Postingan

I’M NOT BANCI, I’M NOT GAY, I’M A NORMAL GUY

Apa kamu berjenis kelamin pria? Ganteng tapi cenderung manis? Kalem tapi enggak gemulai? Body tergolong bolehlah tapi enggak kekar –kekar amat? Tapi mendadak jadi gerah begitu seseorang menatapmu dengan pesan ‘Saya ingin menelan’? Weew…100% bikin dada blingsatan, pengen terbang…Pertanyaannya adalah mengapa begitu? Hiks, karena yang menatap itu bukan kaum ibu kita alias pria sebenar-benarnya.Hm dengar apa kata seorang teman tentang itu… “Hanya dari sekilas melihat saya tahu mereka bukan pria biasa, mereka gay.” Gimana caranya? Afin yang tulalit garuk-garuk kepala. “Dari bahasa tubuhnya…” Semudah itukah? Wah kok tambah enggak ngerti siiih.. “Memang gak mudah untuk mengenalinya karena secara fisik mereka biasa saja, sama seperti pria lainnya. Kamu bisa mengenalinya jika sudah terbiasa.” Lho ? Lha si Mase kok tahu? Apa sudah pernah bergaul dengan orang-orang semacam itu. Ternyata ya, ia mengatakan beberapa bule yang dikenalnya memang gay, dan nggak jarang menunjukkan rasa suka secara ter

HERCULES

2 1: 57, my gokilest friend, Si Mr. Nggak Doyan Nonton tv sms “Pin jam 22 Kick Andy seru… Hehehehe tumben nonton , batin saya sambil mengarahkan pandangan ke metro tv. Seperti biasa Kick Andy, talk show yang dipandu oleh Andy F. Noya selalu menghadirkan bintang tamu yang asyik. Dan kali itu ia mendatangkan Hercules, Si Preman Tanah abang kelahiran ex provinsi Tim-tim yang sekarang jadi negara tetangga timor Leste. Masuk dari balik layar, beberapa pria kekar nampak berjalan mengiringinya duduk di dekat Andy F. Noya. Lho? Kok cuma gitu? Saya tertawa campur heran melihat bagaimana wajah asli Preman paling terkenal seantero Indonesia itu. Saya pikir yang namanya preman selalu berwajah sangar, garang, berbadan kekar, dengan daging yang menyembul disana-sini, perut six pack…persis seperti gambaran preman yang banyak disuguhkan di film-film atau tv. Ternyata enggak, Si Hercules ini justru terlihat sebaliknya. Tampangnya jauh dari sangar, body kutilang alias kurus tinggi langsin

MENIKAH ITU BUTUH DANA, SAUDARA…

Asem kecut! Woalah, tak pikir nikah itu ya nikah aja, eh lah kok banyak banget thethek bengeknya. Seorang teman berkata harga satu paket pernikahan yang murah sekitar 18 jeti dengan undangan sekitar sekian ratus orang (500 kalo enggak salah) tanpa kita harus repot sewa gedung dan dllnya.Kira-kira begitu infonya. Yaik!! diam-diam saya melongo, hanya 18 jt? Bagaimana kalau ditambah lain-lainnya, kayak souvenir, undangan dengan design cantik, plus sewa bus untuk saudara kita yang banyak itu (maklum rumah calon mempelai pria di kutub utara dan si wanita di selatan) misalnya? Ghost, muncullah angka fantastis 30 jeti dan masih bisa membengkak pula. Wiih ngeri jadinya! Kira-kira ada itu duit semua atau ada daun belimbing sih di dalamnya? Coba bayangkan darimana saya mencari tambahan dana untuk pesta pernikahan saya kelak, yang entah kapan tahunnya? Masak harus menyambangi bank biar dapat pinjaman? Atau disatroni malam-malam aja sekalian ya, biar dapat doku gratisan? Belum lagi setelah me

CERITA CYLIA : IIGH….

Gambar
Saat itu bis penuh sesak, Ping . Pengap, bau menyengat datang dari mana-mana, bocah-bocah kecil menangis bersahutan ditingkahi suara ayam yang merasa kebebasannya dirampas dalam sebuah tas anyaman daun kelapa. Aduuh, perut ini sudah bolak-balik mengirim tanda untuk memuntahkan lahar, saat bau kentut menyebar tak terbendung. Semua orang langsung terserang panik, saling tatap dengan curiga, sambil menutup hidung rapat-rapat. Tak terkecuali aku yang terus saja mengumpat. Sapi! Nggak sopan amat! Untunglah, Ping , lama-lama aku terlelap jadi tak terlalu peduli pada sekeliling lagi. Tapi jangan salah sebagai antisipasi kututup hidungku dengan selembar tissue wangi, agar bau-bau asing tak mengusik hidungku, apalagi hingga mengganggu kenyenyakan tidurku.  Tiba-tiba ditengah waktu tidur itu, Ping , aku merasa sebuah benda asing menyentuh-nyentuh sikuku. Mulanya aku cuek saja, kupikir wajar saja bila dalam kondisi sesak seseorang terdorong dan menyenggolku. Namun semakin lama gesekan

CERITA SHINA : SAYA, SI GOYANG BIASA SAJA

Saya Shina, kelas dua SMA. Sudah sejak SD saya cari duit dengan bernyanyi, jual suara sana-sini sekedar bantu ortu dan memenuhi kebutuhan sendiri meski gara-gara itu mata bisa jadi bulat hitam kayak panda bila terlalu sering pulang larut malam. Bila sudah begitu biasanya hoaaaheemm…dan pluk! Lemparan kapur nyasar di rambut saya yang ikal. Ya, ya, ya Pak, Bu…sorry, saya pulang telat lagi, karena semalam habis show di hajatan orang. Oh ya, tanpa perlu basa-basi jenis musik yang bikin saya dapat duit adalah dangdut. Dulu sih saya sempat segan, maklum cengkoknya susah diikuti. Namun lantaran tuntutan pasar, saya pun terbiasa menyanyikannya dan si cengkok pun keluar dengan sendirinya. Dan seperti khalayak tahu yang namanya dangdut tanpa goyang ya kurang yahud. Maka begitulah tiap kali gendang ditabuh tak tak dut, sontak tubuh pun bergoyang mulai dari lembut malu-malu ala penyanyi baru hingga kencang tak beraturan ala penyanyi lokal kawakan. Pernah saat turun panggung seorang kawan men

ARE YOU STILL SINGLE?

Gambar
Are you single? Still looking for a great person to lay your head? Truss jadi mumet sendiri karena kerjaanmu juga cuma gitu-gitu aja, nggak naik kemanapun juga? Sementara itu sebuah pertanyaan “ Mo nikah mpe tahun kapan? Lebaran kera?” mampir pula ke telinga? Ugh, pasti deh saat itu kamu cuma bisa nyengir kuda seraya menggenggam erat keinginan nimpuk orang agar tetap terendap di otak. Sudahlah biarkan saja, mereka tidak kejam kok hanya kurang kerjaan (hehehehe….). Karena itulah sebelum “Orkes Sakit Hati” menghasilkan banjir lokal, lebih baik kita jalan-jalan sambil belajar tersenyum lebar seperti ini….. ( Sekian menit bersama Mbak Vie di warnet, gara-gara dokter yang ditunggu masih melakukan operasi) Susahkah tersenyum selebar dan setulus itu saat hati tersiksa? Iya, seolah-olah ada batu yang membebani mulut ini untuk menampakkan sederet gigi dengan cerah bila saat itu tiba. Jika begitu dekat-dekatlah dengan sahabat yang lejitan tawanya menyegarkan hingga kamu tertular untuk iku

SUATU HARI DALAM PERJALANAN

Gambar
Sms diterima, 10:02…. Kamu tau, kereta ini didominasi ma orang-orang aneh yang rada primitif kali ya?! Ugh namanya bawa barang gak kira-kira, ada pasar pindah di sini. Duren, kelapa, dandang, pisang, sirsak, dll yang semuanya dalam jumlah karungan. Wis, layaknya kendaraan pribadi bagi mereka, gak peduli yang lain amat sangat terganggu dan tersiksa. Nyebelin puol, kakiku dah beranak-pinak dan keinjek berkali-kali, kepalaku juga dah jadi tongkrongan gratis besinya asongan. Iih belum lagi keringetnya orang-orang yang seliweran, jijik banget kalo dah nyentuh2 tanganku, makanya tangan kuumpetin aja di belakang kresek trus tak angkat di depan dada, itung-itung proteksi asset barang berhargaku bo. Ini dah di Garahan tapi kalo kaya gini siapa yang doyan makan?! Iih jijik… From : Iu Kami semua tergelak membaca sms itu. Bukankah begitu gambaran sebenarnya saat kita naik kereta api? Saya rasa tak cuma saya atau Iu saja yang pernah merasakan ketidaknyamanan saat naik kereta, orang-oran

Saat Kebosanan Menyerang...

Gambar
entah kenapa hasrat menulis saya melayang...yang terbayang cuma sederet gambar dan bermimpi ingin berlarian dipadang rumput yang berbunga bernaung di pondok dengan cahaya temaram disambut sepiring buritos dan bavarian ice cream ada apa denganku hari ini? adakah ini karena satu kelelahan hati? Betapa saya lupa saat-saat begini hanya kepada-Nyalah saya kembali, bercerita panjang lebar dalam keheningan........ *all picture digambar pake paint suatu hari dimasa kebosanan menyerang*
Gambar
AKHIRNYA KETEMU JUGA Sekalian berangkat mengaji makanya pakai jilbab seperti gambar di bawah ini, saat ketemuan dengan Mbak Vie, malam kamis lalu. Dari jauh Mbak Vie celingukan kearahku, pasti deh sambil keheranan , lha kok pakai jilbab?Hihihihi…padahal yang biasanya dilihat Mbak Vie kan gambar yang nongol di blog ini. Iya Mbak, setiap hari saya cuma pake jilbab waktu mengaji aja (jadi malu…..), selebihnya ya gitu deh… (hiks matanya ilang, kebanyakan ketawa sih...) Dan seperti yang saya duga, sosok Mbak Vie seseru yang saya kira. Tawa khasnya yang terlontar bisa menularimu untuk ikut ngakak bersamanya. “ Akhirnya ketemu juga ya,” begitu ucap Mbak Vie usai salaman. Wah iya Mbak, dari jaman kapan tuh kita cuma telfon-telfonan, sms-sms-an, atau saling berkomentar and say ‘hi’ via blog saja. Ngomong-ngomong soal blog, gara-gara blog-lah saya mengenal Mbak Vie (and Munawir slash Awi tentu saja). Dari Awal nge-blog dulu mpe sekarang kayaknya saya sering banget deh ngerepoti mereka atas
BLOG : MEDIA BARU YANG BISA MENGGIGIT? Nila Tanzil, blogger Indonesia, mampu membuat dua orang Menteri Negara Malaysia seolah kebakaran jenggot hingga salah seorang dari mereka yaitu Tunku Adnan (Tourism Minister) mengeluarkan statement di media bahwa kebanyakan blogger adalah pembohong, 10000 tidak bekerja alias pengangguran, dan 8000 diantaranya adalah perempuan dan kemudian justru jadi bumerang baginya. Lho ? Mendadak saya jadi berandai-andai,jika kita umpamakan dua Menteri tersebut mewakili produsen kacang maka Nila Tanzil adalah konsumen yang kebetulan diundang untuk mencicipi produk mereka yang telah dikemas bagus dengan strategi pemasaran yang jitu. Meski begitu rupanya ada saja konsumen yang tak merasa puas dengan rasa si kacang, seperti yang dirasakan Nila Tanzil hari itu. Menurutnya ada sedikit rasa aneh yang mengganggu kenyamanannya menikmati si kacang. Tapi wajar bukan jika seorang konsumen komplain, coba saja kita tengok dari sekian banyak produk yang beredar adakah yang

EM-EL, MENU TAK BIASA DI AREA CHAT LINE

Benernya nggak sering juga chatting tapi suatu hari via MIRC… X : Aduh udah enggak ku-ku, em-el yuk.. Afilia : ……??????? Hari lain via YM dengan seorang bule (percakapan sudah ditranslate dalam bahasa Indonesia) Bule : Kamu pake baju apa? (Afi_lian_9 bengong dan bertanya-tanya buat apa tanya-tanya soal baju segala, tapi dijawab juga) Afi_lian_9: Biru Bule : Pake daleman warna apa? Ukurannya berapa? Afi_lian_9 : @#XXZ%$&??!!! Ada juga yang baru nongol langsung Y : Afilia kalo kita sodara kamu jadi apa? Afilia heran: Adik aja Y : Oh, bayangin deh hari itu orang tua kita pergi, trus kita berdua saja di kamar having sex disana…. Afilia : AAAAARRRGGGHHH!!! (Mode nggak connect set and afilia is out) Ada lagi pria asing menawarkan sesuatu…… XXX : Wanna have a sex with me, please? Afi_lian_9 :  (tapi campur geram dan diam-diam menulis) Afi_lian_9 : Ffu….(Thiiiitttt ) U!! (maaf nggak layak ditayangkan kar

CERITA LUCUNYA BUNDAKU

Ibuku cuma pegawai negeri golongan 3 di salah satu PUSKESMAS, dan bukannya pejabat teras. Kadang sih beliau memang suka nongol di teras sekedar melihat bagaimana kondisi seputar kantornya hehehehe…..Tapi bukan masalah teras atau bukan yang akan kuceritakan, tapi hanya serangkaian cerita kocak selama ibu mengabdi jadi pegawai negeri. Jaman dulu saat KB belum merakyat, ibu seringkali memberi penerangan soal alat kontrasepsi pada ibu-ibu di POSYANDU. Jangan harap ada kata mudah, susah nek…Meski terdengar memahami dan mengerti tapi tetap saja ilmu yang diberi ibu enggak dipakai dan hasilnya ya hamil lagi hamil lagi. Sampai-sampai ibu berkata ,” Wah lah kok hamil lagi gimana to Bu? Apa kondomnya enggak di pakai? Apa Pil KB-nya enggak diminum? “ Sudah kok, Bu,” jawab si Ibu sambil tersenyum-senyum malu. Tapi begitu ibu berkunjung ke rumah ibu baru tahu kalau pil KB itu ternyata diselipkan diantara anyaman bamboo dinding rumah si ibu hamil dan masih utuh tuh.” Lah wong yang KB dindingnya pan

CERITA FA DAN ESHA : SUAMIKU SAYANG SUAMIKU MENYEBALKAN

Fa Akhir-akhir ini terpikir olehku untuk menjauh saja dari Mada, Ta. Bukan saja karena ia mulai semena-mena tapi juga aku juga capek menghadapi keegoisannya. Aku bukan robot yang tak kenal lelah melaksanakan seluruh tugas-tugas yang dibebankan padanya. Sebagai perempuan aku harus pintar-pintar membagi waktu antara kewajibanku sebagai istri, ibu dan karyawan sebuah perusahaan. Berat, Ta, karena itulah aku sakit hati bila Mada mengata-ngataiku tak becus gara-gara anak-anak menangis, masakan yang kurang sedap, baju dan dasinya belum disiapakan-lah, ini salah, itu nggak bener….Aduh, kenapa ia tak bisa melihat bagaimana aku berusaha mengerjakan semua? Sedihnya tiap kali aku mencoba membicarakan keberatanku padanya ia malah naik darah dan menganggapku berani menentang suami karena jabatan dan gajiku lebih tinggi. Ya Tuhan, Ta…bukan itu maksudku. Aku hanya ingin suamiku mengerti dan mengatasi masalah kami bersama-sama, bukannya malah mengumpat dan menghardikku sedemikian rupa. Esha Nggak n

JIKA SUATU HARI DUNIA TERBALIK

Jika suatu hari dunia terbalik dan Afin jadi presiden maka yang terjadi adalah… KACAU!! Kebelet pipis terus menerus karena begitu terbangun langsung menghadapi rimba raya dunia kepresidenan tanpa tahu harus apa PUYENG! Lihat bencana bolak-balik berseliweran, daerah anu begitu daerah itu begini… padahal niatnya pembangunan di segala bidang dan segala kawasan (daerah barat atawa timur) harus jalan. Kalau terus dihantam derita bisa keok nih bangsa (sambil geleng-geleng kepala) LANGSUNG LANGSING! Gimana enggak kalau tiap malam pusing mikirin rakyat, gimana enggak kalau tiap detik ada laporan tidak menyenangkan, gimana enggak kalau tiap hari disodori banyak data yang tak masuk akal sampai makanan jadi terasa hambar… PENGEN PULANG !! Seindahnya istana kepresidenan yang lantainya bisa digunakan untuk seluncur (saking clingnya) tapi tetap saja itu bukan rumah hangat yang saya sukai. Disana ada banyak orang yang datang dengan berbagai alasan, terlihat mendukung tapi menikam, terlihat memuji tap

CERITA SHIRI : SEBUT SAJA AKU JALANG

Katakan saja aku jalang, Ping, aku memang selingkuh dengan suami orang. Suatu hal yang tak pernah terbayang sebelumnya karena dulu aku berpikir hanya ada satu cinta untuk selamanya. Kau tahu sendiri kan betapa seringnya aku dulu mengatakan benci pada pria-pria yang mendua hati. Tapi kini ternyata aku mengalaminya sendiri, aku mendua dan tak hendak lepas dalam waktu dekat. Sesungguhnya aku tak ingin berlaku demikian, Ping. Ada rasa bersalah dan berdosa saat kutatap mata bening putriku, tapi tidak saat aku melihat suamiku, pria yang menyiksaku fisik dan mental. Sebagai perempuan yang dulu begitu mencintainya, aku bahkan tak menghormatinya lagi. Kelembutan yang dulu kupuja hilang entah kemana digantikan oleh perilakunya yang kasar. Kesukaannya mabuk-mabukan dan bermain judi semakin menipiskan rasa kasihku padanya. Aku bahkan membencinya karena ia sakit jiwa, ping. Jika ia berhasrat ia selalu menyakitiku tanpa ampun dan menghasilkan lebam biru seusai melampiaskannya padaku. Aku tak tah

CERITA RICO : SORRY, I CAN’T…..

T erima kasih kamu mengagumiku, menyukaiku, bahkan mengejarku dengan gagah berani. Tak terhitung berapa banyak bunga yang kau kirim untukku, tapi maaf tak satupun membuatku terpesona. Soalnya aku alergi bunga, tiap kali membauinya aku langsung bersin. Maaf… Oh ya aku juga tak boleh melupakan kebaikanmu atas sederetan hadiah yang sayangnya harus ku tolak. Aku tahu kamu jauh dari jelek, kamu sangat good looking hingga digandrungi banyak pria-pria tampan, yang tak segan menghujanimu dengan pujian bahkan segunung hadiah. Namun sayang aku tak tertarik padamu. Gimana lagi kamu bukan tipeku. Tahu kenapa? Karena kita sama-sama pria. Itu saja. Done, 220207,15:23 PINTA’S DAILY STORY(THE SERIES)

CERITA SI KUDA PUSAKA

Alkisah kuda tua itu disebut Jaka Lara. Maklum didapat kala lara(=sakit) atau sengsara jaman baheula. Kata Bapak sih sebelum muncul kuda-kuda baru yang lebih keren, sepeda itu adalah pangeran di jamannya. Tapi semakin kesini semakin kesini, kuda tua itu tambah keriput, sudah nggak jaman dengan warna yang hitam pudar. Ketika saya tanya kenapa Bapak tidak membeli adik baru buat kuda kami, beliau menjawab,” Nunggu sawah di atas pohon bendho panen.” Lha iya memangnya ada sawah nangkring diantara ranting pohon bendho? Mbok nunggu sampai kiamat ya nggak ada. Jadi intinya kata-kata Bapak itu kiasan dari hil yang mustahal…. Terus terang, Bapak menyayangi betul kuda tuanya. Dengan tangan dinginnya beliau menjaga agar si kuda tetap sehat di masa tuanya, sehingga bisa terus menjalankan kewajibannya sebagai tunggangan kami sekeluarga. Wajar, soalnya tanpa dia kami nggak bisa kemana-mana. Ialah yang berjasa mengantar kami pergi ke sekolah, dan seabreg kegiatan lainnya. Tapi bagaimanapun juga hari

FAIR IS PAS PORSINYA

“Kira-kira siap nggak kalau suatu ketika suamimu poligami?” Heh? Kepikiran aja enggak. Tapi akhirnya saya jawab juga pertanyaan itu,”Nggak tahu, lha belum pernah ketemu. Tapi semoga tidak, kenapa?” Bundanya Firda kemudian bercerita, alkisah seorang perempuan yang sebelumnya menjadi istri kedua seorang pria, berubah status saat istri pertamanya meninggal dunia. Mengapa? Karena jika dulu ia jadi madu, kini ganti ia-lah yang dimadu lantaran sang suami menikah lagi. Suatu ketika, sepulang dari haji, istri kedua si pria menelfon di tengah perjalanan pulang bahwa ia telah menyiapkan sambutan berupa selamatan besar di rumahnya. Si pria pun memutuskan untuk pulang ke rumah istri mudanya, sementara si istri tua ia biarkan pulang sendirian. Tahu apa yang terjadi kemudian? Si Ibu ( istri tua) pulang ke rumah dengan cara sembunyi-sembunyi, tak berani menampakkan kepulangannya saat siang hari. Ndilalah, suatu hari saya iseng buka-buka Tarjamah Al Qur’an, mencari suatu ayat yang dikatakan Pak'e

SAAT LUANG

Gambar
Wii segar! Tapi awas buah-buahan itu palsu, terbuat dari kaos bekas dan kain perca yang digunting sesuai pola. Baju itu tadinya polos tapi karena ingin beda akhirnya diberi aplikasi sulaman pita, yang ilmunya didapat melirik dan melihat diam-diam pada seorang penjahit terkenal. Tasnya bukan hasil bordiran, hanya sulaman tangan. Jangan tanya berapa lama membuatnya yang jelas mata, tangan, dan pinggang sampai pegal-pegal dey. Taplak berhias bunga dari kain perca itu juga sulaman tangan, bukannya bordiran. Sayangnya saya enggak bisa menjahit jadi harus minta bantuan saat merangkai tas dan merapikan pinggiran taplak meja. Mulanya semua tak percaya kalau hasil kerajinan tangan itu adalah buatan saya. Wajar, kebanyakan orang berpikiran mana mungkin saya yang dianggap tomboy ini bisa mengerjakan keterampilan demikian. Kok pegang benang dan jarum untuk menyulam, masak aja paling-paling nggak bisa, ya kan? Hehehehe, whatever lah, meski enggak jago saya bisa melakukan keduanya (kalo lagi k

NITIP KTP KE TANAH SUCI

“Allah mewajibkan kepada manusia untuk melakukan ibadah haji, yaitu orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa yang ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya dari semesta alam.” (QS. Al imran 97) Mengacu pada hal itu maka wajar jika Ibu dan Bapaknya Tectona, sahabat saya kemudian menyambangi rumah Allah untuk menunaikan ibadah haji. Nah serunya, begitu mengetahui beliau hendak berhaji, mendadak semua orang berlomba-lomba menitipkan sesuatu untuk dibawa ke tanah suci. Apa coba? Nitip doa….Entah berapa panjang daftar doa yang telah dicatat Ibu Bapaknya Tec selain doa untuk keluarganya sendiri. Kalau menilik ceritanya sih daftarnya bisa panjang dan lamaaaa kayak ular naga. Uniknya dari sekian banyak doa amanah tersebut ada satu titipan doa yang unik.Seorang ibu, tetangga Tec, yang kebetulan anaknya masih berjaya menggenggam gelar Single Fighter itu sampai menitipkan KTP segala pada ortu sahabat saya itu. ”KTP? Buat apa, Tec?” “Katanya sih biar dibawa Ibu ke tanah suci