Postingan

Menampilkan postingan dengan label Flash Fiction

Unggahan Terbaru

KOMPAS

Gambar
Ransel telah siap di tangan. Lelaki bersiap meneruskan perjalanan.
“Sebentar,” cegah si perempuan.
“Ada apa?”
Perempuan membuka tangan. Ada kompas terulur ringan.
“Kompas?” Lelaki itu penuh tanya
“Ya, agar kau tahu arah pulangmu,” jawab si wanita.


FF 37 kata

pic taken from : www.survivalnewsonline.com

NGIDAM

Gambar

SEBATANG POHON KEBENARAN

Gambar

CINTA (TANPAMU AKU TAHAN, TANPA TUHAN DEBU PUN AKU BUKAN)

Gambar

RUINS

Gambar
Bintang-bintang dimatanya pudar tersaput mega. Senyum getir menghiasi perginya.
Aku kaku. Hendak menjangkau tangannya dan berkata maaf tetapi kelu.

Kau tahu, aku senang kau jadi sahabatku. Mendengar keluh kesahku. Tapi cinta? Kurasa aku tak tepat untukmu. Aku bukan pria baik-baik itu. Terlampau baik dan terlampau lugu kau itu dimataku. Tak tahu seberapa dalam kau tentangku, perilaku kelamku di masa lampau.
Sungguh aku tak bisa mengecewakanmu. Maka biarkan aku menolakmu. Ada yang lebih pantas untukmu. Seorang pria yang dikirimkan Tuhan sebagai qawwam-mu.

Flash fiction
84 kata


*qawwam : pemimpin

While hearing I’ll stand by you and The Reason (Hoobastank)

pic : stockfresh.com

SEBUAH PERTOLONGAN

Malam pekat. Pagi melambat. Kulalui jalan setapak. Kuseka peluh sembari membenahi buntalan daun jati di pundak. Mendadak rasa tak enak menyergap. Bertalu-talu ia mengharap—Pulanglah cepat!
Di tikungan seseorang meraup dadaku lekat. Mulutku dibungkam kuluman yang jahat. Aku tak bisa berontak. Hingga satu kesempatan tiba, aku melesat.
“Sampeyan kenapa?” tiba-tiba pria tua muncul dan bertanya.
Aku tergugu dan menurut saja saat ia menuntunku ke warungnya.
“Diam disini, ia takkan menemukanmu,” katanya seolah tahu apa yang menimpaku.
Benar saja, sang durjana tak melihatku disana. Kudengar serapahnya, gara-gara aku tak juga ditemukannya.
“ Sudah aman, keluarlah sampeyan sekarang,” kata pria tua itu kemudian.
Aku mengiyakan, tapi mataku tak kuat menahan kantuk dalam. Hingga aku dibangunkan seorang pencari kayu yang bertanya heran ,”Ngapain sampeyan tidur di pring-pringan?”

126 kata termasuk judulnya
Dibuat dalam rangka Lomba Flash Fiction Blogfam

Catatan
Sampeyan : kamu
Pring-pringan : rimbun…