Postingan

MUKENA DAN SAJADAH

“ Baru ya mbak?” tanya seorang teman melihat saya tarawih memakai mukena merah muda. Saya cengengesan. Mukena itu mukena lama hadiah ibu, yang jarang saya pakai. Maklum warnanya yang merah muda cantik itu bikin nyolok mata kalau dipakai ditengah manusia yang bermukena putih. Bayangkan dari lautan putih eh ada satu warna yang tiba-tiba mak plok berbeda sendiri, merah muda lagi…wii mau nggak mau, ada atau tidak ada pasti ada yang memperhatikan sambil seenggaknya membatin ,” ealah kok ya merah muda…” Sama dengan saya, Ayu yang pergi tarawih dengan mukena yang berwarna agak orange pun jadi risih saat ia melihat semua orang bermukena putiiih semua. Akhirnya ia pilih duduk di shaf belakang untuk menghindari ditatap sedemikian rupa oleh orang. Orang dewasa memang tidak perhatian, tapi justru anak-anak yang melihatnya dengan girang. Besoknya karena shaf-nya makin maju, ia pun terpaksa maju meski dengan sedikit risih. Tuh kan bener. Seada-adanya orang pun langsung memperhatikan. Maklum mukena

MENUJU CAHAYA

Gambar
Seringkali perjalanan kita menuju cahaya tak semulus gelembung-gelembung air yang melayang menuju permukaan. Banyak contoh bagaimana manusia gagal mencapai cahaya terang di ujung perjalanannya setelah sekian lama berada di jalan yang benar, tak jarang pula kita temui orang-orang yang akhirnya menemukan cahaya itu dan pulang dalam damai. Maka semoga ramadhan yang menjelang ini, memberi keberkahan bagimu semua. Memberimu dorongan besar untuk semakin dekat menuju cahaya terang-Nya. Marhaban ya Ramadhan, mohon maaf atas seluruh khilaf, semoga kebeningan hatimu membukakan pintu maaf itu, dan kita bisa melalui Ramadhan dengan hati riang hingga hari yang fitri itu datang.

APA KABARMU HARI INI SAYANG?

23 Juni, 12:32 Apa kabarmu hari ini, Sayang? Apakah kau merasa nyaman didalam buaian di dekat Sang Empunya alam? Ah tak terasa, hari ini, sepuluh tahun tepat bunda menunggumu ditengah deraan dan bisik-bisik menyakitkan. Andai saja Ayah tak menguatkan bunda, entah bagaimana bunda melalui seluruh hari yang penuh penuh cemooh atau tatapan kasihan. Ayahlah yang selalu menggenggam tangan Bundamu setiap kali Bunda mulai lelah menghadapi hari-hari panjang menantimu dan berkata ,” Jangan dengarkan setiap orang yang menanyakan kapan pangeran atau bidadari kita datang, karena cuma Allah yang memegang rahasia kehidupan”. Ia pula yang tak bosan-bosannya membisikkan kata manis ditelinga Bunda agar tak pernah berhenti memanjatkan doa kebaikan pada-Nya, agar kelak jika Ia mengijinkanmu turun, bunda dan ayah sudah siap mengemban amanah. Oh Sayang, apakah kau melihat mendung di langit siang? Rasanya sebentar lagi hujan akan datang, membasahi bumi yang sekian lama nelangsa kekeringan. Coba lihat itu sa

BLAARR!!

Gambar
Merdekaa.. yah mana bisa teriak merdeka sekuatnya jika hati rusuh jaya. Sungguh di hari merdeka itu hati saya tak merdeka. Saya merasa tak berdaya dan cuma bisa bergumam Innaa lillaahi wa innaa ilaihi roojiuun. Ini semua dari Allah dan akan kembali pada Allah. Saya sadar hari itu Allah telah menjawab pertanyaan saya dengan jelas, terang, dan nendang, yang terasa-maaf menyebalkan. Tapi saya juga sadar seringkali Allah mengabulkan doa dan harapan seseorang seperti terkabulnya doa orang yang sakit. Jadi jika kau punya maag akut dan pengen jeruk kecut, Dokter takkan mengijinkan permintaan bodoh itu. KArena jeruk itu bagus untuk mulut tapi jelas tak bagus untuk perut. MAka begitulah Allah menjawab doaku hari itu. Jika digambarkan kesedihan itu seperti mendung yang datang, menghadirkan hujan, dan saat guyurannya jatuh keselokan kau sadar sesuatu telah hilang tanpa bisa ditahan. Tapi saya percaya bahwa sehabis hujan tunas-tunas akan bermunculan dan menghijaukan dunia. Saya juga tahu

SEXY…(IGH GEMES DEH, JENG)

Gambar
Sudah sepantasnya jeng, sampeyan bangga dengan tubuh langsingmu dan bukannya tubuh langsung selangsung diriku Nggak heran jeng sampeyan suka memamerkannya dengan baju merah yang maaf berdada agak rendah Dengan kulit kuning berbinar cerah, hidung mancung ala conthong kacang, bibir penuh nan menantang, gigi putih cling, serta mata kebiruan memukau karena soft lensmu Wuuu….sampeyan memang bikin enggak ku-ku Oh bener deh jeng, saya iri padamu Nggak disangkal saya seringkali berkhayal andai saya punya tubuh seindah dirimu Andai kulit saya bersinar seperti punyamu Andai muka saya secantik wajahmu Pssst…apa rahasiamu? Lalu bla bla bla…sampeyan pun berkata ….. Aduh! Hiks…itukah yang membuat dirimu secantik itu? Kamu bikin saya garuk-garuk kepala jeng Berapa rupiah mesti hamba kucurkan demi perombakan total ala Swan? Hmmmh…..itu sih sama saja dengan mengantarkan diri ke jurang kemiskinan Orang yang sekaya saya (hahahaha…….) Mana mungkin mampu mengikuti jejak sampeyan Mosok sih saya mesti n

JANGAN BERHENTI

Gambar
hehehehe...do nothing, dan cuma coba-coba gambar pake correl draw, halah susah ya, sejak selesai sholat subuh laptop Kwing saya bajak, ngutik ini itu dari buku yang terlihat mudah dikerjakan ternyata.........Alakazam mati dah! Mata mpe jereng kok nggak bisa -bisa. But finally I do it! I try it again and again although i got a headache coz i sat in front of that notebook for 2 hours or more. Glodaag nggak sih.......pantesan yah kursus correl mahal. Kemarin juga coba-coba ngutik ini itu pake gif animator, dasar tula...(tambah lit!) mosok sih nggak bisa-bisa. Ck...gaptek kok kebangetan to ya...Ugh makanya dunk, Belajar...belajar! Hehehehe.......thats why ada pesan yang sangat berarti apalagi kalau bukan Belajarlah sampai ke negeri china, biar dodol nggak berjaya di kepala. Ya kan?

THANK'S

Gambar
Tuhanku, aku kembalikan semua pada-Mu Sekelumit harapan yang hanya Kau yang tahu Alangkah indah bila ternyata Kau mengabulkannya Tetapi seluruh rahasia itu ada pada-Mu Dan kupasrahkan jawabnya bersama waktu Andai saja jawabnya adalah Iya Jangan jadikan aku lupa pada hari-hari dimana Aku pinta Kau sabarkan hatiku Andai saja, jawabnya tidak Maka luruhkan hatiku dan merelakannya pergi Berlanjut dengan mimpi lain yang belum terwujud Saat itu aku tahu aku akan merasa sedih Tapi bersama hari yang berlalu semua akan menguap seolah debu Done, 19:58, 120307 It’s not about love, but about hope. Ditulis seusai bicara panjang lebar dengan Di, sahabat saya, tentang jawaban ‘YA’ yang kita inginkan untuk setiap keinginan, harapan, dan doa kita pada-Nya. Lho? Padahal dalam hidup tak semua harap diiyakan oleh-Nya, kan? Hehehehe…namanya juga manusia…….. Dan bulan ini-bulan penuh berkah buat saya(karena bulan ini tanggal anu lahir dan kini semakin tua) kembali saya mengumpulkan dan berc

SAAT BLOG SI GAPTEK BUYAR

ARRRGH! Whatta big surprise! Lho kok gini? Kenapa kok lay out blog berhias muka Laurynn Hill itu jadi buyar yah? Gimana nih…Si Gaptek pun panik (saya maksudnya) langsung kirim sms SOS pada orang-orang yang diingatnya. But thanks banget karena kalian tidak seketika mengulurkan tangan untuk si fakir pengetahuan ini. Dengan segala keyakinan, blog pun berhasil diselamatkan, dengan lay out baru dengan banyak kupu-kupu. Wuuff! Lega rasanya… “Lihat itu skin-nya manis kan,” batin si Gaptek senang. Tapi cerita masih belum berakhir disitu, skin cantik itu ternyata membawa masalah baru. Jika seharusnya jumlah orang yang sudah komen untuk postingan terbaru si Gaptek nampang di tampilan, ini enggak. Jadi meski ada 4 yang komen, akan tetap tertera komen is kosong alias nihil. Lho? Ha lah kok begeneee…Alhasil mumet lagi deh. Dalam kebingungan itu saya sempat melakukan aksi seperti iklan yang berbunyi ‘Tanya kenapa, Tanya kenapa?’ pada Papinya Rafi alias Pak Laks, Esnyoret Man, dan terakhir Bapa

G-LAND, G-LAND, G-LAND........

Gambar
Aku ingat pada suatu hari yang menyebalkan aku datang padamu, dua kali malah. Kesan pertama berlalu begitu saga, terkalahkan oleh rasa lelah dan kesal. Kedua kali dengan resah, tapi kemudian jadi takjub dan terkagum-kagum padamu Seingatku mendatangimu tidaklah mudah. Jalanan berbatu menanti di sepanjang jalan menuju keindahanmu. Andai saja tidak ada suara burung dan pepohonan hijau menjulang di kiri kanan jalan maka perjalan akan terasa membosankan. Huff!! Long way…kapan sih sampai? Dan hujan yang berhari-hari mengguyur membuat jalanan jadi kubangan lumpur menyebalkan. Please, take off your shoes sebelum kejeblos lumpur dan jadi merepotkan. Pakai telapak kakimu untuk menjejak bumi, merasakan licinnya sambil sesekali berhenti karena Lumpur yang membebat jeansmu mulai terasa memberatkan. Tapi perjalanan akan terbayar saat matamu disuguhi pemandangan yang menakjubkan di depan matamu. Rasakan angin laut yang menghembus itu, sentuh tekstur pasirnya yang bulat dan bukannya berbutir halus

I’M NOT BANCI, I’M NOT GAY, I’M A NORMAL GUY

Apa kamu berjenis kelamin pria? Ganteng tapi cenderung manis? Kalem tapi enggak gemulai? Body tergolong bolehlah tapi enggak kekar –kekar amat? Tapi mendadak jadi gerah begitu seseorang menatapmu dengan pesan ‘Saya ingin menelan’? Weew…100% bikin dada blingsatan, pengen terbang…Pertanyaannya adalah mengapa begitu? Hiks, karena yang menatap itu bukan kaum ibu kita alias pria sebenar-benarnya.Hm dengar apa kata seorang teman tentang itu… “Hanya dari sekilas melihat saya tahu mereka bukan pria biasa, mereka gay.” Gimana caranya? Afin yang tulalit garuk-garuk kepala. “Dari bahasa tubuhnya…” Semudah itukah? Wah kok tambah enggak ngerti siiih.. “Memang gak mudah untuk mengenalinya karena secara fisik mereka biasa saja, sama seperti pria lainnya. Kamu bisa mengenalinya jika sudah terbiasa.” Lho ? Lha si Mase kok tahu? Apa sudah pernah bergaul dengan orang-orang semacam itu. Ternyata ya, ia mengatakan beberapa bule yang dikenalnya memang gay, dan nggak jarang menunjukkan rasa suka secara ter

HERCULES

2 1: 57, my gokilest friend, Si Mr. Nggak Doyan Nonton tv sms “Pin jam 22 Kick Andy seru… Hehehehe tumben nonton , batin saya sambil mengarahkan pandangan ke metro tv. Seperti biasa Kick Andy, talk show yang dipandu oleh Andy F. Noya selalu menghadirkan bintang tamu yang asyik. Dan kali itu ia mendatangkan Hercules, Si Preman Tanah abang kelahiran ex provinsi Tim-tim yang sekarang jadi negara tetangga timor Leste. Masuk dari balik layar, beberapa pria kekar nampak berjalan mengiringinya duduk di dekat Andy F. Noya. Lho? Kok cuma gitu? Saya tertawa campur heran melihat bagaimana wajah asli Preman paling terkenal seantero Indonesia itu. Saya pikir yang namanya preman selalu berwajah sangar, garang, berbadan kekar, dengan daging yang menyembul disana-sini, perut six pack…persis seperti gambaran preman yang banyak disuguhkan di film-film atau tv. Ternyata enggak, Si Hercules ini justru terlihat sebaliknya. Tampangnya jauh dari sangar, body kutilang alias kurus tinggi langsin

MENIKAH ITU BUTUH DANA, SAUDARA…

Asem kecut! Woalah, tak pikir nikah itu ya nikah aja, eh lah kok banyak banget thethek bengeknya. Seorang teman berkata harga satu paket pernikahan yang murah sekitar 18 jeti dengan undangan sekitar sekian ratus orang (500 kalo enggak salah) tanpa kita harus repot sewa gedung dan dllnya.Kira-kira begitu infonya. Yaik!! diam-diam saya melongo, hanya 18 jt? Bagaimana kalau ditambah lain-lainnya, kayak souvenir, undangan dengan design cantik, plus sewa bus untuk saudara kita yang banyak itu (maklum rumah calon mempelai pria di kutub utara dan si wanita di selatan) misalnya? Ghost, muncullah angka fantastis 30 jeti dan masih bisa membengkak pula. Wiih ngeri jadinya! Kira-kira ada itu duit semua atau ada daun belimbing sih di dalamnya? Coba bayangkan darimana saya mencari tambahan dana untuk pesta pernikahan saya kelak, yang entah kapan tahunnya? Masak harus menyambangi bank biar dapat pinjaman? Atau disatroni malam-malam aja sekalian ya, biar dapat doku gratisan? Belum lagi setelah me

CERITA CYLIA : IIGH….

Gambar
Saat itu bis penuh sesak, Ping . Pengap, bau menyengat datang dari mana-mana, bocah-bocah kecil menangis bersahutan ditingkahi suara ayam yang merasa kebebasannya dirampas dalam sebuah tas anyaman daun kelapa. Aduuh, perut ini sudah bolak-balik mengirim tanda untuk memuntahkan lahar, saat bau kentut menyebar tak terbendung. Semua orang langsung terserang panik, saling tatap dengan curiga, sambil menutup hidung rapat-rapat. Tak terkecuali aku yang terus saja mengumpat. Sapi! Nggak sopan amat! Untunglah, Ping , lama-lama aku terlelap jadi tak terlalu peduli pada sekeliling lagi. Tapi jangan salah sebagai antisipasi kututup hidungku dengan selembar tissue wangi, agar bau-bau asing tak mengusik hidungku, apalagi hingga mengganggu kenyenyakan tidurku.  Tiba-tiba ditengah waktu tidur itu, Ping , aku merasa sebuah benda asing menyentuh-nyentuh sikuku. Mulanya aku cuek saja, kupikir wajar saja bila dalam kondisi sesak seseorang terdorong dan menyenggolku. Namun semakin lama gesekan

CERITA SHINA : SAYA, SI GOYANG BIASA SAJA

Saya Shina, kelas dua SMA. Sudah sejak SD saya cari duit dengan bernyanyi, jual suara sana-sini sekedar bantu ortu dan memenuhi kebutuhan sendiri meski gara-gara itu mata bisa jadi bulat hitam kayak panda bila terlalu sering pulang larut malam. Bila sudah begitu biasanya hoaaaheemm…dan pluk! Lemparan kapur nyasar di rambut saya yang ikal. Ya, ya, ya Pak, Bu…sorry, saya pulang telat lagi, karena semalam habis show di hajatan orang. Oh ya, tanpa perlu basa-basi jenis musik yang bikin saya dapat duit adalah dangdut. Dulu sih saya sempat segan, maklum cengkoknya susah diikuti. Namun lantaran tuntutan pasar, saya pun terbiasa menyanyikannya dan si cengkok pun keluar dengan sendirinya. Dan seperti khalayak tahu yang namanya dangdut tanpa goyang ya kurang yahud. Maka begitulah tiap kali gendang ditabuh tak tak dut, sontak tubuh pun bergoyang mulai dari lembut malu-malu ala penyanyi baru hingga kencang tak beraturan ala penyanyi lokal kawakan. Pernah saat turun panggung seorang kawan men

ARE YOU STILL SINGLE?

Gambar
Are you single? Still looking for a great person to lay your head? Truss jadi mumet sendiri karena kerjaanmu juga cuma gitu-gitu aja, nggak naik kemanapun juga? Sementara itu sebuah pertanyaan “ Mo nikah mpe tahun kapan? Lebaran kera?” mampir pula ke telinga? Ugh, pasti deh saat itu kamu cuma bisa nyengir kuda seraya menggenggam erat keinginan nimpuk orang agar tetap terendap di otak. Sudahlah biarkan saja, mereka tidak kejam kok hanya kurang kerjaan (hehehehe….). Karena itulah sebelum “Orkes Sakit Hati” menghasilkan banjir lokal, lebih baik kita jalan-jalan sambil belajar tersenyum lebar seperti ini….. ( Sekian menit bersama Mbak Vie di warnet, gara-gara dokter yang ditunggu masih melakukan operasi) Susahkah tersenyum selebar dan setulus itu saat hati tersiksa? Iya, seolah-olah ada batu yang membebani mulut ini untuk menampakkan sederet gigi dengan cerah bila saat itu tiba. Jika begitu dekat-dekatlah dengan sahabat yang lejitan tawanya menyegarkan hingga kamu tertular untuk iku

SUATU HARI DALAM PERJALANAN

Gambar
Sms diterima, 10:02…. Kamu tau, kereta ini didominasi ma orang-orang aneh yang rada primitif kali ya?! Ugh namanya bawa barang gak kira-kira, ada pasar pindah di sini. Duren, kelapa, dandang, pisang, sirsak, dll yang semuanya dalam jumlah karungan. Wis, layaknya kendaraan pribadi bagi mereka, gak peduli yang lain amat sangat terganggu dan tersiksa. Nyebelin puol, kakiku dah beranak-pinak dan keinjek berkali-kali, kepalaku juga dah jadi tongkrongan gratis besinya asongan. Iih belum lagi keringetnya orang-orang yang seliweran, jijik banget kalo dah nyentuh2 tanganku, makanya tangan kuumpetin aja di belakang kresek trus tak angkat di depan dada, itung-itung proteksi asset barang berhargaku bo. Ini dah di Garahan tapi kalo kaya gini siapa yang doyan makan?! Iih jijik… From : Iu Kami semua tergelak membaca sms itu. Bukankah begitu gambaran sebenarnya saat kita naik kereta api? Saya rasa tak cuma saya atau Iu saja yang pernah merasakan ketidaknyamanan saat naik kereta, orang-oran

Saat Kebosanan Menyerang...

Gambar
entah kenapa hasrat menulis saya melayang...yang terbayang cuma sederet gambar dan bermimpi ingin berlarian dipadang rumput yang berbunga bernaung di pondok dengan cahaya temaram disambut sepiring buritos dan bavarian ice cream ada apa denganku hari ini? adakah ini karena satu kelelahan hati? Betapa saya lupa saat-saat begini hanya kepada-Nyalah saya kembali, bercerita panjang lebar dalam keheningan........ *all picture digambar pake paint suatu hari dimasa kebosanan menyerang*
Gambar
AKHIRNYA KETEMU JUGA Sekalian berangkat mengaji makanya pakai jilbab seperti gambar di bawah ini, saat ketemuan dengan Mbak Vie, malam kamis lalu. Dari jauh Mbak Vie celingukan kearahku, pasti deh sambil keheranan , lha kok pakai jilbab?Hihihihi…padahal yang biasanya dilihat Mbak Vie kan gambar yang nongol di blog ini. Iya Mbak, setiap hari saya cuma pake jilbab waktu mengaji aja (jadi malu…..), selebihnya ya gitu deh… (hiks matanya ilang, kebanyakan ketawa sih...) Dan seperti yang saya duga, sosok Mbak Vie seseru yang saya kira. Tawa khasnya yang terlontar bisa menularimu untuk ikut ngakak bersamanya. “ Akhirnya ketemu juga ya,” begitu ucap Mbak Vie usai salaman. Wah iya Mbak, dari jaman kapan tuh kita cuma telfon-telfonan, sms-sms-an, atau saling berkomentar and say ‘hi’ via blog saja. Ngomong-ngomong soal blog, gara-gara blog-lah saya mengenal Mbak Vie (and Munawir slash Awi tentu saja). Dari Awal nge-blog dulu mpe sekarang kayaknya saya sering banget deh ngerepoti mereka atas
BLOG : MEDIA BARU YANG BISA MENGGIGIT? Nila Tanzil, blogger Indonesia, mampu membuat dua orang Menteri Negara Malaysia seolah kebakaran jenggot hingga salah seorang dari mereka yaitu Tunku Adnan (Tourism Minister) mengeluarkan statement di media bahwa kebanyakan blogger adalah pembohong, 10000 tidak bekerja alias pengangguran, dan 8000 diantaranya adalah perempuan dan kemudian justru jadi bumerang baginya. Lho ? Mendadak saya jadi berandai-andai,jika kita umpamakan dua Menteri tersebut mewakili produsen kacang maka Nila Tanzil adalah konsumen yang kebetulan diundang untuk mencicipi produk mereka yang telah dikemas bagus dengan strategi pemasaran yang jitu. Meski begitu rupanya ada saja konsumen yang tak merasa puas dengan rasa si kacang, seperti yang dirasakan Nila Tanzil hari itu. Menurutnya ada sedikit rasa aneh yang mengganggu kenyamanannya menikmati si kacang. Tapi wajar bukan jika seorang konsumen komplain, coba saja kita tengok dari sekian banyak produk yang beredar adakah yang

EM-EL, MENU TAK BIASA DI AREA CHAT LINE

Benernya nggak sering juga chatting tapi suatu hari via MIRC… X : Aduh udah enggak ku-ku, em-el yuk.. Afilia : ……??????? Hari lain via YM dengan seorang bule (percakapan sudah ditranslate dalam bahasa Indonesia) Bule : Kamu pake baju apa? (Afi_lian_9 bengong dan bertanya-tanya buat apa tanya-tanya soal baju segala, tapi dijawab juga) Afi_lian_9: Biru Bule : Pake daleman warna apa? Ukurannya berapa? Afi_lian_9 : @#XXZ%$&??!!! Ada juga yang baru nongol langsung Y : Afilia kalo kita sodara kamu jadi apa? Afilia heran: Adik aja Y : Oh, bayangin deh hari itu orang tua kita pergi, trus kita berdua saja di kamar having sex disana…. Afilia : AAAAARRRGGGHHH!!! (Mode nggak connect set and afilia is out) Ada lagi pria asing menawarkan sesuatu…… XXX : Wanna have a sex with me, please? Afi_lian_9 :  (tapi campur geram dan diam-diam menulis) Afi_lian_9 : Ffu….(Thiiiitttt ) U!! (maaf nggak layak ditayangkan kar