Postingan

RINDU

Gambar
Apa kamu tahu, rindu kepadamu telah membuatku jadi pelukis amatiran, menyatukan seribu warna demi menggambarkan detil wajah manusia yang namanya enggan kusebutkan. Edan! Apa kamu tahu, rindu padamu telah membuatku jadi pujangga kelas teri, mendadak cerdas menorehkan sederet kalimat sakti dalam bentuk puisi.Uff, if only you can see! Apa kamu tahu, rindu padamu telah membuatku jadi penyanyi kamar mandi yang handal, bernyanyi-nyanyi sepanjang hari tanpa peduli orang-orang menutup telinga keberatan. Wew, nggak beres bukan? Apa kamu tahu, rindu padamulah yang membuat potensi kebutaan jadi besar. Apa pasal? Karena aku tak pernah berhenti berusaha meski tahu ada halangan di depan sana. Gila ya? Apa kamu tahu rindu padamu telah membuat rinai airmata bergulir setiap kali kulantunkan doa-doa kebaikan padamu yang belum tentu memikirkan aku. Huu, Im insane because of you! “Kenapa tak kau kejar?” sosok kelam hatiku berkomentar. “ Karena dia bukan kuda binal yang harus

CINTA ITU IKHLAS

Gambar
Sendirian, ia membelah jalanan yang mulai dihujani lampu-lampu gemerlapan. Berpikir dalam diam pada setiap tatapan lurus ke depan. “ Kota ini telah berubah, jauh lebih bersolek dibanding yang ku ingat,” batinnya sembari menyapu pandang ke arah jajaran pertokoan. “ Bensin, Pak, sepuluh,” katanya pada petugas pom bensin di depannya. “ Sepuluh liter?” “ Ah Si Bapak, glodaag…” “ Ya, sepuluh liter ya?” goda si petugas pom. Ia tertawa campur pahit. Lalu bergegas terbang keluar dari pom bensin begitu uang sepuluh ribuan sudah berpindah tangan pada kasir berumur lima puluhan. “ Pecek lele, Mbak. Satu, dibungkus,” katanya lirih, setengah malas ketika ia sampai di warung Bu Ndiyah “ Dibungkus?” Ia mengangguk pelan pada perempuan yang kemudian segera memenuhi pesanannya dengan cekatan. Buru-buru ia melesat setelah uang enam ribuan ia angsurkan pada perempuan manis penjaga warung itu. “ Mencintai itu tidak egois, Kak. Tidak memaksakan kehendak atau pendapat meski kebena

UNTUK SUKRI GITARIS AMATIR : KETIKA CINTAMU MENYUSAHKAN

Gambar
taken from : http://mihasa.punt.nl/ Cinta itu memang buta, Kri. Membutakan mata dan hati yang kau punya ( dan aku menangisinya) Apa itu cinta, Kri? Apakah hanya sekedar kecupan dan belaian yang terangkum lewat kehangatan jemari lentik, bibir ranum, suara lembut memanja (yang sesungguhnya mengintimidasi jiwa) ditengah harum wangi tubuhnya yang menguar? Itukah cinta? (dan aku menangisinya) Apa itu cinta, Kri? Jika benar cinta itu pengorbanan, hati siapa sesungguhnya yang kau korbankan? Rasa cinta mana yang tega kau siakan demi sepotong cinta yang datang belakangan? Hitunglah, berapa puluh tahun dalam usiamu itu engkau mendapatkan cinta ayah bunda! Hitunglah berapa banyak yang ia berikan dibanding apa yang mereka berikan?! (dan aku menangisinya) Apa itu cinta, Kri? Jika benar cinta itu seolah lilin yang rela terbakar demi memberi terang, maka kesia-siaan mana yang mau kau ajukan jika kau abaikan cinta orang-orang tersayang?! Orang-orang yang menangisimu kala kamu sakit, berdiri dib

JOGJA DAN KENANGAN TENTANGNYA

Ketemuan sama aku di Jogja yuk. Aku memang punya planning kesana akhir pekan nanti, sekadar memenuhi kerinduan pada kotanya yang mempesona sembari bertemu sahabat lama. Ah ngomongin Jogja kok jadi ingat dia ya? Dia yang memaksaku bermain peran sebagai si tegar dalam drama satu babak yang berjudul “ Mengejar Cinta Sampai Ke Jogja”. Dia yang membuatku meninggalkan Jogja dengan hati yang luka ( it sounds like a betharia sonata’s song ya?) karena dia sibuk dengan kegundahan hatinya. Sebuah kegundahan berjudul diantara dua pilihan seperti judul sinetron jadul yang entah siapa pemainnya. Hmffhf! Kalo ingat pengen deh nendang itu orang sampai ke korea. Kok bisa? Kok tega-teganya dia memperlakukanku sedemikian rupa? Siapa sih dia? Kalo tahu gitu kenapa dulu kasih lampu ijo sekalian tanda-tanda belok kiri jalan terus ke hatinya jika akhirnya dengan enteng dia meneriakkan kalimat “ aku tengah dekat dengannya sekarang..naga-naganya aku milih dia “ lewat matanya yang tak bisa lurus menat

SURAT CINTA UNTUK SUKRI, GITARIS AMATIR

Gambar
Hey… belum juga aku mengerti Apa yang sedang kurasakan Tak seperti biasanya Hey… mungkin semua karenamu Sudah tak bisa kunikmati Saat kau tak bersamaku Seandainya saja bisa kukatakan Jangan kau tinggalkan Saat ini ku ragu Bisakah kunikmati semua tanpamu selamanya Hey…pernah kukatakan dalam hati Mencoba menikmati apa yang terjadi Hey…ternyata sangat melelahkan Harus kuhadapi kenyataan sendiri tak bersamamu Seandainya saja bisa kukatakan Jangan kau tinggalkan Saat ini kuragu bisakah kunikmati semua tanpamu Selamanya Berharap kuterbiasa sendiri menikmatinya (Ipang and Sheila Marcia on Hey) Jangan dengarkan lagu cinta itu, Kri. Baca saja surat-surat cinta yang menyejukkan jiwa, surat cinta-Nya yang mana saja, karena semua yang terangkai disana bukan hasil karya pujangga biasa yang menye-menye dan cenderung menyesatkan hati yang berduka. Resapilah perlahan, semoga kau temukan Polaris ditengah kelamnya malam, sebagai penunjuk jalan pengembara yang tengah k

TONGKAT MADURA MILIK MAYA

Gambar
Aku dan Na langsung melongo begitu Maya menunjukkan Magic Stick yang baru ia beli dari e-bay. “Masya Allah, beginian lu beli di e-bay? Gue yang gila atau elu yang crazy?” sembur Na tanpa tedeng aling-aling. Maya nyengir kuda, sembari memasukkan tongkat ajaib itu dalam kotaknya. “ Beginian mah banyak di Madura. Gaya lu! Sok-sok beli di e-bay segala!” Na geleng-geleng kepala. “ Bukan gitu, aku malu kalo beli langsung. Makanya aku beli via e-bay,” bisik Maya dengan muka merah jambu. Subhanallah, demi membela rasa malu untuk membeli sebuah tongkat sakti secara langsung Maya sampai buang duit di e-bay? Saya dan Na saling pandang. Ah tapi biarlah wong duitnya ini, batin saya. “ Gak sih kenapa lu nekat beli itu tongkat itu? Bagusan juga tongkat punya kakek gue, lebih sakti, bisa buat nyambit anjing mpe kaing-kaing,” kata Na penasaran. “ Demi suamiku, keutuhan rumah tanggaku,” lirih Maya menjawab Na dengan mata yang berkaca-kaca. “ Lho kenapa sih, Ya? Ada apa? “ tanyaku sambil me

MIYABI OH MIYABI

Gambar
Apa sih Miyabi? Apakah ia sejenis mie berkuah kental dengan topping ayam ataukah tokoh kartun jepang terkenal? Ternyata bukan. Berdasarkan telusuran ternyata Miyabi adalah penjual mie terkenal (of course Mie yabi) dari Jepang yang doyan pake baju unik, semacam kain segitiga yang nangkring di pinggang dan dadanya sementara udara Jepang dinginnya ruaaaarrr biasa dibanding Indonesia. Nggak percaya? Terbang aja kesana dan lihat buktinya. Bukan cuma itu, Neng satu ini juga terkenal sebagai bintang pelem bergenre huh hah, yang bisa bikin orang keringetan dan mendesis kepedesan saat pelemnya diputar. Berikut ini adalah dua pelem yang pernah ia mainkan, yang sempat saya catet dari situs Maria Ohzahwat fans club- yang kebanyakan didasarkan pada pengalamannya sebagai penjual mie : - Episode II : Maria Ozawa, Miyabi Very Hot Beauty Gang Bang ( Mie Enak panas dari Gang Bang) - Maria Ozawa - Miyabi Uncensored (Mie Yabi nggak disensor alias plain aja, disajikan langsung tanpa bum

TES (KE) HAMIL (AN) YANG BIKIN AAAARRGGGH!!

TES (KE) HAMIL (AN) YANG BIKIN AAAARRGGGH!! What?! Saya langsung nyengir mendengar cerita sahabat saya tentang seorang pria yang melakukan tes kehamilan dulu pada perempuan yang akan dinikahinya. “ Sialan! Kalo gini ceritanya enak di elu gak di gue dong…” batin saya usai dengar ia bicara. Apa pasal? Karena tes tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah si pacar subur atau tidak. Si pria melakukan hal itu karena mantan istrinya yang dulu, baru diketahui mandul setelah menikah beberapa lama. “ Untuk alasan begini seorang pria bisa melakukan tes drive terlebih dulu?” batin saya sebal. Ah kok jadi kayak mobil to di tes drive dulu? “ Lha terus si wanita gimana lo?” tanya saya pada sahabat saya lagi. “ Ya dikawini, wong si perempuan bisa hamil.” Woh ediaaan! Insane! Crazy! “ Trus gimana coba kalo si perempuan gak hamil-hamil? Apa dia juga akan meninggalkan si pacar gitu aja lantas cari yang lain lagi? Kalo gitu bakal berapa banyak perempuan yang jadi korban? Hiiigh, pria itu

ARE YOU READY TO MARRY?

Gambar
Sometimes marriage seems easier to understand for what it cuts out of our lives than for what it makes possible within our lives. When I was younger this fear immobilised me. I did not want to make a mistake. I saw my friends getting married for reasons of social acceptability, or sexual fervour, or just because they thought it was the logical thing to do. Then I watched as they and their partners became embittered and petty in their dealings with each other. I looked at older couples and saw, at best, mutual toleration. I imagined a lifetime of loveless nights and bickering days and could not imagine subjecting myself or someone else to such a fate. On rare occasions, I would see old couples somehow seemed to glow in each others presence. They seemed really in love, not just dependent upon each other and tolerant of each others foibles. It was an astounding sight, and it seemed impossible. How, I asked myself, can they have survived so many years of sameness

SETIA ITU NGGAK PAKE KOMA

Gambar
S-E-T-I-A. Setia. Harusnya sih setia itu nggak pake koma, tapi pake titik Tapi ternyata saya tak bisa melakukannya ketika segala sesuatu yang menggoda hadir di depan mata. Mengirimkan sinyal-sinyal rahasia agar saya memilikinya meski dia sudah ada yang punya. Hwoooh. Enaknyaaaaa…Bagi dooong, pengen niiih… Gara-gara dia-lah kesetiaan yang saya canangkan gagal di tengah jalan. Gara-gara dialah keinginan saya untuk menepati janji nggak kesampaian. Padahal di buku sudah saya tuliskan kemauan saya buesar-bueesaar! Kayak gini nih : JANJI MENGURANGI MAKAN NASI BANYAK-BANYAK MAKAN SAYUR KURANGI MINUMAN MANIS PERBANYAK MAKAN BUAH OLAHRAGA BIAR SEHAT SETIA DENGAN PASANGAN (HEHEHE ) JANJI DING Lalu apa yang terjadi? Saya enggak kuat. Saya memang sukses mengurangi makan nasi, hingga sampai taraf 5 sendok tiap kali makan. Nah lo kok gagal? Ya iyalah, wong acara ngemilnya terus jalan. Bukan hanya itu janji untuk makan banyak sayur pun gagal karena kecuekan saya. Soal minuman

Ketika Cinta Menyapa

Gambar
Aku ingin memilikimu Tetapi Allah menciptakan jarak untukmu dan aku Aku ingin mendekatmu Tetapi Allah menjauhkan jangkauanku darimu Aku ingin menatapmu Tetapi Allah menghendaki agar kujaga pandanganku darimu Manakala pagi tiba itu adalah surga Karena suaramu bergema di telinga Membangunkaku untuk segera menghadap Empunya dunia Semakin hari kusadari kau rasuki sisi-sisi terdalam hatiku Hingga tak henti aku memikirkanmu “ Janganlah engkau merindukan sesuatu secara berlebihan karena yang demikian itu akan menyebabkan kegelisahan yang tak pernah padam,” begitulah Aidh Al-Qarni mengatakan Maka benarlah apa yang ia tuliskan dalam La Tahzan Karena terasa benar ia gambarkan keresahan yang bersemayam Ya Rabb, jangan palingkan aku dari-Mu atas cinta yang mengharu biru Andaikan ini cobaan lapangkan aku atas bimbang rasaku Leburkan galau atas cinta di setiap sujudku Sebab telah jelas Engkau bertitah, “ Walaupun kamu membelanjakan semua kekayaan yang berada di bumi, n

WHERE ARE YOU, WHERE ARE YOU

Where are you, where are you Aku kehilangan jejakmu Selepas membicarakan surat Ad Dhuha Mendadak kau hilang tanpa berita Apa yang terjadi denganmu? Aku harap kamu baik-baik saja, kawan Dan tidak sedang kolaps karena kalah melawan sugesti yang terlanjur mengakar pada sang durjana yang membuatmu terkapar dan menggoreskan bekas suntikan ditanganmu yang terpeta nyata? Atau jangan-jangan kau tengah berperang dengan diri dan hatimu sendiri tentang sebuah tes yang kau risaukan, yang belum kau putuskan akan kau lakukan atau tidak hingga sekarang? Semoga engkau baik-baik saja Tak sedang mengalami apa yang melayang di otakku sekarang Semoga engkau berbahagia Bercengkerama dengan sahabat dan keluarga tercinta Done, 06.23 march 16,2008 Taken from my daily diary

PERTEMUAN

Kalia Begitu saja. Ia datang tanpa tanda dan melompat kepadaku via Yahoo Messenger dengan pertanyaan aneh yang berbunyi ,”Apa kamu ODHA?” ODHA? Aku? Kurang ajar nih orang, pikirku. Siapa sih dia? Berani-beraninya dia memberi pertanyaan seperti itu pada orang asing yang tak dikenalnya. Harusnya dia belajar sopan santun dulu sebelum bertanya. “ Enggak! Siapa yang ODHA?” semburku kesal. “ Aku baca tulisanmu tentang bagaimana seorang pengidap HIV menjalani hari-harinya di blogmu. Dari caramu menulis aku mengira kalau itu kisahmu.” “ Yang mana?” “ Aku lupa judulnya, tapi kayaknya ditulis pas hari AIDS sedunia.” Kemarahanku mencair. “ Oalah…itu cerpen. Aku dapat ide nulis itu setelah dengar cerita temanku tentang pengidap HIV yang ditangani suaminya. Itu saja.” “ Ups! I thought…” “ Nevermind, its ok.” “ So sorry…Kau sendiri seberapa jauh kamu mengenal HIV?” “ Ah hanya sekedar, berdasarkan apa yang bisa aku dapatkan via internet, teve, buku atau cerita teman.” “ Oh, kupikir kamu tah

SURAT UNTUK SUKRI, TUKANG GITAR AMATIR

Hwahahaha, apa kabar, Kri? Lama ya, kita nggak bicara panjang lebar, sejak kamu punya pacar. Jujur aku merasa kehilanganmu akhir-akhir ini, ya seeh…lha wong waktumu lebih banyak untuknya bukan untukku yang lutu ini. Hello, Kri? Kenapa mukamu manyun beraatzz kayak orang gagal buang hajat? Walaah, ada masalah dengan cintamu yah. Memang Kri, hubungan dari temen jadi demen itu kalo gagal bisa runyam. Ketika sebagai teman kita bisa sepaham seringkali kita gagal menyatukan visi saat jadi pacar. Pertengkaran demi pertengkaran karena perbedaan pola pikir dan cara pandang sampai kecemburuannya yang datang dari sepotong sms bernada biasa telah membuat mukamu jadi rusuh tak menyenangkan. Aku yakin kalau sms yang membuatnya cemburu itu bukan dari aku (hehehe), kurasa sih itu dari cewek lain yang pernah naksir kamu. Kalau sampai aku yang bikin dia cemburu, wooo bakal sial tujuh turunan tuh cewek gara-gara kutukanku (nenek sihir kalee ya?). Bercanda ding… Jika aku menempatkan di

GUBRAK!!! MUSIUM EH MESUM DI WARNET?

Gambar
“ Pertama kali nemuin aku yang gemeter ndak karuan? Waduuh…tadinya tak pikir cuma kissing, lah kok belakangan malah sempet uwel-uwelan,” begitu cerita Ka adikku, pada Iu pacarnya, setelah beberapa lama nyambi kerja di warnet sambil kuliah. Iu celangap. “ Wah mosok sih? Anak-anak SMP yang masih imut-imut itu?” Iu terbelalak tak percaya. Nggak nyangka, wajah imut-imut itu ternyata punya kelakukan amit-amit. Aku sendiri yang diceritain cuma melongo. Kok bisa sih? Oh ya cerita-punya cerita ternyata bocah cilik-bocah cilik itu memanfaatkan sekat-sekat tinggi yang jadi pembatas antara komputer satu dan lainnya. Wah, padahal kan ya ramai? Kok bisa? Ya jelas bisa, kalau libido lagi tinggi kebon aja jadi apalagi ini ada sekatnya. “ Kok kamu tahu sih mereka ‘ribut’ sendiri?” “ Lho, dari meja OP kan kelihatan mereka buka apaan. Aneh kan kalau sudah tiga puluh menit yang dibuka satu aja, nggak jalan kemana-mana. Nah itu dia yang bikin curiga. Aku ngecek kesana.. dan ba

AKHIRNYA…..

Gambar
Pada suatu ketika akhirnya kau akan menemukannya Teman seperjuangan menuju lautan lepas kehidupan Yang pada matanya kau temukan keteduhan Yang pada senyumnya kau temukan kedamaian Yang karena tawanya membuatmu ingin pulang lebih awal Dan menemukan kebahagiaan hanya dengan melihat untaian rambutnya lepas mengembang Mungkin ia bukan yang paling maha Tak terlalu luar biasa tetapi cukup manis saja Tapi padanya kau temukan kasih sayang lewat secobek sambal untuk sarapan Pada sepiring nasi goreng yang kadang terasa hambar Pada semangkuk mie hangat lewat tengah malam atau pada secangkir teh yang tak lupa ia suguhkan Lalu pada suatu masa yang berjalan seperti hari-hari lainnya Kau mungkin akan merasa bosan Ditengah-tengah cinta panas yang mulai memudar Pada kecerewetannya yang mulai tidak kau toleran Pada kebiasaan aneh yang mulai terlihat menjijikkan Disaat sekuntum bunga lewat dan menebar keharuman Sebaliknya… Ia pun mulai tak sabar dengan kejujuranmu yang dulu ia sukai Pada kekerask

INUYASHA BERNAMA BUKU UNIK YANG TERBUKA

Gambar
Bukankah hati itu harusnya merdeka dan tidak terpaksa? Maka begitulah yang dipinta Dan jika hati itu bukan milik siapapun juga Biarkan ia tetap mengembara dihabitatnya Meski kau ingin meraihnya Mungkin saja kau pernah terpesona Tetapi ingatlah olehmu agar tetap berpijak di bumi Luruhkan hatimu sayang kembalikan pada Empunya Bintang Lihatlah kenyataan yang terbentang Mampukah kau mewadahi energi yang sedemikian besar Memberinya ruang luas untuk bergerak dan berkembang Bukannya menghentikan dan jadi perintang? Ia adalah ia dengan seluruh kebebasan hati dan pikiran Jika kau tanya mengapa aku menyukainya, bahkan lebih, aku juga tak tahu mengapa. Ia kurang ajar, suka ngumpat dan menyebalkan. Lalu kenapa? Karena ia punya begitu banyak dolar, ia punya rumah dan seluruh kemapanan yang perempuan cari dari seorang pria? Kurasa bukan. Aku justru ketakutan karenanya, karena tahu aku akan terbanting sekerasnya jika hanya itu yang kulihat darinya. Siapa aku? Aku ini hanya perempuan biasa, dengan