Postingan

Menampilkan postingan dengan label Depresi Valentin

DEPRESI VALENTINE : PERLUKAH?

Gambar
Hari valentine sudah di depan mata. Segala sesuatu yang berkaitan dengan cinta dan kasih sayang mendadak nampang di mana-mana—rangkaian bunga, perhiasan ciamik untuk si dia, segala pernak-pernik lucu seperti teddy bear merah muda hingga hiasan bentuk hati bertulis “I LOVE YOU”. Tak lupa film-film romantis yang mengetengahkan tema happily ever after di teve dan bioskop. 
Buat sebagian orang hari valentine memang menyenangkan sebab di hari spesial itu mereka bisa saling mengungkapkan rasa sayang. Tetapi buat sebagian lainnya, yang jomblo dengan beragam alasan, valentine’s day kemungkinan menjadi hari yang menyedihkan. Tak hanya sedih, tapi juga menyebalkan terlebih bila melihat temanmu mendapat kejutan segebung kembang atau mengetahui mereka tengah merencanakan valentin-an dengan pacar. Alih-alih bahagia untuk mereka, yang ada si jomblo malah jadi Jones alias Jomblo Ngenes karena mengalami depresi valentin.
Kenapa depresi? Menurut Psychology Today, manusia itu butuh berhubungan dengan oran…