika yang kau lakukan itu sebuah kesalahan?
Kenapa intuisimu tak kau gunakan?"

Tetapi seringkali cara Tuhan memperingatkan tidak semanis madu atau gula-gula
Bisa jadi pahit adalah cara terbaik untuk mengobati diri kita
Lain waktu, pelajaran itu masam dirasa
Bukan untuk membuat kita mundur ke belakang
Tapi bagaimana menjadi manusia baru yang kaya pengalaman

23 Juli 2011

KEMARAHAN HARI INI




Sepagian tadi saya emosi naik ke tingkat tertinggi. Seorang sales kena sembur karena harga-harga sekian item yang masuk di supermarket Key Account masih salah sejak 2010. Apakah Bapak tidak pernah memberi tahu perubahan harganya? Kesal saya. Begitu juga dengan seorang Supervisor dan MD Supermarket. Betapa jengkelnya saya ketika mereka masih tanya tentang laporan weekly. Padahal sudah saya jelaskan sebelumnya bahkan email ke beberapa pihak yang berkepentingan dengan laporan-laporan itu bahwa laporan akan telat saya kirimkan. Bahwa saya harus bekerja keras untuk mengisi ulang data base penjualan yang hilang sejak awal bulan karena errornya komputer kami sebelumnya, bahwa saya perlu waktu menyelesaikannya.
Sialan! Batin saya sambil ngedumel tak karuan. Terlebih ketika si MD minta saya laporan berapa total karton produk obat nyamuk inovasi baru yang iklannya lagi wara-wiri di tivi itu.
Huugh! Apakah aku tahu aku sedang sibuk mensetting lagi promo-promo yang bubar? Memasukkan kembali beberapa item yang hilang karena errornya computer itu? Tahukah kamu sudah tiga hari ini aku tidak istirahat siang dan pulang sore demi menyelesaikannya?
Saya sudah berteriak berulang kali, saya benar-benar jadi macan hari ini. Saya ingin mereka merasakan napas naga api milik saya, agar mereka tahu betapa capeknya saya.

Tapi siangnya, ketika semua mereda saya teringat pagi tadi ketika seorang perempuan setua nenek saya menuntun sepeda tuanya. Di belakangan sepeda itu ada tobos kecil (wadah berbentuk kotak terbuat dari bambu, biasanya disampirkan di boncengan belakang sepeda), berisi sayuran. Diatas tobos itu ada sebuah karung plastik bekas terhampar sebagai tutupnya. Diatasnya lagi ada tampah berisi semanggi, sayuran yang biasa tumbuh di sawah-sawah. Warna sepedanya sendiri sudah tak jelas lagi.
Bertanya-tanya saya tadi pagi ,”Berapa usia sepeda ini? Setua diakah? Mungkin tidak, tapi yang jelas sudah lama sekali dan usang.”
Sembari mengikuti perempuan itu pergi, saya membatin ia pasti seorang wlijo (pedagang sayuran) kecil. Terlihat dari dagangannya yang ala kadar, hampir tidak menjual barang lain selain sayur-mayur yang jumlah dan jenisnya terbatas.

Berapa ya hasilnya seharian? Apakah semua akan laku terjual? Bagaimana jika banyak yang tidak terjual? Mau makan apa ya? Seberapa lelahnya bersepeda sekian panjang menjajakan dagangan? Apakah ia pernah sekali saja mengeluh dan memilih untuk berhenti?
Mendadak aku ingat perempuan-perempuan lain seperti dia. Aku kenal, banyak malah. Mereka tetap harus bekerja meski usia telah mencapai senja. Tak banyak waktu mengistirahatkan badan, meski seluruh tubuh telah berteriak karena kelelahan. Tak banyak pilihan bagi mereka. Dengan usia tua dan kemiskinannya mereka tak peduli berapa jam harus bekerja, asal perut tetap terjaga.
Ah, betapa beruntungnya saya ya, hanya duduk di belakang meja. Berkutat dengan komputer, tidak berpanas-panas. Kemana-mana naik motor. Tak perlu memeras peluh seperti mereka. Hwah, apakah terlalu banyak mengeluh ya? Tanyaku sambil menatap sajadah merah.Mungkin saja, sahutku sendiri sambil menghela nafas dan duduk menghadap layar komputer kembali.

16 Februari 2011

PELAJARAN DARI TUHAN

Tuhan datang dan memberi pelajaran
Lewat sayap kupu-kupu, hijau daun dan hujan
Lewat mentari yang terbit dan tenggelam
Lewat malam setelah hiruk pikuk rebah dalam kesunyian
Juga pagi sesejuk embun pagi

Tuhan datang dan memberi pelajaran
Lewat temanmu yang datang terisak
dan meminta pertolongan
Pada seorang asing yang mendadak mengisahkan keresahan
Pada rekan kerjamu yang gundah ketika cinta lain merekah liar
Pada getir seorang ibu yang matanya menyiratkan ," Masihkah esok terang?"

Tuhan datang dan memberi pelajaran
Ketika kau tersungkur di jalan, berdarah dan kesakitan
Ketika seorang mengulurkan tangan
Membantumu berdiri dan tegak kembali
Memelukmu dan menjagamu hingga kau mengangkasa sendiri

Tuhan datang dan memberi pelajaran
Dengan cara unik yang kadang tidak kita paham
Sebab Tuhan ingin memberimu kail dan bukannya ikan

Done, 05:20, 150211

*a bright morning while hearing Josh Groban (Broken Vow, When you say you love me)
Akon (Right Now, Beautiful), Katy Perry (Firework), Dreamhouse Orchestra,
Yanni (In the Morning Light)

06 Juni 2010

LEWAT TENGAH MALAM

Kurasa kau benar hidup itu perjuangan. Bukan semata hadiah pemberian Tuhan.
Nikmati dan lakukan banyak hal agar saat kau pulang, kau bisa katakan pada-Nya ,'' Aku telah menggunakan waktu yang kau berikan.''
Lengkap dengan catatan harian seluruh rangkaian perjalanan, baik buruknya, getir manisnya.

Tapi kau benar juga saat berkata kita sering melewatkannya begitu saja. Menyesali kehidupan dan menyumpahinya. Menyalahkan Tuhan atas kegagalan kita. Lupa bahwa kitalah arsiteknya, seseorang yang mestinya dipersalahkan atas kerapuhan bangunan kehidupan kita.

"Bukalah tangan kecilmu, kembangkan. Lalu terbang. Jangan biarkan pikiran buruk jadi penghalang. Dunia maha luas, begitu banyak perubahan bisa kau lakukan lewat jari-jari tangan kecilmu."

Tengah malam melarut. Kulihat jam, kini sepertiga malam.
Sebentar lagi subuh datang. Terserah padamu apa yang akan kau lakukan dengan hidupmu. Kau bisa pilih, terus diam dalam kubangan yang sama atau bergerak sepijak demi sepijak.

*inspired the old film i saw

03 Mei 2010

MENILAI PEREMPUAN


Sudah biasa mendengarkannya cerita. Panjang lebar. Lagi-lagi tentang perempuan. Membosankan, hanya sekedar ham-hem saja reaksi yang keluar. Sementara mata tetap menatap ke depan, pada layer computer sambil mengetikkan angka-angka. Biasalah, mengerjakan nota. Si pencerita tak sadar si pendengar tak benar-benar mendengar. Pikirannya sibuk melayang-layang, menuliskan satu persatu paragraph tentang bagaimana harusnya menilai perempuan.

“ Menilai perempuan harusnya jangan hanya dari ukuran dada dan pinggang. Mana bisa itu jadi patokan. Sebab perempuan lebih kompleks dari sekedar ukuran. Bisa jadi ukuran si perempuan ideal seperti model-model iklan. Tapi adakah semua itu mencerminkan bagaimana si perempuan? Tidak. Ukuran dada dan pinggang hanya akan menimbulkan ketercengangan, decak kekaguman. Namun sesungguhnya ukuran yang harus diperhitungkan adalah di bagian dalam. Ketika ia tersenyum melihatmu datang. Sabar menghadapi omelanmu sewaktu mantel hujan yang kau pakai kemarin lupa ia bersihkan. Tetap mendampingimu bahkan ketika kau jatuh dan kebingungan mencari pekerjaan. Tak pernah mengeluh walaupun umpatanmu tiap hari melayang padanya dengan ringan. Selalu melayanimu tak peduli betapa capeknya ia. Yang melahirkan anak-anakmu dan mengasuhnya sementara kau sibuk dengan duniamu dan menolak saat kau mintai bantuan memegang mereka dengan alas an- aku telah capek bekerja seharian.”

“ Menilai perempuan juga tak bisa diukur dari kemulusan kulit tubuh dan wajah semata. Memang tak bisa disangkal jika faktor itu adalah daya tarik perempuan. Tapi sampai berapa lama bisa bertahan. Pada satu masa nanti toh kulit itu akan mengerut juga, putih wajahnya akan dipenuhi bintik-bintik selayaknya nenek-nenek seusianya. Pssst…jangan mudah terpesona dengan hal-hal sedemikian rupa. Cobalah cari tahu lebih dalam berapa harga yang ia butuhkan untuk kulit bening cling serta wajah bebas minyak, komedo apalagi jerawat?
Lalu bandingkan dengan istrimu yang kulitnya katamu kasar dan kusam. Kemudian tanyakan pada dirimu sendiri jika kau tuntut istrimu secantik dia pernahkah kau memberinya uang lebih untuk itu? Pernahkah?
Jika belum lakukanlah, dan lihat apa yang terjadi kemudian. Aku ingin tahu apa reaksimu melihat istrimu secantik perempuan yang kau kagumi itu. Masihkah kau mencela atau justru berbalik termehe-mehe padanya. “

“Jika kau selalu menyanjung perempuan itu karena tubuh langsingnya, kenapa kau tak melakukannya untuk istrimu juga? Jangan hanya mencela karena ia telah menjadi sedemikian bengkaknya tak seperti dulu kala saat ia masih remaja. Well, itu adalah proses alam kawan. Cobalah cari tahu lewat internet atau bacaan, agar kau berpengetahuan mengapa tubuh perempuan jadi kendor setelah melahirkan. Setelah itu sarankan dia untuk ikut senam. Mungkin hal itu tak membuat berat badannya turun mendadak tapi bisa membuatnya jauuuh lebih kencang.”

“Tapi jangan heran setelah semua tawaran untuk merawat diri dan senam itu ia tolak dengan halus. Ia melakukan itu bukan karena tak ingin menyenangkanmu, tapi justru berpikir simple saja. Ketimbang uang dihamburkan untuk hal-hal semacam itu bukankah jauh lebih baik jika disimpan. Barangkali sewaktu-waktu dibutuhkan. Bukankah anak-anak mulai besar. Sebentar lagi akan kuliah dan membutuhkan dana lumayan besar? Dan sebagainya dan sebagainya…”


“ Maaf jika aku sok tahu ya. Aku tahu usiaku jauh dibawahmu, belum menikah apalagi punya anak. Belum merasakan asam garam kehidupan seperti yang orang-orang katakan, tapi aku banyak melihat dan mendengar. Karena itulah aku mengatakan balik padamu apa yang kuketahui itu. Syukur jika kau mau mendengarku bicara, jika tidak pun taka pa-apa.”

Paint It Black-nya Apocalyptica mengalun kencang dari ponsel-ku. Membuyarkan angan, mengajakku kembali dari pikiran yang melayang-layang.

“ Hallo?” aku terima telepon itu. Ternyata dari seorang sales kanvas, menanyakan berapa harga mitu clean wipes box. Tak butuh waktu lama percakapan itu usai juga.

Kulihat ruangan kosong. Hanya aku, komputer, suara desis printer, meja-meja dan kursi. Si pencerita sudah pergi. Aku kembali berkonsetrasi pada pekerjaanku lagi.


picture taken from www.fotokita.net

26 April 2010

TEMPAT SAMPAH




Jika pikirmu jadi tempat sampah itu mudah kau salah. Tempat sampah yang baik akan menyimpan kebaikan yang terbuang dari setiap kisah yang datang. Menariknya dari kubangan dan menyemaikannya kembali di hati seseorang. Menumbuhkan kekuatan dan membuatnya bisa tersenyum selepas mencurahkan perasaan.

Jika jadi tempat sampah itu kau pikir mudah kau salah. Tempat sampah yang indah adalah tempat sampah yang tahu memilah. Kapan harus diam, memberi masukan, atau justru hanya memberi pelukan. Membiarkan orang-orang yang datang mengungkapkan perasaan dengan sikap netral. Tetap jernih, walau kadang kita merasa beban hidup kita pun butuh dicurahkan.

Jika kau pikir jadi tempat sampah itu gampang. Kau harus buka pikiranmu lebar-lebar. Sebab tempat sampah yang menyenangkan adalah yang mampu menutup rapat kisah kelam dan menyedihkan, menyarikannya jadi satu pelajaran. Untuknya sendiri atau orang lain lagi yang datang.

Jika kau pikir jadi tempat sampah itu tak susah rasanya kau kau harus berpikir panjang. Sebab ia tak boleh membuka aib orang sembarangan. Padahal ia cuma manusia biasa, bisa terpeleset pada suatu ketika. Tergoda untuk bercerita, entah bagaimana mulanya.

Jika kau pikir jadi tempat sampah itu tak lelah maka harus coba mendengarkan setiap keluhan atau cerita yang sama selama berjam-jam. Membiarkannya perasaan mereka lega padahal harimu tak kalah buruknya.
Kadang saat tempat sampah itu meluber saking banyaknya cerita yang memasukinya ia juga harus cerdas membuang yang mana yang tak penting untuk didengar dan yang mana yang memang membutuhkan bantuan.

Tapi kau juga salah jika berpikir jadi tempat sampah itu membosankan. Selalu ada hal-hal menyenangkan saat kau mendengarkan cerita-cerita yang datang. Dari sana banyak pelajaran berharga didapatkan. Bahkan ketika kau belum mengalaminya. Menjadikanmu berpengetahuan dan mampu berempati sekaligus bersimpati sewaktu menyaksikan gelombang-gelombang datang menerpa hidup seorang rekan. Menyadari kehidupan itu memang tak pernah sempurna. Selalu ada retakan-retakan yang muncul, mewarnai perjalanan. Menjadikannya penuh warna. Ada kalanya retakan itu melebar, menjadi jurang. Tak terelakkan. Membuat segala yang telah ditata rapi tercerai berai tak berarti. Sering pula kau dapati retakan itu justru memperindah lukisan kehidupan seseorang. Menjadikannya kuat dan mampu melewati tiap-tiap cobaan dengan bahu ditegakkan.



*Terima kasih untuk teman-teman yang sudah datang dan menceritakan berbagai hal. Tanpa sadar kalian telah memberiku pelajaran yang susah dicari dimana sekolahnya. Pelajaran yang tak pernah kuminta tapi diberikan gratis oleh kalian semua.
Thanks juga untuk ibuku dan bapakku yang selalu mendengarku sewaktu aku ngedumel ini itu.
Maafkan aku jika dalam banyak hal aku belum bisa jadi pendengar yang netral, bijak dan bisa menenangkan. Big hug for u all.


picture taken from www.ginkgraph.net