LEWAT TENGAH MALAM

Kurasa kau benar hidup itu perjuangan. Bukan semata hadiah pemberian Tuhan.
Nikmati dan lakukan banyak hal agar saat kau pulang, kau bisa katakan pada-Nya ,'' Aku telah menggunakan waktu yang kau berikan.''
Lengkap dengan catatan harian seluruh rangkaian perjalanan, baik buruknya, getir manisnya.

Tapi kau benar juga saat berkata kita sering melewatkannya begitu saja. Menyesali kehidupan dan menyumpahinya. Menyalahkan Tuhan atas kegagalan kita. Lupa bahwa kitalah arsiteknya, seseorang yang mestinya dipersalahkan atas kerapuhan bangunan kehidupan kita.

"Bukalah tangan kecilmu, kembangkan. Lalu terbang. Jangan biarkan pikiran buruk jadi penghalang. Dunia maha luas, begitu banyak perubahan bisa kau lakukan lewat jari-jari tangan kecilmu."

Tengah malam melarut. Kulihat jam, kini sepertiga malam.
Sebentar lagi subuh datang. Terserah padamu apa yang akan kau lakukan dengan hidupmu. Kau bisa pilih, terus diam dalam kubangan yang sama atau bergerak sepijak demi sepijak.

*inspired the old film i saw

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buah Menebar Kebaikan Lewat Sedekah

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash: Antara Mood, Social Distancing, dan Corona

MARI BELAJAR MERAJUT BAGIAN 1 : SIMBOL DAN MACAM-MACAM TUSUKAN DASAR

KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK

Ekowisata Jaga Hutan Papua