Unggahan Terbaru

Catatan Lebaran 2 : Empat Tahun Lebaran Tanpa Ibu di Sisi

Gambar
Saya lupa tahun keberapa saya memakainya. Dulu mukena itu milik Ibu saya. Kadang saya pinjam saat sholat hari raya, baik Idul Adha atau Idul Fitri. Sejak beberapa tahun silam, meski tidak secara resmi mukena itu berpindah tangan pada saya. Akan tetapi, dalam keseharian jarang dipakai juga. Bukan karena bahannya tidak bagus. Cuma kurang nyaman karena terasa berat dipakainya. Dan sudah hampir empat lebaran ini saya memakai tanpa ada Ibu di sisi saya. Jika dulu setiap sholat hari raya berdampingan dengan Ibu, sekarang tidak. Orang lain yang tidak saya kenallah yang duduk bersebelahan dengan saya. Saya juga mulai terbiasa berangkat sendiri, tidak menunggu-nunggu lainnya.

Tahun 2015, saya masih sempat sungkeman dengan Ibu sebelum beliau meninggal di bulan September 2015. Akan tetapi, setelah itu tidak lagi. Sofa tempat Ibu dan Bapak biasa duduk untuk menerima sungkem dari kami, anak-anaknya, hanya dihuni seorang saja. Bapak saya. Saya tidak tahu apa yang dirasakannya setelah ibu tiada. Saya…

KOMPAS


Ransel telah siap di tangan. Lelaki bersiap meneruskan perjalanan.
“Sebentar,” cegah si perempuan.
“Ada apa?”
Perempuan membuka tangan. Ada kompas terulur ringan.
“Kompas?” Lelaki itu penuh tanya
“Ya, agar kau tahu arah pulangmu,” jawab si wanita.


FF 37 kata


pic taken from : www.survivalnewsonline.com

Komentar

  1. Singkat, padat, dan jelas ya. Ahaha.

    BalasHapus
  2. Ehm @_@
    {ikutan nyingkat komen*]

    BalasHapus
  3. wow ... kebayang bgmn wajah lelaki itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, todong langsung ya mbak?

      Hapus
    2. iya, to the point ya, keren :D

      Hapus
    3. lagi suka yang flash. Jika dibaca langsung sampai pesannya. Hak cyat dez! Begono :-D

      Hapus
  4. Wow! Menarik, hanya dlm 37 kata, tapi makna yang disampaikan jelas. Keren!

    BalasHapus
  5. kekeke, eh benernya yg nulis binun mo ngepost apa, tadaa jadilah cerita mini

    BalasHapus
  6. singkat tp mak jleb pesannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayah mbak myra, mak jleb serasa dipanah ya?

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TONGKAT MADURA MILIK MAYA

MARI BELAJAR MERAJUT BAGIAN 1 : SIMBOL DAN MACAM-MACAM TUSUKAN DASAR

Adab Yang Tepat Silaturahmi di Rumah Kerabat

HAND SANITIZER KADALUARSA? MANFAATKAN SEBAGAI PENGHILANG NODA TINTA!