Postingan

Bertualang dari Amuntai ke Maratua Itu Impian Saya!

Gambar
Tak perlu jauh-jauh untuk melihat keindahan dunia. Begitu banyak destinasi wisata bagus hanya dengan melongokkan kepala ke arah lain, selain pulau Jawa dan Bali. Salah satunya Kalimantan. Jelajah Kalimantan rassanya takkan lengkap jika belum pergi ke Amuntai dan melihat peternakan kerbau rawa. Disebut kerbau rawa, karena memang kerbau-kerbau ini tinggal diatas kandang yang terletak di rawa-rawa. Tak main-main kandang-kandang tersebut umumnya berukuran besar, berdaya tampung 50 sampai 200 ekorkerbau, dengan langit sebagai atapnya. Tak seperti kerbau umumnya, kerbau di daerah Amuntai ini dikenal dengan kemampuannya berenang. Sehingga meski kebanyakan kandang di bangun di daerah rawa yang dalam, tak perlu khawatir si kerbau akan tenggelam.
Untuk bisa menggembalakannya, sang pemilik harus menggunakan jukung atau perahu kecil untuk bisa mengawasi ternaknya. Tak heran, dengan keunikan ini banyak orang penasaran dan berkeinginan untuk melihatnya secara langsung. Aih, membayangkannya saja sud…

MANUSKRIP AL QUR’AN TERTUA DI DUNIA TELAH DITEMUKAN!

Gambar
Menyenangkan mengetahui manuskrip Al Qur’an tertua telah ditemukan. Berdasarkan laman resmi University ofBirmingham, manuskrip merupakan bagian dari koleksi Middle Eastern Manuscript yang dimiliki Cadbury Research Library-University of Birmingham.
Dikumpulkan oleh Alphonse Mingana pada tahun 1920-an, dua lembar perkamen yang ditulis dalam huruf hijazi tersebut semula tidak diketahui karena bercampur dengan naskah lain yang serupa tetapi ditulis hampir 200 tahun kemudian.
Berdasarkan analisis radio karbon, manuskrip tersebut ditulis antara tahun 568-645 masehi dengan tingkat keakuratan 95,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa manuskrip yang berisi surat 18-20 tersebut ditulis berdekatan dengan tahun-tahun hidup Nabi Muhammad yaitu antara tahun 570-632 masehi.

HUSH, HUSH...DIAM!

Gambar
Tarawih dari jaman ke jaman memang selalu memberi kesan. Ada saja kejadian yang membuat saya terkenang. Seperti hari itu ketika kikik tawa bocah-bocah kecil membuat seisi langgar kesal. Sebenarnya mereka sudah diingatkan. Dasar anak-anak, begitu orangnya balik badan mereka ribut lagi. Hadeuh...
Satu waktu, seorang jamaah sepuh tidak tahan. Beliau bolak-balik menoleh ke arah bocah-bocah bandel itu sambil ber-sst ria. Karena tak digubris, kejengkelannya memuncak. Ditengah-tengah sholat, ia berbalik dan menegur keras ,”Hush, hush...diam! Jangan berisik! Ganggu orang sholat saja!”
Mendengar itu beberapa orang nampak tidak tahan, mereka melipir sambil cekikikan. Lainnyamencoba bertahan. Beberapa detik setelah salam...grr! Seluruh jamaah perempuan terpingkal-pingkal.

SAAT WANITA MENYIASATI KETATNYA ANGGARAN HARI RAYA

Gambar
Setiap ramadhan tiba, hiruk pikuk terjadi dimana-mana. Mulai dari kehebohan mencari pahala sunnah dan wajibnya ramadhan sampai heboh belanja barang. Yang terakhir ini memang terkadang menuai pro dan kontra. Yang pro berkata, sekali setahun tidak apa-apa heboh belanja. Yang kontra sebaliknya, menurut mereka yang wajib diperhatikan saat ramadhan bukan belanjanya melainkan bagaimana puasa dan ibadah penting lainnya. Belanja ya belanja tidak perlu sampai segitunya.



Nah, soal belanja ini yang menarik bagi saya. Tidak semua Ibu memiliki anggaran longgar untuk belanja lebaran. Banyak yang harus putar otak agar bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga dari awal ramadhan hingga nanti Idul Fitri datang. Pusing kepala? Tentu saja! Tetapi para bunda ini luar biasa. Selaku senior accounting sekaligus smart shopper para Ibu mencari jalan agar semua kebutuhan keluarga

PERLUKAH MENGHUJAT LUKMAN SARDI?

Gambar
Lukman Sardi pindah agama. Saya membaca berita itu lewat sebuah portal berita. Tidak hanya membaca berita tersebut tapi juga komen-komen mengenainya. PEUDEUS ALIAS PEDES! Begitulah kebanyakan isi komennya. Bahkan saling berbantahan antar satu dengan lainnya. Saya menutupnya. Saya tidak mau ikutan komen juga. Karena saya tahu kapasitas saya. Komen pun tidak ada gunanya? Buat apa? Yang ada justru berbantahan tidak jelas di dunia maya.
Sebaliknya saya bertanya balik ke diri sendiri “Perlukah Menghujat Lukman Sardi?” sambil ngaca. Jawabannya : PERLU!
Perlu menghujat Lukman Sardi jika : a.Sampeyan ingin memanasi hati sampeyan sendiri, bikin sampean mengeluarkan kata-kata buruk untuk orang yang bahkan tidak sampeyan kenal

BERBOHONG ITU TIDAK GAMPANG

Gambar
Hari yang menyenangkan ketika teman saya menelepon. Seperti yang sudah-sudah kami ngobrol panjang tentang banyak hal. Tapi diantara semua hal yang ia ceritakan ada satu yang menarik perhatian saya yaitu berita soal (sebut saja namanya) Bunga.
Bunga yang sekarang jauh berbeda dari Bunga yang dulu saya kenal. Gadis cantik, pintar dan baik itu telah bermetamorfosis menjadi orang yang suka omong besar. Mengaku punya usaha ini-itu dengan skala mencengangkan, tapi ketika dibuktikan tidak sesuai sama sekali. Maka bisadibayangkan apa yang terjadi kemudian—di jaman dimana komunikasi itu berada di ujung jari. Tak perlu telepon, tak perlu kirim surat. Tinggal buka saja BB atau WA maka berita itu menyebar dan akhirnya justru mengungkap hal lain yang lebih mencengangkan—seperti tidak bayar barangyang ia pesan pada X padahal si barang sudah diterima, bertanya soal beberapa produk tetapi ketika diberikan contohnya dia menghilang tanpa jejak dan sebagainya.

Pertanyaannyasekarang ,”Kenapa melakukan kebo…

AMAZING MAN : A STREET DOCUMENTATION

Gambar
Apa sih yang mengesankan dari seorang pria? Apakah tampan, rupawan, hartawan, dengan penampilan wah ala metro seksual? Nggak selalu demikian. Di jalanan saya justru ketemu pria-pria mengesankan yang justru tidak punya hal yang sudah saya sebutkan. Mereka tidak tampan, rupawan, hartawan, berbau wangi, dengan baju harga mahal. Kebanyakan justru biasa saja, sederhana seperti layaknya baju mereka. Seperti apa mereka? Yuk tengoklah kemari, telusuri AMAZING MAN : A STREET DOCUMENTATION di bawah ini.
One of a kind. Pria ini satu-satunya yang mendampingi anaknya saat karnaval TK, satu-satunya! Sementara yang lain berjenis kelamin wanita.


Let me hold her. Panas sangat menyengat, pasangan muda ini lewat. Ayah menggendong anak, bunda melenggang dengan tas kecil di pundak. 



PELAJARAN DIBALIK TERBITNYA SEBUAH BUKU

Gambar
Tahun ini adalah tahun luar biasa buat saya. Dua antologi (LoveAt School terbitan Elex dan Jomblo :Prinsip Atau Nasib terbitan Indiva), tiga novel kolaborasi saya juga terbit berurutan. Dimulai dari Short Story Girl: Pendek itu Menyakitkan (Sheila, imprint Penerbit Andi) yang terbit November 2014. Lalu disusul The UdikGirl (Sheila), Maret 2015. Tak berapa lama kemudian (hanya selang beberapa hari dari The Udik Girl), Glamo Girl terbit juga. Kali ini yang menerbitkan adalah Senja, imprint Diva Press.


Lalu apa yang saya rasakan setelah itu? 
Bangga nggak sih?
Bangga, senang...layaknya orang yang bukunya diterbitkan. Tetapi setelah itu saya kok malah jadi kepikiran, ternyata setelah lebih dari sepuluh antologi dan tiga novel diterbitkan, saya semakin merasa kurang.
Hah, apanya? Duitnya? 
Eh, bukan ( kalau duitnya tak usah dibahas hihi). Kurang yang saya maksudnya itu justru soal pengetahuan. Dan saya merasa terbitnya buku-buku itu memberi banyak pelajaran.

TAK BISA DIBERI KOMENTAR? APA YANG TERJADI DENGAN BLOG KITA?

Gambar
Beberapa waktu lalu saya mengalami hal seperti yang tertera dalam judul itu. Saya tak bisa membalas komen dan orang lain pun tidak bisa komen. Nah jika anda mengalami seperti saya, blog tak bisa diberi komentar, maka yang harus dilakukan adalah : 1.Cek Setting komen Cek apakah setting komen anda sudah enable atau belum. Jangan-jangan tanpa sadar kita sudah melakukan perubahan. Jika ternyata setting berubah jadi disable, maka segera ganti settingnya menjadi enable seperti semula.
2.Koneksi letoy Jika setting komen di cek ok saja, cek saja koneksinya. Kalau koneksi letoy, jangankan membuka web baru, komen saja susahnya minta ampun.Jadi jika ini yang terjadi maka tunggu saja koneksinya membaik baru komen lagi. 
3.Cek Web Browser Bila koneksi sudah membaik namun tetap tidak bisa komen atau balas komen, coba cek pakai

BROS SERENA, PADUAN MOTE BIRU DAN MERAH MUDA

Gambar
Warna, secara sadar atau tidak memberi pengaruh pada jiwa kita. Ia mampu mengubah suasana hati kita menjadi lebih baik. Contohnya warna merah muda dan biru. Merah muda adalah warna cinta dan kebaikan. Warna yang menunjukkan sisi feminin seseorang. Memakai warna ini secara fisik memberi efek menenangkan. Jadi tidak heran jika anda masuk ke dalam ruangan berwarna merah muda emosi yang tadi meluap akan turun dengan sendirinya. Percobaan semacam ini pernah dilakukan oleh Channel National Geographic, kalau tidak salah untuk acara berjudul Crowd Control. Warna biru adalah warna yang menunjukkan sisi intelek. Kesan positif yang ditimbulkan adalah kepandaian, kepercayaan, komunikasi, juga kompetensi. Tak hanya itu, warna biru juga bisa membuat seseorang jadi lebih produktif karena mereka jadi lebih tenang dan fokus. See, kalau mau produktif sering-sering berada di lingkup warna ini.
Dengan beberapa alasan positif di atas, kali ini saya akan memadukan dua warna itu menjadi satu kesatuan dalam bro…

SENI MEMBERI MASUKAN

Gambar
Beberapa waktu lalu saya menerima sebuah inbox dari teman, ia meminta saya memberikan masukan untuk calon novel temannya. Sebenarnya saya merasa tidak nyaman dimintai tolong demikian. Siapalah saya? Hanya Afin Yulia, bukan siapa-siapa. Sekedar tukang menggambar pulau di atas bantal *ngeeek.
Tapi apa salahnya mencoba? Siapa tahu saya bisa membantu sahabat teman saya. Maka saya membacanya dan mengernyitkan kening karena merasa tak ada yang istimewa dari prolog hingga akhir bab pertama.
Oke deh, sekarang giliran menulis masukannya. Apa yang harusnya saya lakukan? Menilik keterangan diatas seharusnya mudah bukan menulis masukan? Tinggal serang dan babat habis kelemahannya. Tetapi di detik itu saya justru tidak bisa. 
Saya teringat Dale Carnegie pernah bilang, efek sebuah kalimat itu luar biasa. Ia bisa mengubah seseorang yang terlihat tak punya potensi menjadi orang hebat lewat kalimat yang tepat. Masalahnya saya

WHAT SHOULD YOU DO WHEN SOMEBODY SAID “OMG...YOU’RE FAT!”

Gambar
Anda sehat (baca kelebihan berat) seperti saya? Pernah nggak ngalamin suatu hari saat ketemu teman-teman dan salah satu daru mereka berkata spontan ,”Ya ampuun, kamu gendut banget sih?” Atau kalau nggak gitu dia bilang ,”Astaga, kok sekarang...(bikin gestur gendut). Padahal dulu kan...(bikin gestur kurus).” Saya yakin senyum lebar yang tadinya tersemat di bibir anda langsung menghilang. Berganti dengan senyum kecut dan sebuah doa diam-diam ,”Semoga situ ngalamin juga kayak saya, huh!”
Ada dua hal yang bagus untuk dilakukan saat itu juga : 1.Lepas Stillleto anda timpuk dia seenak-enaknya, pasti dia akan terkaing-kaing setelahnya 2.Bikin kepalan tangan yang kuat Dan boom! Langsung arahkan bogem anda ke dagunya. Itu akan membuat dia tidak berdaya.
Ah, tetapi sebelum itu anda lakukan saya sarankan anda untuk berhenti saja. Bisa repot hidup anda jika korban anda melaporkan penganiayaan itu ke pihak yang berwajib.

BACK PAIN MENDERA? ATASI DENGAN RUKU SAJA!

Gambar
“Jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu”. Saya sudah sering membaca dan mendengar kalimat yang terdapat dalam AlQur’an surat Al Baqarah ayat 45 itu. Tapi tak benar-benar memikirkannya sampai suatu hari, ketika sakit punggung menguasai saya. Sebagai orang yang kerap duduk berjam-jam di depan komputer saya kerap mengalami sakit punggung atau back pain. Memang bukan sakit punggung kronis, tetapi membuat saya terganggu. Kerapnya merasakan hal semacam ini membuat saya benci bila harus duduk berlama-lama di depan komputer. Seolah kali saya duduk, saya akan diingatkan akan rasa sakit di punggung itu. Alhasil hal tersebut mempengaruhi produktivitas saya.
Penasaran dengan keadaan diatas, saya pun browsing dan menemukan bahwa kebiasaan duduk berjam-jam di depan komputer ternyata memberi tekanan pada piringan sendi dan ruas-ruas tulang belakang

PROBLEMA : TERPAKSA DILANGKAHI ADIK KARENA “KECELAKAAN”

Gambar
Saya sedang iseng menengok posting lama ketika membaca komentar Anonim yang berbunyi :
Mbak, kalo boleh tau, setelah menikah adik mbak tinggal sama siapa? Kalo saya, karena adik masih belum mapan dan telah menghamili diluar nikah, akhirnya mau dinikahkan dan setelah itu tinggal sama ortu dan saya selaku kakak perempuan satu2nya ( kami hanya 2 bersaudara). Saya khawatir sekali akan pandangan tetangga dan saudara, sebelumnya aja mereka uda memandangi saya dgn begitu apalagi nanti adik saya menikah dan ngadain pesta dirumah.. Dan pacar adik saya adalah anak yg belum cukup umur, sedangkan saya adalah seorang wanita dewasa yg sudah saatnya menikah akan tetapi masih belum menjalin hub dgn siapapun..Alangkah baiknya jika saya bisa memiliki sifat cuek bebek seperti mbak tanpa harus mikirin kata2 org lain. Boleh minta sarannya mbak?

Ada semacam perasaan bersalah muncul karena telat membacanya. Maklum posting berjudul “Jika Status Jomblomu MenghalangiPernikahan Adikmu” itu tayang sudah lama, seki…

SAAT IBU SAKIT : SAYA PILIH MELEWATKAN KESEMPATAN ITU...

Gambar
Membaca judulnya pasti anda mengira saya telah melakukan hal yang luar biasa. Mengorbankan sebuah kesempatan besar bernilai jutaan dollar hanya demi ibu saya. Tidak. Saya tidak melakukannya. Yang saya lakukan hanyalah melewatkan kesempatan mendapatkan pekerjaan baru. Tidak lebih. Semua bermula hari Jumat pekan silam saat seorang teman mengirim pesan : “Gak minat melamar jadi tenaga pendamping? Yang dibutuhkan S1 Pertanian”
Wah, lowongan yang bagus. Sesuai dengan ijazah saya. Rasanya patut dicoba. Itu sebelum saya teringat kalau jadi pendamping petani otomatis kerjanya di lapangan *krik, krik. Kalau nanti saya ikutan dan diterima (hihi udah yakin aja diterima) terus Ibu nanti sama siapa? Kalau Bapak sendiri yang menjaga ibu kasihan juga. Sementara dua adik saya sudah besar-besar dan bekerja semua. Satu nun jauh di Kalimantan, satunya lagi meski dekat tetap saja namanya orang bekerja itu tak bisa sebebas saya.
Lho memang Ibu kenapa?

DEPRESI VALENTINE : PERLUKAH?

Gambar
Hari valentine sudah di depan mata. Segala sesuatu yang berkaitan dengan cinta dan kasih sayang mendadak nampang di mana-mana—rangkaian bunga, perhiasan ciamik untuk si dia, segala pernak-pernik lucu seperti teddy bear merah muda hingga hiasan bentuk hati bertulis “I LOVE YOU”. Tak lupa film-film romantis yang mengetengahkan tema happily ever after di teve dan bioskop. 
Buat sebagian orang hari valentine memang menyenangkan sebab di hari spesial itu mereka bisa saling mengungkapkan rasa sayang. Tetapi buat sebagian lainnya, yang jomblo dengan beragam alasan, valentine’s day kemungkinan menjadi hari yang menyedihkan. Tak hanya sedih, tapi juga menyebalkan terlebih bila melihat temanmu mendapat kejutan segebung kembang atau mengetahui mereka tengah merencanakan valentin-an dengan pacar. Alih-alih bahagia untuk mereka, yang ada si jomblo malah jadi Jones alias Jomblo Ngenes karena mengalami depresi valentin.
Kenapa depresi? Menurut Psychology Today, manusia itu butuh berhubungan dengan oran…

DALAM KESEMPITAN SELALU ADA HAL MENAKJUBKAN!

Gambar
Saya tidak bilang hidup saya selalu senang. Kalau saya mau saya bisa menulis berlembar-lembar kesusahan. Tapi menulis hal demikian tak kan mengubah keadaan. Ibu selalu bilang ,”Simpan kesedihan untukmu sendiri. Jangan libatkan orang lain disitu. Jangan susahkan mereka dengan kesedihanmu, mereka sudah cukup punya masalah. Mengapa harus kau tambahi lagi dengan masalahmu? Tapi jika itu soal kebaikan, tak apa kau sampaikan.”
Saya setuju dengan apa kata Ibu saya. Mengapa harus menyusahkan orang lain dengan masalah saya? Semua orang mengalami masalah dalam hidupnya. Tak ingin ada masalah, berarti sama dengan tidak menginginkan kehidupan. 
Wah!

IIK, DAPAT LIEBSTER AWARD!

Gambar
Liebster award.
Memang tidak sekelas Tony, Emmy, atau Oscar...tapi karena award ini saya harus semedi. Demi memberikan jawaban paling nggak masuk akal.
Buat yang udah baik hati ngasih ini yaitu Jeng Agia di http://www.agiasaziya.com saya trenyuh. Saya sampai berdoa semoga besok gak dapet lagi hihihi...

Mari heningkan cipta. Biar selamet sebelum dan sesudah membaca rentetan mitraliur di bawah ini :
1.Kalo jadi tokoh antagonis di film, lo mau jadi siapa? Berikan alasannya.

FOOD PHOTOGRAPHY AMATIRAN : BERSENANG-SENANG DALAM KETERBATASAN

Gambar
Saya bukan pakar foto makanan. Saya hanya bersenang-senang. Semua dimulai ketika adik saya meminjami saya kamera poketnya—kamera Sony W 520 (kakak macam apa kamera saja dipinjami adiknya ahaha). Semula saya memotret apa saja. Sampai akhirnya saya belajar bahwa kamera saku mempunya keterbatasan. Kamera ini hanya bagus memotret dalam jarak satu meteran. Lebih dari itu kurang mantap Akhirnya saya beralih fokus memotret yang kecil-kecil dan berjarak dekat. Embun, rumput, kupu, kepik, belalang, buah, sampai makanan olahan Bapak saya. Seringkali saat Bapak memasak saya mengabadikannya. Dari situ saya jadi suka memotret makanan. 
Seperti yang saya ungkap dalam tulisanSi Dodol Belajar Fotografi, ya begitulah saya belajar. Dodol, konyol, banyak trial and error. Sampai sekarang. Meski pernah memenangkan lomba Food Photography-nya Blogfam, bukan berarti saya itu jagoan. Kalau ditanya kenapa menang saya akan....jeng, jeng...garuk-garuk jidat. Mungkin saya hanya luck.


TAK PUSING SOAL GEAR, TEKNIK, DA…

MATI MENCOBA JAUH LEBIH BERHARGA

Gambar
Saya tidak tahu sejak kapan tepatnya saya berani keluar dari zona nyaman dan memilih (dengan gila) keinginan hati untuk jadi penulis saja. Padahal menulis tidak menjanjikan apa-apa. Lebih sering nggak dapat uang daripada dapatnya. Lebih sering bikin dompet kosong daripada terisinya. Lebih sering bikin saya meringis karena pas mau beli bensin duitnya enggak ada hahahahaha...
Entahlah, seingat saya setelah membaca Seeking Day Light End-nya Peter O’Connor pikiran somplak itu muncul di kepala. Buku itu adalah Brainstorming bagi saya. Saya merasa apa yang dia bilang di buku itu ada benarnya. Saya harus mengejar impian saya. Saya tahu prosesnya bisa sangat melelahkan. Tapi saya harus melakukan. Lagipula saya sudah bosan duduk di kantor mendengar bos saya yang baik itu nyanyi lagu nina bobo (baca ngomel sambil ngamuk). Di matanya Bapak buah selalu benar. Daripada pusing kepala mending saya hengkang saja. 
Jadi saya memutuskan meloncat. Ibarat orang terjun, saya terjun bebas. Nggak pake parasut …