Postingan

DI BAWAH LALANG

Gambar
rebah di bawah lalang mencari sepotong wajah yang kukenal hanya awan memekat pelan dan kesiur angin merebakdi sekitar rebah di bawah lalang doa tersimpulkan esok di kelokan jalan ia hadir dengan senyum selaksa bintang (afin yulia)   dan sahabatku Niken langsung termehe-mehe, otak puitisnya langsung kerja, dan katanya adalah.... Kali ini kamu memeluk manja, menemu ilalang di antara tebu. Kau ingin membawanya pulang dan aku tentu tak bisa menolakmu Bunga-bunga tebu kau penggal dengan senyum bocah. Aku menampik senyum, dari semut yang tiba-tiba menciumku Datang lagi angin, menyingkap helai daun. Gemeratak yang sunyi, dan tajam mengiris pengetahuan, aku merampasi esok dengan menghamburkan lupa Kali ini kau memenggal bunga tebu. Dan aku memotong batang-batangnya, merasakan manis untuk kita buang bersama

CINTA (UNTUK PELUKIS CAHAYA)

Gambar
Damai lapang bunga rumput kugenggam meniupnya dalam harap sederhana rasa tersampai tanpa membebaninya lembut, tenang, tidak memaksa jika masanya rekahlah kembang dipinta padanya, pelukis cahaya *while write the outline

EBT (ENERGI BERSIH DAN TERBARUKAN) UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BYAR

Gambar
pic  : www.jobsvacancy.net               Anda pernah mengumpati PLN ? Saya pernah. Bagaimana tidak? Sedang asyik-asyiknya bekerja tiba-tiba listrik padam. Otomatis data yang belum kita save jadi hilang. Maka serapah pun   melayang, sebagai penghargaan “kebaikan” Perusahaan Listrik Negara kita ini. Apa sih yang sebenarnya terjadi?             Menurut keterangan PLN prosedur tersebut dilakukan kerena, beban listrik yang terlalu besar, khususnya di Jawa, yang   tidak bisa diimbangi lagi oleh pembangkit-pembangkit listrik yang ada.   Agar bisa membagi listrik secara merata maka diadakan pemadaman bergilir. Tetapi bukan itu   saja penyebabnya,   kerusakan gardu di beberapa wilayah di Pulau Jawa juga menjadi salah satu alasannya.             Okelah, alasan ini bisa kami pahami. Lalu bagaimana dengan kurang meratanya pasokan listrik untuk negeri ini? Masih banyak lho daerah terpencil yang belum terjangkau PLN . Apa sih masalahnya? Uang pembayaran rekening listrik itu

BLOSSOM

Gambar
Memang kemarau Hujan hanya sesekali datang Tapi cinta tak lekang Tetap kembang selama hujan nun diawang Memang kerontang Rintik tak libas kebekuan Tapi cinta tak bisa dilawan Serupa air, mengalir memenuhi ceruk gersang

SI DODOL BELAJAR FOTOGRAFI

Gambar
Waktu memulai saya nggak ngerti apa-apa. Begitu kamera saku di dapat saya bahkan nggak baca petunjuk manualnya.   Saya serahkan semua pada kepintaran si kamera. Biar dia sendiri yang memilih scene apa yang baik saat saya menjepretkannya ke suatu benda. Tentu dengan tambahan kilatan flash bawaan si kamera. Setahu saya begitulah tukang foto bekerja. Prat-pret dengan flash menyala. Kelihatannya gaya. Tapi ternyata buruk hasilnya. Gambar jadi terlalu terang, over exposure kata ahlinya (saya baru   tahu istilah tersebut baru-baru ini saja). Masalahnya ketika flash-nya saya matikan, gambar jadi gelap. Lha terus gimana? *gigit-gigit kamera.   Salah satunya contoh gambar over exposure adalah gambar di bawah ini   yang saya ambil saat hujan deras. Seorang teman bilang speed cahayanya cukup tinggi, keren. Satunya lagi nambahin flash-nya dimatikan saja.  Twing-twing! Saya bengong tralala. Gimana cara ngulanginya? Saya kan asal jepret saja yak? Ya sudahlah.