Postingan

Menampilkan postingan dengan label Same Sex Attraction

Unggahan Terbaru

Pelajaran Gratisan Dari Mereka Yang Bersikap Tak Menyenangkan Saat Diberi Daging Kurban

Gambar
Hari raya Idhul Adha selalu membawa cerita tersendiri untuk masing-masing keluarga. Termasuk keluarga saya. Dulu sewaktu kecil, rumah kami jarang kebagian daging kurban. Sampai-sampai bertanya pada Bapak ,"Orang-orang dapat, kok kita nggak dapat, Pak? Kenapa?" Bapak menanggapinya dengan bijak. Mengatakan mungkin karena kami sudah dianggap mampu, jadi tidak mendapatkannya. Sebagai gantinya Bapak akan membeli daging sendiri, lalu dimasak gulai dan sate sebagi pelipur hati kami.
Tahun berlalu dan kami sudah dewasa. Perkara dapat atau tidaknya daging kurban sewaktu Idhul Adha tak membuat kami risau atau pusing kepala. Dapat syukur, tidak pun syukur. Toh, masih banyak orang yang lebih membutuhkannya. Begitu hemat kami.
Dan Idhul Adha tahun ini, rejeki melimpah bagi kami. Di luar dugaan kami mendapatkan daging kurban yang jumlahnya lumayan. Padahal tahun-tahun sebelumnya biasa saja. Dapat tetapi tidak sebanyak tahun ini. Tak semua dimasak, setelah dibuat satai dan bakso sisanya…

KETIKA DIA BERKATA “SAYA PUNYA ORIENTASI SEKSUAL BERBEDA”

Gambar
Seperti ditoyor rasanya begitu mendengar pengakuan semacam itu dari teman saya. Untunglah pengakuan tersebut disampaikan lewat sms, kalau tidak ...entahlah harus bersikap bagaimana di depannya. Dia mengatakan sejak kecil ia menyadari sudah berbeda. Semakin besar perasaan itu semakin menguat. Tentu saja tidak ada yang mengetahuinya, ia memendam kuat-kuat perasaan itu bahkan kepada orang tuanya. Yang tahu siapa? Beberapa orang tahu, termasuk saya. Lalu lainnya? Ya mungkin menduga-duga. Tetapi, tidak ada yang bisa membuktikannya.
Lalu, apakah dia sadar ketertarikannya pada sesama jenis itu dilarang agama? Iya. Dia sadar bahwa itu salah, tetapi lepas begitu saja juga tidak mudah.
Nelangsa saya mendengarkan. Saya membayangkan jadi ibunya, kakaknya, adiknya, bapaknya, dan temannya di saat yang sama. Apa yang harus saya lakukan jika jadi mereka? Apakah saya akan membencinya, menghardiknya, memukulnya dengan kata-kata yang menyakitkan bila saya keluarganya? Atau mengucilkan jika saya temannya?
Man…

JANGAN PANGGIL SAYA BANCI

Gambar
Terlahir ke dunia sebagai pria. Di, sebut saja begitu namanya, memang tidak seperti pada umumnya anak laki-laki seusianya. Ia cenderung melambai dan gemulai seperti wanita. Meski suaranya tidak kemayu, tetapi jelas gayanya berbeda. Caranya berdiri, caranya berkata, caranya menggerakkan tangannya...Membuat orang dengan mudah mengatainya sebagai banci.
Bahkan semasa kecil ia lebih suka bermain dengan anak perempuan ketimbang anak lelaki. Apa pasal? Di sana ia tidak diterima. Keberadaannya selalu jadi bahan olokan. Dengan anak perempuan, ia lebih senang. Disana ia lebih bisa diterima. Ya, meski ada yang berlaku sama, mengolok-oloknya, tetapi tak separah bocah-bocah sejenisnya.
Ketika ia mulai beranjak remaja, Di mulai menyukai lawan jenisnya. Seperti yang anda bisa bayangkan, Di ditolak oleh gadis yang ditaksirnya. Alasannya sudah bisa diduga. Karena kondisi Di yang menurut mereka tak sewajarnya. Pria kok kayak wanita. Ngetril gitu jari-jarinya. Di bukan tidak sedih mengetahui hal ini, tap…