Postingan

SMS nyasar hari itu....

Hi, Fin masih di Bali ya? Btw ada gak low di tempatmu? Sender + 62866485xxxx Ternyata sms nyasar itu dari teman lamaku saat kuliah dulu. Nggak tahu kenapa tetapi sehabis membacanya aku jadi ngerasa sedih. Aku dan dia sama-sama satu daerah, sama-sama tergolong mahasiswa sangat biasa, mau dibilang nggak cerdas yah kadang sambung juga, tapi kalo dibilang jenius kok koneknya lama. Bedanya aku lebih dulu lulus, meski dengan nilai tujuh setengah... Iya tujuh setengah kasihan, setelah dosen-dosenku nggak tega melihat aku bengong kayak sapi pas ujian skripsi. Nggak tahu rasanya kok nggak berbekas apapun yang kubaca, iya blank deh! Sehabis lulus, tebak apa acara favoritnya? Yup, pengacara...pengangguran banyak acara yang tiap sabtu beli koran untuk cari lowongan kerja dan menjadi jengkel melihat syaratnya yang berbunyi umur minimal 23 tahun dengan 2 tahun pengalaman. Walah! Coba hitung deh, kalo kau mulai kuliah umur 18 seenggak-enggaknya lulus umur 23. Lah trus pengalamannya dari mana?

DON'T GIVE UP BABY

Gambar
Ini gara-gara tadi pagi aku telfon adikku tercinta si Raka, ngobrol soal smsnya padaku yang berisi berita duka tentang kenaikan spp-nya, nilai-nilai yang rantai karbon, dan tugasnya yang blum kelar juga. Tiba-tiba aku jadi ingat masa lalu, ketika aku masih kuliah dulu. Di foto itu kami memang tertawa, benar-benar tertawa, padahal sebelumnya kami seolah gila karena ngerjain skripsi yang dikejar tenggat waktu. Kebetulan kami bertiga ikut dalam suatu proyek dosen, berjibaku di dalam lab hampir tiap hari, dapat marah, teguran, belum lagi kami masih harus jadi asisten. Euh, kadang nggak tahan rasanya, tapi gimana? Dan sekarang adik-adikku tercinta sedang berjibaku dengan tugasnya sebagai mahasiswa, mengeluh karena nilai-nilainya yang rantai karbon, dan setumpuk tugas yang belum dipresentasikan. Aku tertawa, aku tahu gimana rasanya ketika hasil yang kau dapat tak sesuai dengan apa yang kau dapat. Aku bahkan berkata pada Allah, kalo semester ini nilaiku tetap rantai karbon juga, i give up, k

CINTA SENDIRI? LET IT GO BABE, HE'S JUST NOT INTO YOU

Pernahkan kau menghbiskan beribu-ribu pulsa untuk seseorang yang kau sukai? Mengirimkan SMS manis yang jarang terbalas? Menelefonnya demi perasaan rindumu? Tak berhenti berusaha memberinya perhatian meski balasan yang kau dapat tak setimpal? Bagaimana perasaanmu saat itu? Sakitkah, pedihkah, putus asakah atau justru gabungan dari berbagai rasa itu berkecamuk dan membuatmu ingin berbuat kriminal (misal ingin menerornya dengan indah). Hehehehe...pantas ya kalau Meggi Z sampai bernyanyi lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Menurut Greg Behrend (maaf kalau salah tulis yach), itu semua tanda-tanda nyata "He's Just Not Into You!" alias tak tertarik padamu. Wow sadis ya kedengarannya? Tapi that's the truth...Sebagai seorang pria yang menuliskan buku He's Just Not Into You, ia berkata, bagi pria yang tengah jatuh cinta tak ada kata tak ada waktu untuk seseorang yang tengah dikejarnya. Meski sekejap, sekilat, sejumput, atau sedetik, waktu akan dicarinya un

I'M GETTING OLDER....

Hi diary, its me again. Besok Rabu 19 Juli, aku akan berulang tahun. Tak ada sesutu yang special kecuali aku berharap akan ada banyak kebaikan untukku di usiaku yang kian senja (hahahhaaa)... Berharap bahwa rejeki bertambah banyak (siapa juga yang gak mau?) That's what I want, diary....I wish I never forget my duty as my parents daughter, as my two brother's sister, as human being to her God, to her friends wherever they're. Thank's Lord for everything, My life is such wonderful things. And I'm happy for that.

PERNAHKAH KAMU?

Pernahkah kamu merasa bahwa apa yang terjadi padamu tidak adil? Kamu adalah mahkluk cerdas dengan IP yang selalu diatas 3, tetapi ketika kuliah usai yang terjadi kau tidak bisa mendapatkan pekerjaan impian. Sueebel, mangkel? Ya itu biasa....sangat biasa terjadi pada siapa saja. Apalagi ketika temen-temen dapat kerjaan super keren, dan bercerita aku tuh kerja di perusahaan anu gajinya sekian jeti...Wah lengkap sudah penderitaan, ya kan? Ketika akhirnya dapat kerja ternyata kau mendapatkan kerjaan tak bernama di sebuah desa, dan cuma nyengir ketika seorang temen tanya apa jabatanmu? Hahahahaa..... It's ok guys! Sungguh...Mungkin memang kerjaan itu bukan kerjaan terindah, impian, tetapi pernahkah kita berpikir bahwa teman kita yang bergelut dengan pekerjaannya yang keren itu bekerja lebih keras dari kita. Harus lembur demi gaji sekian juta itu sementara kau bisa santai selepas kerja, dan tidak perlu sering-sering tidur di kantor berbantal meja. Bisa senyum-senyum bahagia meski gajimu

Anak Kecil di Depan Toko Buku itu.....

Aku memang sering ke toko buku itu, kadang cuma melihat-lihat kadang juga beli buku disana, tergantung situasi. Dan anak kecil itu sering ada di sana dengan seragam kumalnya, tas yang lecek dan tidak bersepatu. Kupikir dia cuma anak kecil yang suka main disana ternyata cerita punya cerita, dia adalah anak Satpam yang toko buku itu. Kata Na, ia harus begitu karena ibunya sudah tak mampu mengurusnya bukan karena meninggal tetapi ibunya sudah lost her mind for a long time ago. Bapaknya yang cuma seorang satpam dengan gaji kecil harus mengurusnya sendirian karena tak ada orang yang bisa diandalkan lagi. Oh My God! Aku dan Na memandangnya trenyuh, sebuah pertanyaan tersimpan di hati. Bagaimana kalau aku yang mengalaminya? Aku tidak terlahir kaya tetapi aku tak pernah kesulitan sepertinya. Orang tuaku dengan segala kemampuannya mampu memberi kami pendidikan, baju yang pantas dan rumah untuk berteduh serta makanan yang enak meski tak selalu mewah. Aku jadi merenung, sudahkah aku pernah ber

Refresh Your Life... Sentilan Manis dari Syarif Hade Masyah

Pertama kali buku ini ditunjukkan padaku aku sangat tertarik dengan warnanya hijaunya yang menyegarkan dengan gambar gelar berkaki berisi daun sementara tetesan air disekitarnya. Dan ketika kau masuk kedalamnya kau akan tersentil dengan kata-kata yang terangkum dalam Hikmah 'Lucu Ya..' yang sedikitnya menyentil keenggananmu beramal, berdoa, dan berbuat kebaikan. Pada saat membaca Raihlah Puncak Cinta aku jadi tersenyum kecut dan bertanya seperti apa aku mencintai-Nya.Rasanya aku masih belum mencintai Allah dengan semestinya, karena aku masih suka melanggar larangannya. Lalu saat kau memasuki hal Bicara Yang Bermanfaat Atau Diam, aku sungguh kembali tersenyum oleh kenyataan bahwa tanpa sadar aku sering terseret ke dalam pembicaran tak berarti yang dimulai dari sekedar berkata 'eh tau nggak kalo dia itu anu..." , lalu semua gosip pun beterbangan setelahnya. Saat membaca Sederhana Asal Berkah aku jadi menelan ludah, teringat benar bahwa aku sering berkeluh kesah atass

weeeks...itu aku

Gambar

Still Single?Hmmh....

Sampai hari ini aku masih ketawa klo ingat sms Na tentang pria ganteng mana yang rela dilihat pagi-pagi buta. Hehehe... ada aja.By the way boleh gak tau pernahkah kau ketimpuk pertanyaan seputar kapan menikah?Umurmu berapa sekarang? Usia gak nunggu lho, apalagi yang kau tunggu? Ketika kau nyengir kuda tanpa kata dengan tampang tak berdosa mereka akan menohokmu dengan satu kalimat, " makanya jangan pilih-pilih dunk." Ugh!Untung saja warisan ilmu mata menelurkan pedang sejuta sudah amblas berabad-abad lamanya, klo gak dia pasti dedel duwel karena bertatapan dengan kita. Ya nggak? Lagipula orang waras mana sih yang gak milih mengenai hal sepenting itu? Meski jeleknya gak terampunkan dan gak bisa dibilang punya harta. Jujur saja itu bisa terjadi padamu (padaku juga :-)...), bahkan kepada setiap perempuan cantik manapun yang masih sangat single hingga hari ini. Berdasarkan sms dan obrolan seru seputarku, rata-rata kita sangat menyadari posisi riskan itu. Gak perlu diingatkan la

kuda baru

Udah beberapa hari ini aku punya kuda baru, tapi kok rasanya biasa aja yah. Aku masih tetep kemana-mana pake sepeda, nggak tahu. Mungkin saking ngerasa lebih enak siat-siut sana-sini sama sepeda ketimbang dengan kuda besi kali ye... Tapi ya itu untuk tiga tahun ke depan aku mesti mengencangkan ikat pinggang, kan punya tanggungan memelihara dan bayar dia every month. Sebenarnya cukup sedih juga soalnya budget untuk beli buku dan main internet jadi kurang bgt, tapi klo gak sekarang beli kuda kapan lagi? Masa ikut terus ma bunda tercinta, malu seeh... kan dah tua gitu! Hehehe...lagian jadi gak minjem lagi ma mama atau lainnya. Yoi! So semangat!