Postingan

ALEXA RANK SUKSES BIKIN SAYA BERTANYA ,”BERAPA ALLAH RANK SAYA?”

Gambar
GENDUTNYA ALEXA RANK SAYA Saya iseng melongok Alexa, salah satu situs yang mengulas peringkat blog-blog di seluruh dunia. Peringkat saya menyentuh angka 5 juta sekian atau tepatnya 5.216.047. Pertanyaannya ,”Kecewakan saya?” Ah, tidak. Aih, masa peringkatnya segendut itu tidak kecewa? Bukankah bagi para blogger peringkat ramping itu lebih utama? Buat blogger seperti saya, peringkat segitu sudah hebat. Bagaimana tidak? Saya bisa tergolong blogger yang pas-pasan. Maklum, saya penulis yang sedang berlari mengejar cita-cita. Uang saya belum lega, saya harus pintar-pintar mengatur agar cukup setiap bulannya. Biar tidak makan banyak bea untuk online, saya lupakan niatan beli modem sekaligus paket internetnya dan memilih menggunakan wifi di taman. Itu pun tidak bisa setiap saat, paling sepekan satu-dua kali. Tetapi, semenjak beberapa bulan ini wifi sulit diharapkan. Sulit konek dan kerap hilang sinyal. Jadi saya terpaksa ngengsot ke warnet agar bisa kiri

KETIKA DIA BERKATA “SAYA PUNYA ORIENTASI SEKSUAL BERBEDA”

Gambar
Seperti ditoyor rasanya begitu mendengar pengakuan semacam itu dari teman saya. Untunglah pengakuan tersebut disampaikan lewat sms, kalau tidak ...entahlah harus bersikap bagaimana di depannya. Dia mengatakan sejak kecil ia menyadari sudah berbeda. Semakin besar perasaan itu semakin menguat. Tentu saja tidak ada yang mengetahuinya, ia memendam kuat-kuat perasaan itu bahkan kepada orang tuanya. Yang tahu siapa? Beberapa orang tahu, termasuk saya. Lalu lainnya? Ya mungkin menduga-duga. Tetapi, tidak ada yang bisa membuktikannya. Lalu, apakah dia sadar ketertarikannya pada sesama jenis itu dilarang agama? Iya. Dia sadar bahwa itu salah, tetapi lepas begitu saja juga tidak mudah. Nelangsa saya mendengarkan. Saya membayangkan jadi ibunya, kakaknya, adiknya, bapaknya, dan temannya di saat yang sama. Apa yang harus saya lakukan jika jadi mereka? Apakah saya akan membencinya, menghardiknya, memukulnya dengan kata-kata yang menyakitkan bila saya keluarganya? Atau mengucil

AYO DONASI BUKU UNTUK ANAK-ANAK KURANG MAMPU

Gambar
              Membaca tentang kiprah komunitas Jepara Satu Buku tak urung membuat kami terpesona. Berdiri akhir tahun 2014, komunitas satu ini telah berhasil membantu 600 siswa lebih dari pelosok Jepara lewat gerakan amal mereka.    courtesy http://jeparasatubuku.blogspot.com/             Komunitas ini terbentuk berawal   dari rasa prihatin melihat kesedihan seorang ibu karena “sang anak tidak mendapat keringanan dari pihak sekolah setelah tahun sebelumnya mendapatkan”. Bertujuan meringankan orang tua untuk membeli keperluan sekolah anak-anaknya, terutama buku, kemudian lahirlah gerakan amal sedekah buku tulis. Lewat gerakan ini mereka ingin mengajak berbagai kalangan, khususnya di daerah Jepara, untuk berpartisipasi menyumbangkan minimal satu buku tulis atau lebih untuk disumbangkan kepada anak-anak yang kurang mampu.             Agar semakin banyak anak Jepara yang terbantu, kami mengajak teman-teman semua untuk memberi #Donasi1buku. Caranya Setiap Pe

KEPEL, BUAH LANGKA YANG KAYA MANFAAT

Gambar
                                                                                          Kepel , jarang orang jaman sekarang mengenalnya. Pamornya kalah dengan apel, melon, semangka, dan lain-lainnya. Tanaman yang biasa hidup di atas ketinggian 600 m dpl ini bisa tumbuh hingga 25 m, dengan diameter 40 cm. Kulit luar batangnya unik, terlihat benjol-benjol, sebab semula menjadi tempat keluarnya bunga dan buah kepel. Warna buahnya coklat, berbentuk bulat, dengan bagian bawah agak lancip. Daging buahnya berwarna jingga dan berbau harum.             Menurut sejarah, kepel yang juga kerap disebut kecindul merupakan kesukaan para putri keraton. Sayang, jaman sekarang buah satu ini sudah langka. Jika pun bisa hanya ditemui di tempat tertentu seperti TMII, Taman Buah Mekarsari, Taman Kyai Langgeng ing Magelang, kraton Jogja, lan Kebun Raya Bogor.             Jarangnya orang yang membudidayakannya kemungkinan disebabkan karena menaati kepercayaan lama bahwa kepel tidak bisa dit

4 CARA AGAR TIDAK MENJADI KOMENTATOR DODOL DUNIA MAYA

Gambar
Layaknya penonton sepakbola begitulah kita saat mendapati berita yang berseliweran di beranda sosial media. Seenak-enaknya saja komentar, bahkan tanpa pikir panjang. Efeknya   runyam. Begitu komen   bodoh terlontar, kita jadi bulan-bulanan atau malah dimejahijaukan. Kalau sudah begini mau menyalahkan siapa? Sebelum itu terjadi, berikut ini ada 4 cara agar tidak menjadi komentator dodol dunia maya : 1.       Pastikan anda membaca dengan benar             Jangan sekali-kali anda berkomentar sesaat setelah membaca judulnya.   Banyak judul provokatif yang menyesatkan. Maka setelah membaca judul, bukalah tautan beritanya. Baca benar-benar agar komentar anda sesuai dengan isi berita. Kalau tidak siap-siapalah dicemooh seisi dunia. 2.       Saat berita panas muncul jangan keburu ditanggapi             Biasakan untuk berdiam diri dulu sebelum menanggapi sebuah berita. Maklum banyak oknum di luar sana yang gemar memelintirnya. Kalaupun beritanya sesuai, kondisiny

Bertualang dari Amuntai ke Maratua Itu Impian Saya!

Gambar
  credit : http://humasamuntai.blogspot.com            Tak perlu jauh-jauh untuk melihat keindahan dunia. Begitu banyak destinasi wisata bagus hanya dengan melongokkan kepala ke arah lain, selain pulau Jawa dan Bali. Salah satunya Kalimantan. Jelajah Kalimantan rassanya takkan lengkap jika belum pergi ke Amuntai dan melihat peternakan kerbau rawa. Disebut k erbau rawa , karena memang kerbau-kerbau ini tinggal diatas kandang yang terletak di rawa-rawa. Tak main-main kandang-kandang tersebut umumnya berukuran besar, berdaya tampung 50 sampai 200 ekor   kerbau, dengan langit sebagai atapnya. Tak seperti kerbau umumnya, kerbau di daerah Amuntai ini dikenal dengan kemampuannya berenang. Sehingga meski kebanyakan kandang di bangun di daerah rawa yang dalam, tak perlu khawatir si kerbau akan tenggelam.             Untuk bisa menggembalakannya, sang pemilik harus menggunakan jukung atau perahu kecil untuk bisa mengawasi ternaknya. Tak heran, dengan keunikan ini banyak

MANUSKRIP AL QUR’AN TERTUA DI DUNIA TELAH DITEMUKAN!

Gambar
Al Quran berusia 1370 tahun  Menyenangkan mengetahui manuskrip Al Qur’an tertua telah ditemukan . Berdasarkan laman resmi University of   Birmingham, manuskrip merupakan bagian dari koleksi Middle Eastern Manuscript yang dimiliki Cadbury Research Library-University of Birmingham. Dikumpulkan oleh Alphonse Mingana pada tahun 1920-an,   dua lembar perkamen yang ditulis dalam huruf hijazi tersebut semula tidak diketahui karena bercampur dengan naskah lain yang serupa tetapi ditulis hampir 200 tahun kemudian. Berdasarkan analisis radio karbon, manuskrip tersebut ditulis antara tahun 568-645 masehi dengan tingkat keakuratan 95,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa manuskrip yang berisi surat 18-20 tersebut ditulis berdekatan dengan tahun-tahun hidup Nabi Muhammad yaitu antara tahun 570-632 masehi.

HUSH, HUSH...DIAM!

Gambar
                 Tarawih dari jaman ke jaman memang selalu memberi kesan. Ada saja kejadian yang membuat saya terkenang. Seperti hari itu ketika kikik tawa bocah-bocah kecil membuat seisi langgar kesal. Sebenarnya mereka sudah diingatkan. Dasar anak-anak, begitu orangnya balik badan mereka ribut lagi. Hadeuh...             Satu waktu, seorang jamaah sepuh tidak tahan. Beliau bolak-balik menoleh ke arah bocah-bocah bandel itu sambil ber-sst ria. Karena tak digubris, kejengkelannya memuncak. Ditengah-tengah sholat, ia berbalik dan menegur keras ,”Hush, hush...diam! Jangan berisik! Ganggu orang sholat saja!”             Mendengar itu beberapa orang nampak tidak tahan, mereka melipir sambil cekikikan. Lainnya mencoba bertahan. Beberapa detik setelah salam...grr! Seluruh jamaah perempuan terpingkal-pingkal.

SAAT WANITA MENYIASATI KETATNYA ANGGARAN HARI RAYA

Gambar
Setiap ramadhan tiba, hiruk pikuk terjadi dimana-mana. Mulai dari kehebohan mencari pahala sunnah dan wajibnya ramadhan sampai heboh belanja barang. Yang terakhir ini memang terkadang menuai pro dan kontra. Yang pro berkata, sekali setahun tidak apa-apa heboh belanja. Yang kontra sebaliknya, menurut mereka yang wajib diperhatikan saat ramadhan bukan belanjanya melainkan bagaimana puasa dan ibadah penting lainnya. Belanja ya belanja tidak perlu sampai segitunya. Nah, soal belanja ini yang menarik bagi saya. Tidak semua Ibu memiliki anggaran longgar untuk belanja lebaran. Banyak yang harus putar otak agar bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga dari awal ramadhan hingga nanti Idul Fitri datang. Pusing kepala? Tentu saja! Tetapi para bunda ini luar biasa. Selaku senior accounting sekaligus smart shopper para Ibu mencari jalan agar semua kebutuhan keluarga

PERLUKAH MENGHUJAT LUKMAN SARDI?

Gambar
 Lukman Sardi pindah agama. Saya membaca berita itu lewat sebuah portal berita. Tidak hanya membaca berita tersebut tapi juga komen-komen mengenainya. PEUDEUS ALIAS PEDES! Begitulah kebanyakan isi komennya. Bahkan saling berbantahan antar satu dengan lainnya. Saya menutupnya. Saya tidak mau ikutan komen juga. Karena saya tahu kapasitas saya. Komen pun tidak ada gunanya? Buat apa? Yang ada justru berbantahan tidak jelas di dunia maya. Sebaliknya saya bertanya balik ke diri sendiri “ Perlukah Menghujat Lukman Sardi ?” sambil ngaca. Jawabannya : PERLU! Perlu menghujat Lukman Sardi jika : a.        Sampeyan ingin memanasi hati sampeyan sendiri, bikin sampean mengeluarkan kata-kata buruk untuk orang yang bahkan tidak sampeyan kenal

BERBOHONG ITU TIDAK GAMPANG

Gambar
Hari yang menyenangkan ketika teman saya menelepon. Seperti yang sudah-sudah kami ngobrol panjang tentang banyak hal. Tapi diantara semua hal yang ia ceritakan ada satu yang menarik perhatian saya yaitu berita soal (sebut saja namanya) Bunga. Bunga yang sekarang jauh berbeda dari Bunga yang dulu saya kenal. Gadis cantik, pintar dan baik itu telah bermetamorfosis menjadi orang yang suka omong besar. Mengaku punya usaha ini-itu dengan skala mencengangkan, tapi ketika dibuktikan tidak sesuai sama sekali. Maka bisa   dibayangkan apa yang terjadi kemudian—di jaman dimana komunikasi itu berada di ujung jari. Tak perlu telepon, tak perlu kirim surat. Tinggal buka saja BB atau WA maka berita itu menyebar dan akhirnya justru mengungkap hal lain yang lebih mencengangkan—seperti tidak bayar barang   yang ia pesan pada X padahal si barang sudah diterima, bertanya soal beberapa produk tetapi ketika diberikan contohnya dia menghilang tanpa jejak dan sebagainya. Pertanyaannya   se

AMAZING MAN : A STREET DOCUMENTATION

Gambar
Apa sih yang mengesankan dari seorang pria? Apakah tampan, rupawan, hartawan, dengan penampilan wah ala metro seksual? Nggak selalu demikian. Di jalanan saya justru ketemu pria-pria mengesankan yang justru tidak punya hal yang sudah saya sebutkan. Mereka tidak tampan, rupawan, hartawan, berbau wangi, dengan baju harga mahal. Kebanyakan justru biasa saja, sederhana seperti layaknya baju mereka. Seperti apa mereka?   Yuk tengoklah kemari, telusuri AMAZING MAN : A STREET DOCUMENTATION di bawah ini. One of a kind . Pria ini satu-satunya yang mendampingi anaknya saat karnaval TK, satu-satunya! Sementara yang lain berjenis kelamin wanita. Let me hold her . Panas sangat menyengat, pasangan muda ini lewat. Ayah menggendong anak, bunda melenggang dengan tas kecil di pundak. 

PELAJARAN DIBALIK TERBITNYA SEBUAH BUKU

Gambar
Tahun ini adalah tahun luar biasa buat saya. Dua antologi ( LoveAt School terbitan Elex dan Jomblo :Prinsip Atau Nasib terbitan Indiva), tiga novel kolaborasi saya juga terbit berurutan. Dimulai dari Short Story Girl: Pendek itu Menyakitkan (Sheila, imprint Penerbit Andi) yang terbit November 2014. Lalu disusul The UdikGirl (Sheila), Maret 2015. Tak berapa lama kemudian (hanya selang beberapa hari dari The Udik Girl), Glamo Girl terbit juga. Kali ini yang menerbitkan adalah Senja, imprint Diva Press. Lalu apa yang saya rasakan setelah itu?  Bangga nggak sih? Bangga, senang...layaknya orang yang bukunya diterbitkan. Tetapi setelah itu saya kok malah jadi kepikiran, ternyata setelah lebih dari sepuluh antologi dan tiga novel diterbitkan, saya semakin merasa kurang. Hah, apanya? Duitnya?  Eh, bukan ( kalau duitnya tak usah dibahas hihi). Kurang yang saya maksudnya itu justru soal pengetahuan. Dan   saya merasa terbitnya buku-buku itu memberi banyak

TAK BISA DIBERI KOMENTAR? APA YANG TERJADI DENGAN BLOG KITA?

Gambar
Beberapa waktu lalu saya mengalami hal seperti yang tertera dalam judul itu. Saya tak bisa membalas komen dan orang lain pun tidak bisa komen. Nah jika anda mengalami seperti saya, blog tak bisa diberi komentar , maka yang harus dilakukan adalah : 1.       Cek Setting komen Cek apakah setting komen anda sudah enable atau belum. Jangan-jangan tanpa sadar kita sudah melakukan perubahan. Jika ternyata setting berubah jadi disable, maka segera ganti settingnya menjadi enable seperti semula. 2.       Koneksi letoy Jika setting komen di cek ok saja, cek saja koneksinya. Kalau koneksi letoy, jangankan membuka web baru, komen saja susahnya minta ampun.   Jadi jika ini yang terjadi maka tunggu saja koneksinya membaik baru komen lagi.  3.       Cek Web Browser Bila koneksi sudah membaik namun tetap tidak bisa komen atau balas komen, coba cek pakai

BROS SERENA, PADUAN MOTE BIRU DAN MERAH MUDA

Gambar
Warna, secara sadar atau tidak memberi pengaruh pada jiwa kita. Ia mampu mengubah suasana hati kita menjadi lebih baik. Contohnya warna merah muda dan biru. Merah muda adalah warna cinta dan kebaikan. Warna yang menunjukkan sisi feminin seseorang. Memakai warna ini secara fisik memberi efek menenangkan. Jadi tidak heran jika anda masuk ke dalam ruangan berwarna merah muda emosi yang tadi meluap akan turun dengan sendirinya. Percobaan semacam ini pernah dilakukan oleh Channel National Geographic, kalau tidak salah untuk acara berjudul Crowd Control. Warna biru adalah warna yang menunjukkan sisi intelek. Kesan positif yang ditimbulkan adalah kepandaian, kepercayaan, komunikasi, juga kompetensi. Tak hanya itu, warna biru juga bisa membuat seseorang jadi lebih produktif karena mereka jadi lebih tenang dan fokus. See, kalau mau produktif sering-sering berada di lingkup warna ini. Dengan beberapa alasan positif di atas, kali ini saya akan memadukan dua warna itu menjadi sat

SENI MEMBERI MASUKAN

Gambar
Beberapa waktu lalu saya menerima sebuah inbox dari teman, ia meminta saya memberikan masukan untuk calon novel temannya. Sebenarnya saya merasa tidak nyaman dimintai tolong demikian. Siapalah saya? Hanya Afin Yulia, bukan siapa-siapa. Sekedar tukang menggambar pulau di atas bantal *ngeeek. Tapi apa salahnya mencoba? Siapa tahu saya bisa membantu sahabat teman saya. Maka saya membacanya dan   mengernyitkan kening karena merasa   tak ada yang istimewa dari prolog hingga akhir bab pertama. Oke deh, sekarang giliran menulis masukannya. Apa yang harusnya saya lakukan? Menilik keterangan diatas seharusnya mudah bukan menulis masukan? Tinggal serang dan babat habis kelemahannya. Tetapi di detik itu saya justru tidak bisa.  Saya teringat Dale Carnegie pernah bilang, efek sebuah kalimat itu luar biasa. Ia bisa mengubah seseorang yang terlihat tak punya potensi menjadi orang hebat lewat kalimat yang tepat. Masalahnya saya

WHAT SHOULD YOU DO WHEN SOMEBODY SAID “OMG...YOU’RE FAT!”

Gambar
Anda sehat (baca kelebihan berat) seperti saya? Pernah nggak ngalamin suatu hari saat ketemu teman-teman dan salah satu daru mereka berkata spontan ,”Ya ampuun, kamu gendut banget sih?” Atau kalau nggak gitu dia bilang ,”Astaga, kok sekarang...(bikin gestur gendut). Padahal dulu kan...(bikin gestur kurus).” Saya yakin senyum lebar yang tadinya tersemat di bibir anda langsung menghilang. Berganti dengan senyum kecut dan sebuah doa diam-diam ,”Semoga situ ngalamin juga kayak saya, huh!” Ada dua hal yang bagus untuk dilakukan saat itu juga : 1.       Lepas Stillleto anda timpuk dia seenak-enaknya, pasti dia akan terkaing-kaing setelahnya 2.       Bikin kepalan tangan yang kuat Dan boom! Langsung arahkan bogem anda ke dagunya. Itu akan membuat dia tidak berdaya. Ah, tetapi sebelum itu anda lakukan saya sarankan anda untuk berhenti saja. Bisa repot hidup anda jika korban anda melaporkan penganiayaan itu ke pihak yang berwajib.

BACK PAIN MENDERA? ATASI DENGAN RUKU SAJA!

Gambar
  “Jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu”. Saya sudah sering membaca dan mendengar kalimat yang terdapat dalam Al   Qur’an surat Al Baqarah ayat 45 itu. Tapi tak benar-benar memikirkannya sampai suatu hari, ketika sakit punggung menguasai saya. Sebagai orang yang kerap duduk berjam-jam di depan komputer saya kerap mengalami sakit punggung atau back pain . Memang bukan sakit punggung kronis, tetapi membuat saya terganggu. Kerapnya merasakan hal semacam ini membuat saya benci bila harus duduk berlama-lama di depan komputer. Seolah kali saya duduk, saya akan diingatkan akan rasa sakit di punggung itu. Alhasil hal tersebut mempengaruhi produktivitas saya.   Penasaran dengan keadaan diatas, saya pun browsing dan menemukan bahwa kebiasaan duduk berjam-jam di depan komputer ternyata memberi tekanan pada piringan sendi dan ruas-ruas tulang belakang

PROBLEMA : TERPAKSA DILANGKAHI ADIK KARENA “KECELAKAAN”

Gambar
Saya sedang iseng menengok posting lama ketika membaca komentar Anonim yang berbunyi : Mbak, kalo boleh tau, setelah menikah adik mbak tinggal sama siapa? Kalo saya, karena adik masih belum mapan dan telah menghamili diluar nikah, akhirnya mau dinikahkan dan setelah itu tinggal sama ortu dan saya selaku kakak perempuan satu2nya ( kami hanya 2 bersaudara). Saya khawatir sekali akan pandangan tetangga dan saudara, sebelumnya aja mereka uda memandangi saya dgn begitu apalagi nanti adik saya menikah dan ngadain pesta dirumah.. Dan pacar adik saya adalah anak yg belum cukup umur, sedangkan saya adalah seorang wanita dewasa yg sudah saatnya menikah akan tetapi masih belum menjalin hub dgn siapapun..Alangkah baiknya jika saya bisa memiliki sifat cuek bebek seperti mbak tanpa harus mikirin kata2 org lain. Boleh minta sarannya mbak? Ada semacam perasaan bersalah muncul karena telat membacanya. Maklum posting berjudul “ Jika Status Jomblomu MenghalangiPernikahan Adikmu ” it

SAAT IBU SAKIT : SAYA PILIH MELEWATKAN KESEMPATAN ITU...

Gambar
Membaca judulnya pasti anda mengira saya telah melakukan hal yang luar biasa. Mengorbankan sebuah kesempatan besar bernilai jutaan dollar hanya demi ibu saya. Tidak. Saya tidak melakukannya. Yang saya lakukan hanyalah melewatkan kesempatan mendapatkan pekerjaan baru. Tidak lebih. Semua bermula hari Jumat pekan silam saat seorang teman mengirim pesan : “Gak minat melamar jadi tenaga pendamping? Yang dibutuhkan S1 Pertanian” Wah, lowongan yang bagus. Sesuai dengan ijazah saya. Rasanya patut dicoba. Itu sebelum saya teringat kalau jadi pendamping petani otomatis kerjanya di lapangan *krik, krik. Kalau nanti saya ikutan dan diterima (hihi udah yakin aja diterima) terus Ibu nanti sama siapa? Kalau Bapak sendiri yang menjaga ibu kasihan juga. Sementara dua adik saya sudah besar-besar dan bekerja semua. Satu nun jauh di Kalimantan, satunya lagi meski dekat tetap saja namanya orang bekerja itu tak bisa sebebas saya. Lho memang Ibu kenapa?