Unggahan Terbaru

Catatan Lebaran 2 : Empat Tahun Lebaran Tanpa Ibu di Sisi

Gambar
Saya lupa tahun keberapa saya memakainya. Dulu mukena itu milik Ibu saya. Kadang saya pinjam saat sholat hari raya, baik Idul Adha atau Idul Fitri. Sejak beberapa tahun silam, meski tidak secara resmi mukena itu berpindah tangan pada saya. Akan tetapi, dalam keseharian jarang dipakai juga. Bukan karena bahannya tidak bagus. Cuma kurang nyaman karena terasa berat dipakainya. Dan sudah hampir empat lebaran ini saya memakai tanpa ada Ibu di sisi saya. Jika dulu setiap sholat hari raya berdampingan dengan Ibu, sekarang tidak. Orang lain yang tidak saya kenallah yang duduk bersebelahan dengan saya. Saya juga mulai terbiasa berangkat sendiri, tidak menunggu-nunggu lainnya.

Tahun 2015, saya masih sempat sungkeman dengan Ibu sebelum beliau meninggal di bulan September 2015. Akan tetapi, setelah itu tidak lagi. Sofa tempat Ibu dan Bapak biasa duduk untuk menerima sungkem dari kami, anak-anaknya, hanya dihuni seorang saja. Bapak saya. Saya tidak tahu apa yang dirasakannya setelah ibu tiada. Saya…

Selalu Ada Cara Mengatasi Kesulitan, Asal Kita Tak Tinggal Diam



sumber gambar : Photo by Kaboompics .com from Pexels


Saya tercenung di depan komputer. Masalah command prompt yang beberapa waktu lalu terselesaikan kini muncul lagi. Meski tanda (x) sudah di klik comman prompt tetap muncul lagi dan lagi. Upaya menggunakan aplikasi RKill untuk membenahi masalah tersebut juga gagal. Si command prompt tetap bandel tidak mau pergi.

Di saat yang sama setiap kali membuka google chrome, selalu muncul Nineteducer.info.
Nineteducer.info adalah pop-up ads yang selalu muncul bila kita membuka browser. Secara konstan kita akan diarahkan ke situs Nineteducer.info meski sudah menolaknya dengan cara klik tanda (x). Berulangkali, hal samalah yang terjadi. Wah, saya garuk-garuk kepala karena ini.

Masalahnya saya tidak punya teman yang bisa dimintai tolong untuk mengatasi hal ini. Jadi apa yang harus saya lakukan? Menanti adik saya pulang dan minta dia mengatasi problem tersebut atau mencari jalan keluar sendiri? Saya pilih opsi kedua karena jika memilih opsi pertama akan terlalu lama. Adik saya yang paham soal IT bekerja di luar kota. Pulang hanya sepekan sekali. Jika menunggu dia, maka saya harus bersahabar menantinya beberapa hari. Wah, nggak asyik.

Maka solusinya adalah mengandalkan diri sendiri. Google terbuka lebar, ada banyak ilmu tersedia jika kita mau mencari. Pikir saya. Maka tanpa ragu saya mencari informasi bagaimana cara mengatasi problem  pop-up ads Nineteducer.info tadi. Berbekal koneksi internet saya ketikkan info yang saya butuhkan via mesin pencarian ternama, Google. Rupanya Nineteducer.info menginfiltrasi komputer kita berbarengan dengan file yang kita unduh dimana didalamnya telah disusupi virus.

Satu-satunya cara adalah uninstall program-program yang tanpa kita sadari terinstal sewaktu kita mengunduh file dari internet. Saya yang awam berusaha keras mencari tahu bagaimana caranya. Ternyata prosedurnya ternyata sederhana. Hanya masuk ke kontrol panel, klik uninstall a program, lalu klik installed on, dan kemudian klik tanggal mulai problem terjadi (munculnya pop-up Nineteducer.info bermula). Dari sini akan muncul aplikasi apa saja yang terinstal tanpa kita sadari. Hapus semuanya. Dan masalah teratasi seketika.



Rupanya ini juga berpengaruh pada masalah command prompt yang semula menghantui. Dengan teratasinya masalah pop-up ads Nineteducer.info, commamd prompt yang bandel tadi sudah kembali normal. Tidak muncul-muncul lagi. Fyuuh, legalah saya. Setelah beberapa hari dibuat pusing karena masalah situs Nineteducer.info dan command prompt, pada akhirnya masalah tersebut teratasi.

sumber gambar :  https://pixabay.com

Dan tanpa sadar saya telah mendapatkan keuntungan tersendiri. Ilmu jadi bertambah berkat kesulitan yang saya alami. Andai masalah pop-up ads Nineteducer.info itu tak ada, saya pun tidak repot mempelajari cara menghapusnya. Saya pun tak sibuk googling mencari tahu caranya. Whatta great condition! Allah selalu punya cara  agar kita belajar mengatasi segala hal. Diberi-Nya kita kesulitan untuk kemudian diberi jalan keluar. Tentu saja jika kita tak tinggal diam, mau bergerak dan mencari tahu cara mengatasi problem yang sedang terjadi. Sebgaimana Ernst Wurdack katakan :

“Where there is a will, there is a way.”

Ungkapan yang mengajarkan kita bahwa jika kita berkemauan, jalan selalu terbuka lebar. Kebalikan jika kita diam, masalah tetap teronggok di sana tanpa ada perubahan. Memang tidak langsung kelar, biasanya butuh waktu hingga kita menemukan jalan. Namun, dari sinilah kita belajar, jika segala sesuatu dimudahkan kemungkinan besar kita akan meremehkan. Enggan berusaha untuk meretas kesulitan. Bukankah demikian?
 

sumber gambar : https://pixabay.com


Komentar

  1. Bener mba. Krn sbnrnya semua masalah itu pasti ada jalan solusinya :). Tergantung manusianya mau usaha mencari ato hanya bisa meratapi nasib :)

    BalasHapus
  2. Bener banget Mbak Fanny, kalau meratap yang ada masalah nggak kelar dada jadi sesak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TONGKAT MADURA MILIK MAYA

MARI BELAJAR MERAJUT BAGIAN 1 : SIMBOL DAN MACAM-MACAM TUSUKAN DASAR

Adab Yang Tepat Silaturahmi di Rumah Kerabat

HAND SANITIZER KADALUARSA? MANFAATKAN SEBAGAI PENGHILANG NODA TINTA!