Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2007

Unggahan Terbaru

Pelajaran Gratisan Dari Mereka Yang Bersikap Tak Menyenangkan Saat Diberi Daging Kurban

Gambar
Hari raya Idhul Adha selalu membawa cerita tersendiri untuk masing-masing keluarga. Termasuk keluarga saya. Dulu sewaktu kecil, rumah kami jarang kebagian daging kurban. Sampai-sampai bertanya pada Bapak ,"Orang-orang dapat, kok kita nggak dapat, Pak? Kenapa?" Bapak menanggapinya dengan bijak. Mengatakan mungkin karena kami sudah dianggap mampu, jadi tidak mendapatkannya. Sebagai gantinya Bapak akan membeli daging sendiri, lalu dimasak gulai dan sate sebagi pelipur hati kami.
Tahun berlalu dan kami sudah dewasa. Perkara dapat atau tidaknya daging kurban sewaktu Idhul Adha tak membuat kami risau atau pusing kepala. Dapat syukur, tidak pun syukur. Toh, masih banyak orang yang lebih membutuhkannya. Begitu hemat kami.
Dan Idhul Adha tahun ini, rejeki melimpah bagi kami. Di luar dugaan kami mendapatkan daging kurban yang jumlahnya lumayan. Padahal tahun-tahun sebelumnya biasa saja. Dapat tetapi tidak sebanyak tahun ini. Tak semua dimasak, setelah dibuat satai dan bakso sisanya…

JANGAN BERHENTI

Gambar
hehehehe...do nothing, dan cuma coba-coba gambar pake correl draw, halah susah ya, sejak selesai sholat subuh laptop Kwing saya bajak, ngutik ini itu dari buku yang terlihat mudah dikerjakan ternyata.........Alakazam mati dah! Mata mpe jereng kok nggak bisa -bisa.
But finally I do it! I try it again and again although i got a headache coz i sat in front of that notebook for 2 hours or more.
Glodaag nggak sih.......pantesan yah kursus correl mahal.

Kemarin juga coba-coba ngutik ini itu pake gif animator, dasar tula...(tambah lit!) mosok sih nggak bisa-bisa. Ck...gaptek kok kebangetan to ya...Ugh makanya dunk, Belajar...belajar!
Hehehehe.......thats why ada pesan yang sangat berarti apalagi kalau bukan Belajarlah sampai ke negeri china, biar dodol nggak berjaya di kepala. Ya kan?



THANK'S

Gambar
Tuhanku, aku kembalikan semua pada-Mu
Sekelumit harapan yang hanya Kau yang tahu
Alangkah indah bila ternyata Kau mengabulkannya
Tetapi seluruh rahasia itu ada pada-Mu
Dan kupasrahkan jawabnya bersama waktu
Andai saja jawabnya adalah Iya
Jangan jadikan aku lupa pada hari-hari dimana
Aku pinta Kau sabarkan hatiku
Andai saja, jawabnya tidak
Maka luruhkan hatiku dan merelakannya pergi
Berlanjut dengan mimpi lain yang belum terwujud
Saat itu aku tahu aku akan merasa sedih
Tapi bersama hari yang berlalu
semua akan menguap seolah debu

Done, 19:58, 120307

It’s not about love, but about hope. Ditulis seusai bicara panjang lebar dengan Di, sahabat saya, tentang jawaban ‘YA’ yang kita inginkan untuk setiap keinginan, harapan, dan doa kita pada-Nya. Lho? Padahal dalam hidup tak semua harap diiyakan oleh-Nya, kan? Hehehehe…namanya juga manusia……..
Dan bulan ini-bulan penuh berkah buat saya(karena bulan ini tanggal anu lahir dan kini semakin tua) kembali saya mengumpulkan dan bercerita panjang lebar pada-Nya ten…

SAAT BLOG SI GAPTEK BUYAR

ARRRGH! Whatta big surprise! Lho kok gini? Kenapa kok lay out blog berhias muka Laurynn Hill itu jadi buyar yah? Gimana nih…Si Gaptek pun panik (saya maksudnya) langsung kirim sms SOS pada orang-orang yang diingatnya. But thanks banget karena kalian tidak seketika mengulurkan tangan untuk si fakir pengetahuan ini. Dengan segala keyakinan, blog pun berhasil diselamatkan, dengan lay out baru dengan banyak kupu-kupu. Wuuff! Lega rasanya…
“Lihat itu skin-nya manis kan,” batin si Gaptek senang. Tapi cerita masih belum berakhir disitu, skin cantik itu ternyata membawa masalah baru. Jika seharusnya jumlah orang yang sudah komen untuk postingan terbaru si Gaptek nampang di tampilan, ini enggak. Jadi meski ada 4 yang komen, akan tetap tertera komen is kosong alias nihil. Lho? Ha lah kok begeneee…Alhasil mumet lagi deh. Dalam kebingungan itu saya sempat melakukan aksi seperti iklan yang berbunyi ‘Tanya kenapa, Tanya kenapa?’ pada Papinya Rafi alias Pak Laks, Esnyoret Man, dan terakhir Bapak Editt…

G-LAND, G-LAND, G-LAND........

Gambar
Aku ingat pada suatu hari yang menyebalkan aku datang padamu, dua kali malah. Kesan pertama berlalu begitu saga, terkalahkan oleh rasa lelah dan kesal. Kedua kali dengan resah, tapi kemudian jadi takjub dan terkagum-kagum padamu

Seingatku mendatangimu tidaklah mudah. Jalanan berbatu menanti di sepanjang jalan menuju keindahanmu. Andai saja tidak ada suara burung dan pepohonan hijau menjulang di kiri kanan jalan maka perjalan akan terasa membosankan. Huff!! Long way…kapan sih sampai?
Dan hujan yang berhari-hari mengguyur membuat jalanan jadi kubangan lumpur menyebalkan. Please, take off your shoes sebelum kejeblos lumpur dan jadi merepotkan. Pakai telapak kakimu untuk menjejak bumi, merasakan licinnya sambil sesekali berhenti karena Lumpur yang membebat jeansmu mulai terasa memberatkan.
Tapi perjalanan akan terbayar saat matamu disuguhi pemandangan yang menakjubkan di depan matamu. Rasakan angin laut yang menghembus itu, sentuh tekstur pasirnya yang bulat dan bukannya berbutir halus seper…