Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

ZenFone Max M2, Smartphone Gaming Dengan Harga Terjangkau

Gambar
Main game di jaman dulu berarti mantengin PC berlama-lama. Atau jika tidak, pergi ke persewaan PS (PlayStation), untuk memainkan konsol game andalan pada masanya. Tentu saja bermain game menggunakan keduanya tak leluasa. Keduanya tak cukup portable untuk bisa dimainkan di mana saja.
Kini era sudah berbeda. Era mobile games di depan mata. Cukup membawa smartphone Anda sudah bisa merasakan pengalaman bermain game sebaik PC atau konsol game. Tentu saja smartphone gaming memiliki kriteria khusus yang menunjang. Misalnya kapasitas baterai besar, resolusi layar HD, chipset atau disebut juga SoC (System on a Chip) yang unggul, serta RAM dan memori internal yang besar.
Sayangnya, smartphone semacam ini biasanya membutuhkan budget tinggi. Lalu adakah smartphone yang cocok untuk gaming, tetapi tidak menguras kantong terlampau dalam? Yang harganya kira-kira 2 jutaan?
Asus ZenFone Max M2 adalah jawabannya. Berikut ini alasan mengapa ZenFone Max M2 adalah smartphonme gaming tepat untuk Anda : 1. Kapa…

OLEH-OLEH DARI FESTIVAL BUAH NAGA : MENYAKSIKAN KEGIGIHAN PEMUDA MELEJITKAN POTENSI DESANYA

Gambar
Mendung dan hujan yang menggayuti langit Banyuwangi bulan Desember silam sebenarnya sempat membuat saya enggan keluar. Dua hari sebelum Festival Buah Naga digelar, saya mangu-mangu untuk datang. Akan tetapi, rasa penasaran yang besar membuat saya nekat datang. Tidak tahu kenapa saya merasa kalau nggak datang saya akan rugi besar. Padahal sungguh saya nggak tahu jalan. Meski beberapa kali ke Pulau Merah (iya daerah yang hendak saya datangi ini memang sejalur dengan jalan menuju Pulau Merah yang terkenal itu), tapi saya belum pernah sekali pun ke sana.
Tadinya saya hendak berangkat hari Sabtu pagi, sekitar pukul 6.00, agar nututi acara yang berlangsung sejak pukul 7.00. Akan tetapi, saya sangsi bisa datang tepat waktu jika datang hari Sabtu. Membayangkan diri ini masih harus mencari jalan, tanya sana-tanya sini, cek google map dengan kemungkinan salah yang cukup besar, saya memutuskan untuk datang sehari lebih awal. Artinya saya harus menginap di sana. Kebetulan Rizka, salah satu paniti…

MENIKMATI JAWATAN, YANG SERUPA HUTAN FANGORN, DI KALA LENGANG

Gambar
Jawatan, bukan sekali ini saya mendatanginya. Pada hari-hari libur biasanya terlampau sesak. Di mana-mana manusia, tidak bisa khidmat menikmati keindahannya. Maka saya memilih hari-hari kerja, di mana semua orang sibuk agar bisa mengaguminya secara leluasa. Memotret hal-hal asyik pada tiap sudutnya tanpa terganggu oleh orang-orang yang lalu lalang, pasangan-pasangan yang berpose demi mengabadikan kenangan, sekumpulan anak muda yang ribut foto sana-sini.
Seperti dugaan saya, Jawatan memang sepi di hari-hari kerja. Maka dengan tenang saya berjalan menapaki tanahnya. Melemaskan kaki di bawah naungan dahan-dahan trembesi tua yang saling bertaut membentuk kanopi. Tumbuhan paku yang tumbuh lebat di atas dahan-dahannya yang keriput itu mengingatkan saya pada pria-pria yang menjadi tokoh orang bijak di televisi. Tua, bijaksana, di mana janggut memanjang melengkapinya.
Soal tua, itu memang iya. Konon trembesi di sini sudah ada sejak jaman Belanda. Perkara bijaksana, mungkin para kelelawar yang m…

Lima Alasan Mengapa ASUS ZenBook S UX391UA Bikin Liburan Lebih Mengasyikkan

Gambar
"A dream doesn't become reality through magic; 
it takes sweat,determination and hard work."
Demikiankutipan dari Colin Powell. Kutipan itu banyak benarnya. Tanpa peluh, determinasi dan bekerja keras tidak mungkin sebuah mimpi akan tercapai. Yang ada hanya akan jadi onggokan bunga tidur, yang tak kunjung menjadi kenyataan. Akan tetapi, bekerja terlampau keras tanpa jeda ternyata kurang baik bagi tubuh kita. Tanpa disadari kita jadi mudah marah, sulit berkonsentrasi, dan imunitas tubuh menurunsehingga mudah sakit-sakitan. Hal semacam ini pernah saya alami. Demi menyelesaikan naskah saya rela begadang mengurangi istirahat. Tak ayal tubuh berontak, ditandai dengan kondisi tubuh yang tak sebaik semula. Saya jadi mudah meriang dan terkena flu. Bukan itu saja, ketika saya paksakan pekerjaan saya tak juga kelar karena fokus berkurang. Belakangan saya tahu ternyata itu adalah efek dari bekerja tanpa jeda. Agar bisa mengembalikan kondisi seperti semula saya hanya perlu istirahat dan…

Melarung Penat di Air Terjun Telunjuk Raung

Gambar
Cuaca cukup cerah saat saya berangkat ke air terjun Telunjuk Raung di dusun Sumberasri, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Apalagi tujuannya jika bukan melarung penat setelah sibuk berkutat di depan komputer. Agak kesiangan memang, karena tadinya saya berniat berangkat sekitar pukul 7, tetapi molor kurang lebih dua jam-an. Berjarak 28 km dari rumah, air terjun Telunjuk Raung bisa ditempuh dalam waktu sejam. Meski demikian, jika tak terbiasa lumayan terasa juga di pantat. Apalagi kalau naik motor. Aduh, rasanya pantat ini seperti tidak ada saking kebasnya.
Lalu bagaimana cara menujunya? Ada beragam jalur yang bisa dipakai. Tetapi, saya bahas yang paling mudah saja ya? Lewat jalur utama yaitu : 1. Dari arah Jember Jika kawan-kawan berangkat dari arah Jember, dari arah Kalibaru ikuti saja jalur utama sampai menemukan pertigaan Genteng Wetan. Berbeloklah ke kiri (jalan KH. Hasyim Asyari, arah kantor Kecamatan Genteng), lantas lurus menuju jalan Temuguruh, hingga menemukan rel kereta api di …