Postingan

Refresh Your Life... Sentilan Manis dari Syarif Hade Masyah

Pertama kali buku ini ditunjukkan padaku aku sangat tertarik dengan warnanya hijaunya yang menyegarkan dengan gambar gelar berkaki berisi daun sementara tetesan air disekitarnya. Dan ketika kau masuk kedalamnya kau akan tersentil dengan kata-kata yang terangkum dalam Hikmah 'Lucu Ya..' yang sedikitnya menyentil keenggananmu beramal, berdoa, dan berbuat kebaikan. Pada saat membaca Raihlah Puncak Cinta aku jadi tersenyum kecut dan bertanya seperti apa aku mencintai-Nya.Rasanya aku masih belum mencintai Allah dengan semestinya, karena aku masih suka melanggar larangannya. Lalu saat kau memasuki hal Bicara Yang Bermanfaat Atau Diam, aku sungguh kembali tersenyum oleh kenyataan bahwa tanpa sadar aku sering terseret ke dalam pembicaran tak berarti yang dimulai dari sekedar berkata 'eh tau nggak kalo dia itu anu..." , lalu semua gosip pun beterbangan setelahnya.

Saat membaca Sederhana Asal Berkah aku jadi menelan ludah, teringat benar bahwa aku sering berkeluh kesah atass …

weeeks...itu aku

Gambar

Still Single?Hmmh....

Sampai hari ini aku masih ketawa klo ingat sms Na tentang pria ganteng mana yang rela dilihat pagi-pagi buta. Hehehe... ada aja.By the way boleh gak tau pernahkah kau ketimpuk pertanyaan seputar kapan menikah?Umurmu berapa sekarang? Usia gak nunggu lho, apalagi yang kau tunggu? Ketika kau nyengir kuda tanpa kata dengan tampang tak berdosa mereka akan menohokmu dengan satu kalimat, " makanya jangan pilih-pilih dunk."

Ugh!Untung saja warisan ilmu mata menelurkan pedang sejuta sudah amblas berabad-abad lamanya, klo gak dia pasti dedel duwel karena bertatapan dengan kita. Ya nggak? Lagipula orang waras mana sih yang gak milih mengenai hal sepenting itu? Meski jeleknya gak terampunkan dan gak bisa dibilang punya harta. Jujur saja itu bisa terjadi padamu (padaku juga :-)...), bahkan kepada setiap perempuan cantik manapun yang masih sangat single hingga hari ini.

Berdasarkan sms dan obrolan seru seputarku, rata-rata kita sangat menyadari posisi riskan itu. Gak perlu diingatkan lagi …

kuda baru

Udah beberapa hari ini aku punya kuda baru, tapi kok rasanya biasa aja yah. Aku masih tetep kemana-mana pake sepeda, nggak tahu. Mungkin saking ngerasa lebih enak siat-siut sana-sini sama sepeda ketimbang dengan kuda besi kali ye...
Tapi ya itu untuk tiga tahun ke depan aku mesti mengencangkan ikat pinggang, kan punya tanggungan memelihara dan bayar dia every month. Sebenarnya cukup sedih juga soalnya budget untuk beli buku dan main internet jadi kurang bgt, tapi klo gak sekarang beli kuda kapan lagi?
Masa ikut terus ma bunda tercinta, malu seeh... kan dah tua gitu! Hehehe...lagian jadi gak minjem lagi ma mama atau lainnya. Yoi!
So semangat!