Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2009

MENGINGATMU SENJA ITU

Gambar
Akhirnya semua akan tiba pada hari yang biasa Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui Apakah kau masih selembut dahulu Memintaku minum susu dan tidur malam Sambil membetulkan letak leher kemejaku Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih Lembah mandala wangi Kau dan aku tegak berdiri Melihat hutan-hutan yang menjadi suram Meresapi belaian angin yang menjadi dingin Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu Ketika ku dekap kau dekaplah lebih mesra Lebih dekat Apakah kau masih akan berkata ,” dengar detak jantungku.” Kita begitu berbeda dalam semua Kecuali dalam cinta (taken from cahaya bulan, ost. Gie) Mendengar puisi itu lewat laptopku mengingatkanku padamu, karena ku tahu kamu suka dengannya (masalahnya kau ingat aku nggak ya?). Dulu aku suka memperhatikanmu, diam-diam kayak maling mau nyolong jemuran.Trus nulis kalimat puitis waktu kudengar suaramu yang menawan (terserah deh orang bilang suaramu serak-serak dangduta