Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Catatan Lebaran 2 : Empat Tahun Lebaran Tanpa Ibu di Sisi

Gambar
Photo by Amnas from Pixabay Saya lupa tahun keberapa saya memakainya. Dulu mukena itu milik Ibu saya. Kadang saya pinjam saat sholat hari raya, baik Idul Adha atau Idul Fitri. Sejak beberapa tahun silam, meski tidak secara resmi mukena itu berpindah tangan pada saya. Akan tetapi, dalam keseharian jarang dipakai juga. Bukan karena bahannya tidak bagus. Cuma kurang nyaman karena terasa berat dipakainya. Dan sudah hampir empat lebaran ini saya memakai tanpa ada Ibu di sisi saya. Jika dulu setiap sholat hari raya berdampingan dengan Ibu, sekarang tidak. Orang lain yang tidak saya kenallah yang duduk bersebelahan dengan saya. Saya juga mulai terbiasa berangkat sendiri, tid ak menunggu-nunggu lainnya. Tahun 2015, saya masih sempat sungkeman dengan Ibu sebelum beliau meninggal di bulan September 2015. Akan tetapi, setelah itu tidak lagi. Sofa tempat Ibu dan Bapak biasa duduk untuk menerima sungkem dari kami, anak-anaknya, hanya dihuni seorang saja. Bapak saya. Saya tidak tahu

Catatan Lebaran 1 : Cara Mengatasi Orang Yang “Baru Minta Maaf Kok Sudah Bikin Marah?!”

Gambar
Photo by Amnas from Pixabay Itu hari pertama ketika seseorang berkata dengan lantang di hadapan tamu-tamu Bulik saya lainnya dengan kalimat yang bunyinya kurang lebih seperti ini " Kowe ki lanangan nggak duwe , anak nggak duwe ... " Saya tertegun dibuatnya. Untuk sejenak saya ingin sekali membalasnya dengan kalimat yang menohok agar dia diam, tetapi kemudian teringat anak-anak yang duduk di dekatnya. Rasanya tak elok jika saya mempermalukan ibunya di depan anak-anak itu. Oleh karena itu saya mendiamkannya, memilih untuk tersenyum dan tetap bersikap sopan di depannya. Bahkan ketika dia menambahi dengan "Heh, gembrot ... " sekalian di kalimat berikutnya. Hal semacam ini rupanya tidak hanya terjadi pada saya. Banyak orang lain yang mengalami situasi yang sama. Meskipun kasusnya beda-beda. Ada yang dibikin ilfil karena banyak orang tanya "Kenapa kok anaknya satu aja? Nggak nambah apa gimana" dan seterusnya. Yang sudah punya anak dikomentari