Postingan

ZenFone Max M2, Smartphone Gaming Dengan Harga Terjangkau

Gambar
Main game di jaman dulu berarti mantengin PC berlama-lama. Atau jika tidak, pergi ke persewaan PS (PlayStation), untuk memainkan konsol game andalan pada masanya. Tentu saja bermain game menggunakan keduanya tak leluasa. Keduanya tak cukup portable untuk bisa dimainkan di mana saja. Kini era sudah berbeda. Era mobile games di depan mata. Cukup membawa smartphone Anda sudah bisa merasakan pengalaman bermain game sebaik PC atau konsol game . Tentu saja smartphone gaming memiliki kriteria khusus yang menunjang. Misalnya kapasitas baterai besar, resolusi layar HD, chipset atau disebut juga SoC ( System on a Chip ) yang unggul, serta RAM dan memori internal yang besar. Sayangnya, smartphone semacam ini biasanya membutuhkan budget tinggi. Lalu adakah smartphone yang cocok untuk gaming , tetapi tidak menguras kantong terlampau dalam? Yang harganya kira-kira 2 jutaan? Asus ZenFone Max M2 adalah jawabannya. Berikut ini alasan mengapa ZenFone Max M2 adalah smartph

OLEH-OLEH DARI FESTIVAL BUAH NAGA : MENYAKSIKAN KEGIGIHAN PEMUDA MELEJITKAN POTENSI DESANYA

Gambar
Pemukulan rebana dalam rangka launching agro wisata dan festival buah naga. Mendung dan hujan yang menggayuti langit Banyuwangi bulan Desember silam sebenarnya sempat membuat saya enggan keluar. Dua hari sebelum Festival Buah Naga digelar, saya mangu-mangu untuk datang. Akan tetapi, rasa penasaran yang besar membuat saya nekat datang. Tidak tahu kenapa saya merasa kalau nggak datang saya akan rugi besar. Padahal sungguh saya nggak tahu jalan. Meski beberapa kali ke Pulau Merah (iya daerah yang hendak saya datangi ini memang sejalur dengan jalan menuju Pulau Merah yang terkenal itu), tapi saya belum pernah sekali pun ke sana. Tadinya saya hendak berangkat hari Sabtu pagi, sekitar pukul 6.00, agar nututi acara yang berlangsung sejak pukul 7.00. Akan tetapi, saya sangsi bisa datang tepat waktu jika datang hari Sabtu. Membayangkan diri ini masih harus mencari jalan, tanya sana-tanya sini, cek google map dengan kemungkinan salah yang cukup besar, saya memutuskan untuk datang

MENIKMATI JAWATAN, YANG SERUPA HUTAN FANGORN, DI KALA LENGANG

Gambar
Jawatan, bukan sekali ini saya mendatanginya. Pada hari-hari libur biasanya terlampau sesak. Di mana-mana manusia, tidak bisa khidmat menikmati keindahannya. Maka saya memilih hari-hari kerja, di mana semua orang sibuk agar bisa mengaguminya secara leluasa. Memotret hal-hal asyik pada tiap sudutnya tanpa terganggu oleh orang-orang yang lalu lalang, pasangan-pasangan yang berpose demi mengabadikan kenangan, sekumpulan anak muda yang ribut foto sana-sini. Seperti dugaan saya, Jawatan memang sepi di hari-hari kerja. Maka dengan tenang saya berjalan menapaki tanahnya. Melemaskan kaki di bawah naungan dahan-dahan trembesi tua yang saling bertaut membentuk kanopi. Tumbuhan paku yang tumbuh lebat di atas dahan-dahannya yang keriput itu mengingatkan saya pada pria-pria yang menjadi tokoh orang bijak di televisi. Tua, bijaksana, di mana janggut memanjang melengkapinya. Soal tua, itu memang iya. Konon trembesi di sini sudah ada sejak jaman Belanda. Perkara bijaksana, mungkin pa

Lima Alasan Mengapa ASUS ZenBook S UX391UA Bikin Liburan Lebih Mengasyikkan

Gambar
"A dream doesn't become reality through magic;  it takes sweat, determination and hard work." Demikian   kutipan dari Colin Powell. Kutipan itu banyak benarnya. Tanpa peluh, determinasi dan bekerja keras tidak mungkin sebuah mimpi akan tercapai. Yang ada hanya akan jadi onggokan bunga tidur, yang tak kunjung menjadi kenyataan. Akan tetapi, bekerja terlampau keras tanpa jeda ternyata kurang baik bagi tubuh kita. Tanpa disadari kita jadi mudah marah, sulit berkonsentrasi, dan imunitas tubuh menurun   sehingga mudah sakit-sakitan. Hal semacam ini pernah saya alami. Demi menyelesaikan naskah saya rela begadang mengurangi istirahat. Tak ayal tubuh berontak, ditandai dengan kondisi tubuh yang tak sebaik semula. Saya jadi mudah meriang dan terkena flu. Bukan itu saja, ketika saya paksakan pekerjaan saya tak juga kelar karena fokus berkurang. Belakangan saya tahu ternyata itu adalah efek dari bekerja tanpa jeda. Agar bisa mengembalikan kondisi seperti semula saya han

Melarung Penat di Air Terjun Telunjuk Raung

Gambar
Air terjun Telunjuk Raung.   Cuaca cukup cerah saat saya berangkat ke air terjun Telunjuk Raung di dusun Sumberasri, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Apalagi tujuannya jika bukan melarung penat setelah sibuk berkutat di depan komputer. Agak kesiangan memang, karena tadinya saya berniat berangkat sekitar pukul 7, tetapi molor kurang lebih dua jam-an. Berjarak 28 km dari rumah, air terjun Telunjuk Raung bisa ditempuh dalam waktu sejam. Meski demikian, jika tak terbiasa lumayan terasa juga di pantat. Apalagi kalau naik motor. Aduh, rasanya pantat ini seperti tidak ada saking kebasnya. Lalu bagaimana cara menujunya? Ada beragam jalur yang bisa dipakai. Tetapi, saya bahas yang paling mudah saja ya? Lewat jalur utama yaitu : 1. Dari arah Jember Jika kawan-kawan berangkat dari arah Jember, dari arah Kalibaru ikuti saja jalur utama sampai menemukan pertigaan Genteng Wetan. Berbeloklah ke kiri (jalan KH. Hasyim Asyari, arah kantor Kecamatan Genteng), lantas lurus menuju jalan Temuguruh,

BLOG BERPERAN PENTING DALAM PROSES KEPENULISAN SAYA

Gambar
  Pukul 19.30, saya menatap kalender yang terpampang di depan kepala. Beberapa jam lagi penanggalan ini takkan tergantung di tembok lagi. Ia akan turun dan digantikan oleh penanggalan yang baru, penanggalan tahun 2019. Menatapnya tak urung mengingatkan saya pada perjalanan menulis yang panjang. Sebelum menulis cerita anak, artikel, dan novel, saya terlebih dulu menulis di blog pribadi yang dimulai tanggal 29 Mei 2006. Cerita saya dua belas tahun lalu menggelikan. Sangat alay dan tak ada maknanya, isinya pun sekedar curhat saja. Cara menulisnya pun berantakan. Jangan tanya soal tanda titik atau koma. Pokoknya hajar saja. Di masa itu yang terpikir di kepala saya adalah menuliskan isi hati. Percayalah, kini setiap kali saya membacanya yang terpikir di kepala adalah "Kok bisa sih saya nulis kayak begini?" sambil tertawa-tawa. Akan tetapi, tak bisa dipungkiri dari bloglah saya belajar menulis pertama kali. Dari sana saya belajar menuangkan isi kepala, apa pun top

Kulit Halus, Kenyal, dan Sehat Dengan Zalfa Miracle Lightening Active Body Serum

Gambar
Saya bukan   jenis perempuan yang terlampau memperhatikan perawatan kulit. Setiap hari hanya mengandalkan hand body lotion untuk merawat kulit meskipun acap berada di luar ruangan untuk kegiatan sosial atau melampiaskan solo trip dengan motor demi menyaksikan berbagai atraksi budaya dan wisata yang mengasyikkan di Banyuwangi. Tanpa perlindungan yang memadai—paparan sinar matahari, debu, serta polusi udara—menyebabkan kelembaban kulit berkurang. Tidak heran jika kulit saya menjadi kusam dan kasar. Kondisi ini mendorong saya mencari produk perawatan kulit yang bisa membantu memperbaikinya. Setelah sekian saat mencari ketemulah saya dengan Zalfa Miracle, salah satu brand kosmetik lokal yang fokus pada perawatan kecantikan. Membaca semua testimoni positif di sana, tak urung mendorong saya untuk mencoba salah satu produknya yakni Lightening Active Body Serum yang mengandung kakadu kakadu plum ekstrak. "Eh, tapi soal kehalalan produk dan keamanannya bagaimana? Mengingat ban

KEBO-KEBOAN ALASMALANG, TRADISI WONDERFUL INDONESIA DARI TANAH BERJULUK SUNRISE OF JAVA

Gambar
Eloknya pemandangan pantai di Banyuwangi.   Sebagaimana tertera dalam lagu Umbul-Umbul Blambangan, Banyuwangi adalah tanah endah gemelar ring taman sari nusantara . Secara harfiah kalimat tersebut berarti Banyuwangi adalah tanah indah yang terhampar di taman sari nusantara. Keindahan yang dimaksud tak hanya alamnya saja, budayanya demikian juga. Salah satunya adalah kebo-keboan dari Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Tradisi ini biasanya dilaksanakan secara turun-temurun setiap bulan Suro, pada hari Minggu, tanpa melihat hari pasaran. Pertimbangannya pada hari itu semua warga libur sehingga bisa bisa mengikuti jalannya upacara. Adapun tujuan dari upacara adat ini adalah memohon keselamatan dan dijauhkan dari berbagai mara bahaya. Sekaligus perwujudan rasa syukur atas melimpahnya hasil panen dan pengharapan bahwa tahun depan panen kian melimpah dibanding tahun sebelumnya. Kebo-keboan Alasmalang.  Tradisi kebo-keboan bermula ketika Alasmalang dilanda epidemi peny

Pencernaan Terjaga, Aktivitas Lancar Jaya, Berkat Ekstrak Alami Lidah Buaya

Gambar
Sejak 2012 silam saya beralih profesi, dari pekerja kantoran menjadi penulis. Banyak suka duka saya alami. Salah satunya adalah dianggap remeh dan gampang. Beberapa pihak mengira   jika menulis itu pekerjaan yang mudah. Tidak perlu usaha, lha wong tinggal duduk dan mengetik saja. Padahal tidak demikian. Untuk membuat satu artikel tentang manfaat buah kepel yang tayang di majalah berbahasa Jawa (Jayabaya) empat tahun silam, saya harus berupaya keras membaca banyak jurnal berbahasa Inggris sebagai dasar tulisan. Begitu juga sewaktu saya menulis novel solo pertama yang terbit di Sheila ( imprint penerbit Andi), “ Sweet Sour Love : From Spring To Winter ”. Demi cerita ini saya browsing dan membaca sebanyak-banyaknya tentang pergantian musim di Eropa. Seperti apakah musim semi, musim panas, musim gugur, hingga musim dingin untuk mendapatkan gambaran utuhnya. Itu baru perjalanan awal. Selanjutnya masih ada proses panjang yang dimulai dari pengiriman naskah ke penerbit, penerimaan, lal