Postingan

EM-EL, MENU TAK BIASA DI AREA CHAT LINE

Benernya nggak sering juga chatting tapi suatu hari via MIRC…
X : Aduh udah enggak ku-ku, em-el yuk..
Afilia : ……???????

Hari lain via YM dengan seorang bule (percakapan sudah ditranslate dalam bahasa Indonesia)
Bule : Kamu pake baju apa?
(Afi_lian_9 bengong dan bertanya-tanya buat apa tanya-tanya soal baju segala, tapi dijawab juga)
Afi_lian_9: Biru
Bule : Pake daleman warna apa? Ukurannya berapa?
Afi_lian_9 : @#XXZ%$&??!!!

Ada juga yang baru nongol langsung
Y : Afilia kalo kita sodara kamu jadi apa?
Afilia heran: Adik aja
Y : Oh, bayangin deh hari itu orang tua kita pergi, trus kita berdua saja di kamar having sex disana….
Afilia : AAAAARRRGGGHHH!!!
(Mode nggak connect set and afilia is out)

Ada lagi pria asing menawarkan sesuatu……
XXX : Wanna have a sex with me, please?
Afi_lian_9 :  (tapi campur geram dan diam-diam menulis)
Afi_lian_9 : Ffu….(Thiiiitttt ) U!!
(maaf nggak layak ditayangkan karena isinya umpatan )

Y…

CERITA LUCUNYA BUNDAKU

Ibuku cuma pegawai negeri golongan 3 di salah satu PUSKESMAS, dan bukannya pejabat teras. Kadang sih beliau memang suka nongol di teras sekedar melihat bagaimana kondisi seputar kantornya hehehehe…..Tapi bukan masalah teras atau bukan yang akan kuceritakan, tapi hanya serangkaian cerita kocak selama ibu mengabdi jadi pegawai negeri.
Jaman dulu saat KB belum merakyat, ibu seringkali memberi penerangan soal alat kontrasepsi pada ibu-ibu di POSYANDU. Jangan harap ada kata mudah, susah nek…Meski terdengar memahami dan mengerti tapi tetap saja ilmu yang diberi ibu enggak dipakai dan hasilnya ya hamil lagi hamil lagi. Sampai-sampai ibu berkata ,” Wah lah kok hamil lagi gimana to Bu? Apa kondomnya enggak di pakai? Apa Pil KB-nya enggak diminum?
“ Sudah kok, Bu,” jawab si Ibu sambil tersenyum-senyum malu.
Tapi begitu ibu berkunjung ke rumah ibu baru tahu kalau pil KB itu ternyata diselipkan diantara anyaman bamboo dinding rumah si ibu hamil dan masih utuh tuh.” Lah wong yang KB dindingnya pant…

CERITA FA DAN ESHA : SUAMIKU SAYANG SUAMIKU MENYEBALKAN

Fa
Akhir-akhir ini terpikir olehku untuk menjauh saja dari Mada, Ta. Bukan saja karena ia mulai semena-mena tapi juga aku juga capek menghadapi keegoisannya. Aku bukan robot yang tak kenal lelah melaksanakan seluruh tugas-tugas yang dibebankan padanya. Sebagai perempuan aku harus pintar-pintar membagi waktu antara kewajibanku sebagai istri, ibu dan karyawan sebuah perusahaan. Berat, Ta, karena itulah aku sakit hati bila Mada mengata-ngataiku tak becus gara-gara anak-anak menangis, masakan yang kurang sedap, baju dan dasinya belum disiapakan-lah, ini salah, itu nggak bener….Aduh, kenapa ia tak bisa melihat bagaimana aku berusaha mengerjakan semua? Sedihnya tiap kali aku mencoba membicarakan keberatanku padanya ia malah naik darah dan menganggapku berani menentang suami karena jabatan dan gajiku lebih tinggi.
Ya Tuhan, Ta…bukan itu maksudku. Aku hanya ingin suamiku mengerti dan mengatasi masalah kami bersama-sama, bukannya malah mengumpat dan menghardikku sedemikian rupa.

Esha
Nggak ngerti …

JIKA SUATU HARI DUNIA TERBALIK

Jika suatu hari dunia terbalik dan Afin jadi presiden maka yang terjadi adalah…
KACAU!!
Kebelet pipis terus menerus karena begitu terbangun langsung menghadapi rimba raya dunia kepresidenan tanpa tahu harus apa
PUYENG!
Lihat bencana bolak-balik berseliweran, daerah anu begitu daerah itu begini… padahal niatnya pembangunan di segala bidang dan segala kawasan (daerah barat atawa timur) harus jalan. Kalau terus dihantam derita bisa keok nih bangsa (sambil geleng-geleng kepala)
LANGSUNG LANGSING!
Gimana enggak kalau tiap malam pusing mikirin rakyat, gimana enggak kalau tiap detik ada laporan tidak menyenangkan, gimana enggak kalau tiap hari disodori banyak data yang tak masuk akal sampai makanan jadi terasa hambar…
PENGEN PULANG !!
Seindahnya istana kepresidenan yang lantainya bisa digunakan untuk seluncur (saking clingnya) tapi tetap saja itu bukan rumah hangat yang saya sukai. Disana ada banyak orang yang datang dengan berbagai alasan, terlihat mendukung tapi menikam, terlihat memuji tapi menja…

CERITA SHIRI : SEBUT SAJA AKU JALANG

Katakan saja aku jalang, Ping, aku memang selingkuh dengan suami orang. Suatu hal yang tak pernah terbayang sebelumnya karena dulu aku berpikir hanya ada satu cinta untuk selamanya. Kau tahu sendiri kan betapa seringnya aku dulu mengatakan benci pada pria-pria yang mendua hati. Tapi kini ternyata aku mengalaminya sendiri, aku mendua dan tak hendak lepas dalam waktu dekat.
Sesungguhnya aku tak ingin berlaku demikian, Ping. Ada rasa bersalah dan berdosa saat kutatap mata bening putriku, tapi tidak saat aku melihat suamiku, pria yang menyiksaku fisik dan mental. Sebagai perempuan yang dulu begitu mencintainya, aku bahkan tak menghormatinya lagi. Kelembutan yang dulu kupuja hilang entah kemana digantikan oleh perilakunya yang kasar. Kesukaannya mabuk-mabukan dan bermain judi semakin menipiskan rasa kasihku padanya.
Aku bahkan membencinya karena ia sakit jiwa, ping. Jika ia berhasrat ia selalu menyakitiku tanpa ampun dan menghasilkan lebam biru seusai melampiaskannya padaku. Aku tak tahan…

CERITA RICO : SORRY, I CAN’T…..

Terima kasih kamu mengagumiku, menyukaiku, bahkan mengejarku dengan gagah berani. Tak terhitung berapa banyak bunga yang kau kirim untukku, tapi maaf tak satupun membuatku terpesona. Soalnya aku alergi bunga, tiap kali membauinya aku langsung bersin. Maaf…
Oh ya aku juga tak boleh melupakan kebaikanmu atas sederetan hadiah yang sayangnya harus ku tolak. Aku tahu kamu jauh dari jelek, kamu sangat good looking hingga digandrungi banyak pria-pria tampan, yang tak segan menghujanimu dengan pujian bahkan segunung hadiah. Namun sayang aku tak tertarik padamu. Gimana lagi kamu bukan tipeku. Tahu kenapa? Karena kita sama-sama pria. Itu saja.

Done, 220207,15:23
PINTA’S DAILY STORY(THE SERIES)


CERITA SI KUDA PUSAKA

Alkisah kuda tua itu disebut Jaka Lara. Maklum didapat kala lara(=sakit) atau sengsara jaman baheula. Kata Bapak sih sebelum muncul kuda-kuda baru yang lebih keren, sepeda itu adalah pangeran di jamannya. Tapi semakin kesini semakin kesini, kuda tua itu tambah keriput, sudah nggak jaman dengan warna yang hitam pudar. Ketika saya tanya kenapa Bapak tidak membeli adik baru buat kuda kami, beliau menjawab,” Nunggu sawah di atas pohon bendho panen.”
Lha iya memangnya ada sawah nangkring diantara ranting pohon bendho? Mbok nunggu sampai kiamat ya nggak ada. Jadi intinya kata-kata Bapak itu kiasan dari hil yang mustahal….

Terus terang, Bapak menyayangi betul kuda tuanya. Dengan tangan dinginnya beliau menjaga agar si kuda tetap sehat di masa tuanya, sehingga bisa terus menjalankan kewajibannya sebagai tunggangan kami sekeluarga. Wajar, soalnya tanpa dia kami nggak bisa kemana-mana. Ialah yang berjasa mengantar kami pergi ke sekolah, dan seabreg kegiatan lainnya.

Tapi bagaimanapun juga hari per…

FAIR IS PAS PORSINYA

“Kira-kira siap nggak kalau suatu ketika suamimu poligami?”
Heh? Kepikiran aja enggak. Tapi akhirnya saya jawab juga pertanyaan itu,”Nggak tahu, lha belum pernah ketemu. Tapi semoga tidak, kenapa?”
Bundanya Firda kemudian bercerita, alkisah seorang perempuan yang sebelumnya menjadi istri kedua seorang pria, berubah status saat istri pertamanya meninggal dunia. Mengapa? Karena jika dulu ia jadi madu, kini ganti ia-lah yang dimadu lantaran sang suami menikah lagi.

Suatu ketika, sepulang dari haji, istri kedua si pria menelfon di tengah perjalanan pulang bahwa ia telah menyiapkan sambutan berupa selamatan besar di rumahnya. Si pria pun memutuskan untuk pulang ke rumah istri mudanya, sementara si istri tua ia biarkan pulang sendirian. Tahu apa yang terjadi kemudian? Si Ibu ( istri tua) pulang ke rumah dengan cara sembunyi-sembunyi, tak berani menampakkan kepulangannya saat siang hari.
Ndilalah, suatu hari saya iseng buka-buka Tarjamah Al Qur’an, mencari suatu ayat yang dikatakan Pak'e beb…

SAAT LUANG

Gambar
Wii segar! Tapi awas buah-buahan itu palsu, terbuat dari kaos bekas dan kain perca yang digunting sesuai pola. Baju itu tadinya polos tapi karena ingin beda akhirnya diberi aplikasi sulaman pita, yang ilmunya didapat melirik dan melihat diam-diam pada seorang penjahit terkenal. Tasnya bukan hasil bordiran, hanya sulaman tangan. Jangan tanya berapa lama membuatnya yang jelas mata, tangan, dan pinggang sampai pegal-pegal dey. Taplak berhias bunga dari kain perca itu juga sulaman tangan, bukannya bordiran. Sayangnya saya enggak bisa menjahit jadi harus minta bantuan saat merangkai tas dan merapikan pinggiran taplak meja.

Mulanya semua tak percaya kalau hasil kerajinan tangan itu adalah buatan saya. Wajar, kebanyakan orang berpikiran mana mungkin saya yang dianggap tomboy ini bisa mengerjakan keterampilan demikian. Kok pegang benang dan jarum untuk menyulam, masak aja paling-paling nggak bisa, ya kan? Hehehehe, whatever lah, meski enggak jago saya bisa melakukan keduanya (kalo lagi kumat r…

NITIP KTP KE TANAH SUCI

“Allah mewajibkan kepada manusia untuk melakukan ibadah haji, yaitu orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa yang ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya dari semesta alam.”
(QS. Al imran 97)

Mengacu pada hal itu maka wajar jika Ibu dan Bapaknya Tectona, sahabat saya kemudian menyambangi rumah Allah untuk menunaikan ibadah haji. Nah serunya, begitu mengetahui beliau hendak berhaji, mendadak semua orang berlomba-lomba menitipkan sesuatu untuk dibawa ke tanah suci. Apa coba? Nitip doa….Entah berapa panjang daftar doa yang telah dicatat Ibu Bapaknya Tec selain doa untuk keluarganya sendiri. Kalau menilik ceritanya sih daftarnya bisa panjang dan lamaaaa kayak ular naga.
Uniknya dari sekian banyak doa amanah tersebut ada satu titipan doa yang unik.Seorang ibu, tetangga Tec, yang kebetulan anaknya masih berjaya menggenggam gelar Single Fighter itu sampai menitipkan KTP segala pada ortu sahabat saya itu.
”KTP? Buat apa, Tec?”
“Katanya sih biar dibawa Ibu ke tanah suci.”
“Ha…

DANGDUT? SIAPA TAKUT?

"Lho Rocker kok ngedangdut? Nggak malu?” semua orang terheran-heran ketika tiba-tiba si Raka berubah aliran. Lagu-lagu wajib dengar seperti Dream Theatre tiba-tiba diselingi lagu-lagu dangdut masa kini. Ia yang biasanya akrab dengan Steve Vai, Joe Satriani atau Yngwie Malmsteen tiba-tiba saja ribut mengulik melody lagu-lagu dangdut. Lho, ada apa denganmu, Ka? Ketika saya tanya mengapa ia menjawab,” Pindah aliran ke keroncong susah, ke musik jazz lebih payah. Ya udah dangdut aja.”
Lho memangnya kenapa dengan keroncong atau jazz?
“Suka tapi nggak cinta, telinga sih bisa terima tapi kalau meresapinya kayaknya belum deh. Habis jiwanya dah kadung nge-rock. Coba aja denger Indra Lesmana atau Krakatau, ditelinga sih bikin manggut-manggut tapi di otak jadi mumet. Susah…”
Saya tertawa, wah apalagi saya. Saya tak tahu dimana asyiknya musik jazz yang pemainnya terlihat seolah bermain sendiri-sendiri itu. “ Lha apa kamu nggak malu dangdutan? Katamu teman-temanmu suka merasa nggak elit kalau ket…

Antara manusia dan hewan ciptaan-Nya

Tahukah bahwa ada beberapa hal yang sama antara manusa dan hewan saat sedang menarik pasangan atau mempertahankan diri? Let see…

Serangga mengeluarkan feromon seks saat ingin menarik lawan jenisnya. Tetapi karena manusia cuma bisa mengeluarkan bau badan alami bukan feromon seks alami, makanya kemudian timbul inisiatif untuk memproduksi berbagai wewangian dari bahan-bahan yang tersedia di alam untuk memikat pasangan. Lalu srot-srot, bau wangi yang menebar membuat lawan jenis terpikat. Tentu saja dengan catatan bahwa hasil yang didapat pada tiap orang berbeda, ada juga yang tetap ditolak meski memakai wewangian tujuh rupa (eh dukun kali…)

Burung-burung menggunakan kecantikan bulunya saat musim kawin tiba. Ia akan menunjukkan keindahan itu demi menarik pujaannya. Tak jarang mereka melakukan tarian sebagai jalan untuk memikat pasangannya. Manusia menggunakan pula taktik serupa, tentu saja tidak dengan memasang bulu-bulu super indah, tetapi menggunakan kecerdasannya untuk meramu berbagai war…

ANDAI SAJA…….

• Manusia akan menemui rintangan di depannya dan melaluinya dengan keberatan
• Jangan tinggalkan pemimpinmu jika dia berbuat kesalahan, pergilah saat ia tengah khilaf, dan kembalilah jika ia telah sadar dari perbuatannya itu, sesungguhnya ada hikmah dibaliknya

Dua kalimat itu terasa pas dengan kondisi sekarang dimana banyak pemimpin yang terpeleset, menjauhi komitmen awal yang digembar-gemborkannya saat ia berusaha menduduki posisi pemimpin umat. Tengok saja berapa banyak koran nasional yang menjadikan berita tentang korupsi, perselingkuhan atau poligami yang dilakukan pemimpin kita sebagai headline. Banyak kan?

Maka jika dicermati lebih lanjut, sebenarnya mereka tengah diuji dengan rintangan yang ada di bumi. Seseorang yang berakhlak baik, dihormati, tiba-tiba saja dijauhi masyarakat saat ia tengah tersangkut sebuah masalah. Orang-orang yang tadinya mengelu-elukan kalau mereka adalah pemimpin masa depan mendadak mencibir,” Uh, katanya pemimpin bangsa tapi kok doyan duit, doyan kawin. Ap…

RASANYA KOK GINI?

Hello, kemana week end kemarin? Ke Bali? Wah coba deh baca, ini cerita petualangan si Pinokio saat masih berada di sana. So lets check it out!

Pertama datang ke Bali Pinokio langsung bengong melihat acara kissing each other di udara terbuka. Kok gampang ya? Plok..di pipi kiri, plok di pipi kanan, lantas lips..Wei, ini kan banyak orang seliweran, nggak bebas kuman. Lhadalah……..

Tapi suatu hari Pinokiolah yang mendapatkannya sendiri saat Nick, Steven, Emma, Joe, dan Darryl ber-say good bye kepada semua orang yang dikenalnya. Seperti biasa sehabis berfoto ria semua saling bersalaman, begitu juga yang dilakukan orang-orang asing itu pada Pinokio dan teman-temannya. Giliran Joe, Pinokio tak menyangka kalau ia akan dipeluk erat, tanpa persiapan ia lantas nyungsep di dada si Joe hingga nyaris megap-megap. Maklum dia kan tergolong semampai, otomatis ia tenggelam sebatas dada Joe saja. Sampai pada Darryl, Pinokio bahkan nyaris terjungkal, dengan santai bule satu itu menghadiahi ciuman di pipi k…

FOR YOU ALL

Nggak nyangka ya, saya bisa bertemu kalian semua, sahabat-sahabat yang bahkan secara fisik tak pernah saya temui. Padahal beberapa bulan yang lalu saat awal-awal nge-blog saya bahkan tak kenal siapapun. Wah keajaiban teknologi telah membuat dunia yang maha luas ini menyempit dan tersaji dalam sebuah kotak bernama komputer. Koneksi yang tanpa batas membuat kita bisa saling berhubungan, walau tak saling kenal dalam arti yang sebenarnya. Seperti layaknya berkawan di dunia nyata, dari sekian banyak orang yang kita kenal tak semua adalah sahabat karib. Bisa dipahami karena dari sekian banyak kawan tak semua sejalan, sepaham, dan satu pikiran. Tetapi karib atau bukan tak menghalangi kita untuk tetap bertemu, berbagi cerita, memberi masukan atau sekedar berkomentar, dan memberikan arti baru tentang cara kita mencari teman.

Namun seperti yang kita tahu apa yang ada di dunia memang tak kekal. Sebuah pertemuan telah dipasangkan dengan perpisahan. Suatu hari, satu persatu sahabat yang kita temui …

CERITA KEPADA BUNDA

Bu, ingat nggak waktu aku ke rumah Iput beberapa saat lalu? Uh, aku sebel dengan sopirnya. Bukan karena dia ngebut tapi karena mulutnya amburadul. Masa sih saat aku bicara akan turun dimana dia nyeletuk,” Hati-hati, Mbak. Ngapain turun disitu? Paman temanmu itu tukang kawin, baru saja dia melarikan seorang gadis. Katanya dijadikan istri ketiganya lho!”
Igh, usil banget sih tuh orang. Tahu nggak Bu, begitu kutanyakan pada Iput ternyata ceritanya tidak benar.” Pamanku tidak melarikan gadis itu, beliau justru menolongnya dan mengantarnya pulang,” jelas Iput sebal. Kok bisa begitu? Ternyata gadis malang tadi ditipu orang, pekerjaan baik yang dijanjikan tak kunjung datang dan justru dia dipekerjakan di café remang-remang. Betapa kasihan gadis polos itu Bu, niatnya untuk bekerja membantu orang tua malah membuatnya sengsara. Untung Allah mempertemukannya dengan Paman Iput, kalau tidak entah tak bagaimana nasibnya kemudian.

Yang lebih miris lagi kalau Ibu dengar cerita Mel. Suatu hari seorang k…

IT WASN'T HAPPY STORY

aku melihatnya menatap gadis itu
dengan tatapan yang kuinginkan
dan aku cuma bisa berkaca-kaca
sesedih itu tanpa bisa membendungnya
tak butuh waktu lama untuk tahu harapan itu sudah buyar


Saya tertawa membaca kalimat sampah dari cerpen saya yang gagal itu. Membacanya kembali mengingatkan saya pada kisah menyedihkan beberapa tahun lalu.Suatu hari, seorang ibu yang datang tak diundang pulang tak diantar, mengadu kepada saya sambil menangis tersedu-sedu ,” Mbak katanya sudah gak enak, makanya dia mau cerai saja. Huhuhuhu….!”
Saya cuma melongo heran, berusaha memahami maksudnya ditengah-tangah pikiran yang masih bau bantal (maklum baru bangun tidur). “Nggak enak? Mbok ya di kasih gula apa garam kan beres,” batin saya. Tapi begitu pikiran saya sudah penuh 100%, saya baru tahu ngeh kalau itu bukan soal masakan. Saya sampai nggak berani menyela saking kagetnya mendengar keluhan si Ibu yang masuk wilayah tujuh belas tahun keatas semua. Walaah piye to iki, lha kok gini? Kalau soal beginian saya ini…

SAHABAT-SAHABATKU

Mbak vie,  sudah jadi sabahat saya sejak ngeblog pertama kali. Waktu itu saya awam betul tentang masalah blog, dan serunya mbak Vie selalu menyambut dengan suaranya yang ramah dan tawanya yang ceria jika saya membawa banyak pertanyaan padanya. " JAdi Fin, klo mo ganti template simpen dulu semua di note pad, " kata mbak Vie waktu itu.
Makasih ya mbak, udah mau direpoti,maaf juga nggak pernah main ke rumah mbak Vie meski sekota. Klo mo main klik aja disini


Munawir slash Awi, statusnya agak jelas, akan menikah tahun depan hehehehe...Sama seperti Mbak Vie, dia adalah sahabat saya semenjak ngeblog pertama kali. Dia sering banget saya repoti dengan berbagai pertanyaan seputar blog via sms atau telfon. Thanks God Awi gak pelit berbagi ilmu. Dan entah kenapa seperti kepada MBak Vie juga, saya merasa sudah kenal luamua dengan Awi. Bahkan berasa seperti adik sendiri, makanya kalo lagi ngobrol bisa ngelantur jaya....n klo m lihat si Awi klik aja disini

Den baguse, statusnya tak terdetek…

CERITA PARA JOJOBA, ANGGOTA KERAJAAN IJO LUMUT

Kamu mesti datang ke pernikahan besok, harus! ada yang mau dikenalin sama kamu, oke?
(Si Jojoba tercengang tanpa daya mendengar cerocosan ala jendral yang tak boleh ditawar itu)

Biar jelek dia itu lelaki!
(Glodaaag...Lho siapa yang bilang bukan? Si Jojoba garuk-garuk kepala...)

Nunggu apa sih kamu? Jangan pilih-pilih, cepet kawin. Nanti keburu karatan lho !
( Si jojoba ngedumel dalam hati seraya menahan hasrat ingin nendang. Karatan? Besi kalee)

Udah deh hari gini tuh jangan mikir siapa saya, yang penting siapa saja !
(Waks..si jojoba melongo ngeri sambil membatin,"kok siapa saja? Gimana kalo kenapa-napa?)

Udah deh cari calon ibu untuk anak-anakmu kelak kan gak perlu sarjana
(Si jojoba menerawang dan berbisik," Oh iya calon ibu memang gak perlu sarjana...)

Cari apa sih? Yang penting perempuan, bisa napas!
(Si jojoba nyengir, ya iya sih...tapi masa asal perempuan yang bisa napas. Hiks!)

Kalau kau mau sama dia kamu bakal diberi rumah seisinya. Pokoknya enak deh..
(Si jojoba membelalakkan m…

KISAH SARUNG PENGAMAN

Gambar
Tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari AIDS sedunia dengan berbagai cara, mulai dari aksi damai, penyuluhan hingga kampanye safe sex dengan membagikan kondom segala. Bicara tentang kondom tiba-tiba saya ingat cerita Vit, sahabat saya, tentang repotnya dia saat dia terjebak diantara seorang bule dan cowok lokal yang sibuk membahas sarung pengaman. Entah apes atau lagi sial obrolan yang awalnya normal jadi memanas. Vit yang tengah jadi penerjemah dadakan bagi keduanya cuma bisa melongo melihat keduanya saling sewot, saling kesal. Begini ceritanya...
Suatu hari seorang cowok Indo(nesia) nongkrong di salah satu resto kecil di tepi pantai. Tak dinyana tiba-tiba dompet seorang bule jatuh dan isinya justru bukan bergepok-gepok dolar atau kartu kredit tapi....
"Lho ngapain bawa gituan banyak?' tanya si Indo geli lewat Vit. Si bule menyodorkan satu kepada si Indo dan menyuruh Vit menerjemahkan kata-katanya yang berbunyi ," Nih buatmu, untuk jaga-jaga."
"Ah nggak sir, …