Postingan

Menampilkan postingan dengan label kesulitan

Unggahan Terbaru

Pelajaran Gratisan Dari Mereka Yang Bersikap Tak Menyenangkan Saat Diberi Daging Kurban

Gambar
Hari raya Idhul Adha selalu membawa cerita tersendiri untuk masing-masing keluarga. Termasuk keluarga saya. Dulu sewaktu kecil, rumah kami jarang kebagian daging kurban. Sampai-sampai bertanya pada Bapak ,"Orang-orang dapat, kok kita nggak dapat, Pak? Kenapa?" Bapak menanggapinya dengan bijak. Mengatakan mungkin karena kami sudah dianggap mampu, jadi tidak mendapatkannya. Sebagai gantinya Bapak akan membeli daging sendiri, lalu dimasak gulai dan sate sebagi pelipur hati kami.
Tahun berlalu dan kami sudah dewasa. Perkara dapat atau tidaknya daging kurban sewaktu Idhul Adha tak membuat kami risau atau pusing kepala. Dapat syukur, tidak pun syukur. Toh, masih banyak orang yang lebih membutuhkannya. Begitu hemat kami.
Dan Idhul Adha tahun ini, rejeki melimpah bagi kami. Di luar dugaan kami mendapatkan daging kurban yang jumlahnya lumayan. Padahal tahun-tahun sebelumnya biasa saja. Dapat tetapi tidak sebanyak tahun ini. Tak semua dimasak, setelah dibuat satai dan bakso sisanya…

KOK TUHAN NGGAK DATANG?

Gambar
Satu ketika, dengan masygul saya bertanya ,”Kok Tuhan nggak datang-datang ya? Padahal saya sudah manggil Dia, sampai bikin telinga orang-orang pekak karena teriakan saya. Tapi Ia nggak muncul juga, padahal saya tengah merana. Dilanda kesulitan tingkat dewa.” Tanah di bawah kaki saya tertawa. Tanyanya ,”Lha iya, memangnya kamu suka nyamperin dia apa?”  “Heheh, ndak juga.” “Lha itu, dia...Kamu nggak suka nyamperin, kok ngarep Dia datang itu gimana?” Saya tersenyum kecut padanya. ”Lha aku kan sibuk to. Banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Makan aja harus disambil pacaran...dengan komputer maksudnya,” alasan saya seraya nyengir kuda. Tanah tersenyum lebar. Balasannya bikin saya diam ,”Kalau situ saja tak punya waktu barang semenit ketemu Tuhan, kenapa situ mengharap Tuhan datang waktu situ kesulitan?” Dar! Saya seperti dilempar petasan. Kaget dan tidak bisa membalas apa yang dia bilang. Tiga bulan kemudian saya muncul kembali  dengan keluhan yang sama. Kenapa Tuhan tidak datang-datang…