Postingan

Menampilkan postingan dengan label The Confession Of Tukang Dengerin Curhat

Memahami Kenapa Dia Memilih Bertahan dan Bukannya Bercerai

Gambar
Sebagai tukang dicurhatin, saya terbiasa mendengar beragam topik pembicaraan. Mulai dari anak pilek, sengkring-sengkring usai sectio caesarea, sampai masalah rumah tangga yang bikin mulas pendengarnya. Widiiih, untuk ukuran nona-nona yang tidak pengalaman soal rumah tangga (tangga rumah sih paham ya) itu perkara yang berat juga. Gara-gara itu pula banyak orang “nuduh” saya belum menikah itu karena jiper dengar banyak orang curhat masalah rumah tangga. Lha gimana, wong masalah rumah tangga itu biasanya pelik bin ruwet jaya. Tapi, swear deh kakak, saya belum menikah hanya karena belum saja. Ya, seperti rejeki dan mati begitu pun jodoh. Meski saya sudah menjolok langit dengan doa, alhamdulillah masih diberi kesendirian hingga sekarang (ihiiir...).
Eits, back to topic...Soal curhat rumah tangga. Saya pernah dapat curhatan teman yang mengalami KDRT. Semua orang bilang dia goblok karena tak mau meninggalkan suaminya. Masa, pria macam itu kok dipelihara. Yang ada cuma bikin sakit dada dan sak…

THE CONFESSION OF TUKANG DENGERIN CURHAT

Gambar
sumber gambar www, imgarcade.com

Kalau dipikir-pikir saya dulu salah masuk jurusan. Seharusnya ketimbang masuk Fakultas Pertanian Jurusan Hama Penyakit Tanaman saya masuk Psikologi aja. Sebab dalam kehidupan saya selanjutnya saya nggak pernah berhubungan dengan jurusan itu, dan malah jadi (sempat) admin selain kadang-kadang nyambi jadi tempat curhat teman-teman saya. Suwer, sering saya berpikir rasanya menggosok lantai atau mencangkul lebih bagus ketimbang duduk manis mendengar curhat panjang. Percayalah saya pernah mendengar orang curhat dari tengah malam sampai pagi menjelang, dengan masalah sama dan dikatakan berulang-ulang. Padahal waktu itu saya sudah bersiap melelehkan liur, sekedar membuat satu dua buah pulau bernama Sumatra dan Kalimantan di bantal. Kegiatan menggambar pulau itu batal digantikan dengan kegiatan yang Kak Rhoma Irama tidak sarankan—BEGADANG!
Well, bagaimanapun juga saya harus berterima kasih karena part of dicurhati itu seringkali penuh keajaiban *tebar konfeti. Ka…