Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Berkontribusi Pada Negeri dengan Menjadi Relawan Inspirasi Sekolah Literasi

Gambar
Menjadi relawan Inspirasi Sekolah Literasi sehari, selamanya membekas di hati. Berkontribusi pada negeri ini? Ah, dengan apa? Saya tak memiliki kemampuan untuk melakukannya. Namun, pikiran itu berubah usai mengikuti Festival Baca yang diselenggarakan Save The Children Atambua pada bulan Juli 2016.  Kala itu saya mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung reading camp di desa Fulur, Lamaknen. Di mana seorang fasilitator mengajari anak-anak membaca dan berhitung dengan cara yang menarik. Pengalaman itu membekas dan membuat saya tergerak untuk menirunya, meski skalanya berbeda. Karena itulah saya mendaftar sebagai relawan Inspirasi Sekolah Literasi (ISL) sekembali dari Atambua. Kegiatan yang rutin digelar saban tahun ini bertujuan untuk mengenalkan beragam profesi sekaligus menginspirasi para siswa sekolah di pelosok Banyuwangi. Di luar dugaan, acara yang berlangsung di daerah Licin itu demikian berkesan. Tak hanya mendapatkan pengalaman mengajar, tetapi empati saya

3 Cara Menghadapi Komentar yang Kontra di Postingan Kita

Gambar
Mengunggah apapun di dunia maya berpotensi mendatangkan komentar yang kontra di postingan kita. Bahkan jika menurut tulisan kita biasa saja.  Yang harus  disadari, kita tak bisa menyenangkan semua orang.  Di antara sekian banyak manusia pasti ada yang berbeda pemikiran dengan kita.  Bagaimana pun juga kita hidup di dunia yang manusianya beraneka.  Kepala boleh sama hitam, tapi pemikiran? Tidak mungkin semua memiliki pemikiran sama. Jadi wajar jika ada kemudian ada komentar yang kontra di postingan kita. Lantas apa yang  menyebabkan seseorang kontra dengan unggahan kita di blog atau media sosial?  Berikut ini 4 alasan mengapa orang kontra dengan postingan kita: 1. Tak sepaham Pernah mengalami hal ini? Ada yang tak sepaham dengan apa yang kita tuliskan? Wajar nggak? Wajarlah. Sebaik apapun tulisan jika tak sepaham, ya sulit sejalan. Apa pasal? Beragam. Mulai dari sentimen pribadi hingga pengalaman dan kecenderungan yang berbeda, bisa membuat orang memiliki pemaham