Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

CERITA SI GOKIL : MUNDUR ATAU MAJU JADI PENULIS? TERSERAH LU!

Gambar
Aku penyuka buku pada awalnya. Menyukainya hingga bermimpi punya buku atas namaku sendiri. Tetapi mimpi itu terkubur seiring hari-hari, dan aku melupakannya hingga bertahun-tahun saat blog muncul dan telah trend pada awal aku terjun. Dari sekedar ngeblog pada 2006, aku mulai merambah lomba-lomba ringan. Lomba-lomba yang mengantarkanku ke lomba-lomba berikutnya, bertemu banyak orang, menjadi rival dan kemudian berteman dengan mereka. Jangan tanya prestasiku apa. Karyaku belum banyak tembus media. Memang ada sekian antologi, tetapi majalah dan koran? Hwoow, belum banyak. Paling hanya dua jari saja. Aku juga bukan penulis yang produktif luar biasa. Menulis seenak udelnya seperti notes atau blog bisa saja kuposting setiap harinya, tapi fiksi dan non fiksi yang ada tujuannya membuatku sering mampet, terbebani, dan jadi stag mau kemana. Ealah...Belum lagi perkara disiplin dan kemauan yang masih kembang kempis seperti balon kurang isi. Aish! Klop sudah. Tahun 2012, aku denga

KALAU LAJANG DITANYA "KAPAN (KAWIN)?"

Gambar
  the gokilest mutan, yang punya pelaminan belum nyobain  malah dianya asyik gaya-gayaan, udah gitu ngajak teman pula Bila usiamu twenty something (almost thirty) or even thirty something tapi masih single aja, secara otomatis bakalan banyak yang nanya : “Kapan?” Pertanyaan simpel tapi jawabnya itu yang bikin uban langsung ngembang. Gimana enggak? Ha wong kapan yang ditanyakan itu bukan kapan ultah, tapi benernya kapan kawin?   Secara gandengan aja belum ada (truuuk kale ah gandengan), terus mau jawab apa? Belum lagi ditanyain “Emang nunggu apa? Kiamat?”. Tsaaaah! Berasa pengen banget deh nyiram si penanya pakai air keras (air isi balok es maksudnya), lalu gludukk nimpa kepalanya biar benjol saking lo dongkol. Tapi karena menyiksa orang itu dilarang kecuali kebangetan (lhoh?), otomatis lo meringis. Diem aja sambil ngemut pos kamling. Udah kebayang dah dimataku   betapa manyunnya dirimu sambil ngedumel dalam hati ,”Ngapa juga nunggu mpe kiamat, besok juga kalo a

MY 2013 RESOLUTION

Gambar
Tahun 2012, tepatnya malam sebelum tahun baru tiba saya telah menuliskan beberapa resolusi  yaitu resign dari kantor, konsentrasi dengan crochet, getting married and having a baby, bikin novel dan kirim ke bentang,  dan konsentrasi menulis cerita anak. Dari lima resolusi itu yang pertama kejadian adalah resign. Memang sudah lama saya berpikir untuk melakukannya. Ada beberapa hal yang tidak lagi membuat saya nyaman disana. Dan Tuhan membuka jalan melalui sepenggal telepon dari Jakarta. Katanya terdapat selisih antara yang laporan penjualan yang saya laporkan dengan yang mereka punya. Jelas saya terheran-heran dan langsung mengumpulkan data-data milik saya.  Melihat data dari saya mereka juga tercengang-cengang karenanya.  Dan mulai tercium ada yang tidak beres dengannya. Memang sekedar angka tidak berkaitan dengan nominal uang sama sekali. Jadi siapa pelakunya? Saya punya dugaan, tapi sulit membuktikan. Yang menyedihkan saya adalah bos saya yang awalnya marah karena peristiwa

(GA YaAllahBeriAkuKekuatan, Aida MA) TULANG RUSUK YANG MENJADI TULANG PUNGGUNG

Gambar
Pic : belong's to    http://www.heart-homeconnection.com/ Dikatakan wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, tetapi di   masa kini tulang rusuk itu telah menjelma menjadi tulang punggung bagi keluarga. Itulah kisah tentang Su, kawan saya.   Su adalah kawan saya semasa SMP. Ia seorang yang periang, pemberani, dan berpenampilan seperti pria. Sudah lama kami tidak berjumpa, sejak kami SMA hingga sekarang. Padahal kami tinggal satu kota. Tetapi Tuhan rupanya punya cara mempertemukan Su dan saya dan kawan-kawan. Entah bagaimana kami waktu itu sepakat mengadakan kunjungan pada teman-teman lama. Seperti Su, misalnya. Kami takjub begitu bertemunya. Su kini sangat berbeda.   Ia tak lagi berpenampilan seperti pria, tetapi keriangan dan keberaniannya masih tetap ada. Pertemuan itulah yang kemudian membuka kisah pilu rumah tangganya, ia kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Seperti orang-orang lainnya, alasan Su menikah dengan suaminya adalah karena cinta.   Meski