Postingan

Menampilkan postingan dengan label kelas inspirasi

Unggahan Terbaru

Pelajaran Gratisan Dari Mereka Yang Bersikap Tak Menyenangkan Saat Diberi Daging Kurban

Gambar
Hari raya Idhul Adha selalu membawa cerita tersendiri untuk masing-masing keluarga. Termasuk keluarga saya. Dulu sewaktu kecil, rumah kami jarang kebagian daging kurban. Sampai-sampai bertanya pada Bapak ,"Orang-orang dapat, kok kita nggak dapat, Pak? Kenapa?" Bapak menanggapinya dengan bijak. Mengatakan mungkin karena kami sudah dianggap mampu, jadi tidak mendapatkannya. Sebagai gantinya Bapak akan membeli daging sendiri, lalu dimasak gulai dan sate sebagi pelipur hati kami.
Tahun berlalu dan kami sudah dewasa. Perkara dapat atau tidaknya daging kurban sewaktu Idhul Adha tak membuat kami risau atau pusing kepala. Dapat syukur, tidak pun syukur. Toh, masih banyak orang yang lebih membutuhkannya. Begitu hemat kami.
Dan Idhul Adha tahun ini, rejeki melimpah bagi kami. Di luar dugaan kami mendapatkan daging kurban yang jumlahnya lumayan. Padahal tahun-tahun sebelumnya biasa saja. Dapat tetapi tidak sebanyak tahun ini. Tak semua dimasak, setelah dibuat satai dan bakso sisanya…

Sekelumit Kisah Dari Kelas Inspirasi 6 Di Kaliglagah

Gambar
Perjalanan Menuju MI Al Khairat, Kaliglagah
Saya sedang tak enak badan ketika berangkat ke Jember, Jumat (5 Oktober 2018), pukul 14.51. Hidung masih mampet, batuk masih tersisa, dan meriang masih tak mau lepas dari badan saya meski sudah mengalami hal ini sepekan sebelumnya. Saya berbaik sangka saja, insyaallah ketika sampai di tempat hal-hal tersebut tak jadi kendala. Satu setengah jam perjalanan, saya sampai di Jember. Yova, relawan fasilitator yang menjemputsaya, sudah standby di samping masjid yang tepat di sisi kiri stasiun Jember. Saya langsung mengenalinya karena baju batik bermotif burung merak yang dipakainya. Kok tahu? Iya, sebelumnya Yova memang menyebutkan pakaian yang dia kenakan via WhatsApp. Biar saya mudah mencari dia.
Dari stasiun, Yova mengajak saya ke rumah relawan lain, Riza Rastri. Di jalan Yova sempat bilang, kemungkinan besar saya mengenal Riza. Saya sempat mengerutkan kening, tapi begitu ketemu saya langsung paham. Saya sudah ketemu dia di Pelatihan Menulis yang…