Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

Unggahan Terbaru

PRIA BERTATO ITU

Tanyakan padaku berapa kali aku membenci pria itu. Pria yang dilengannya ada tatonya itu. Pria yang seringkali melarangku melakukan sesuatu, dengan segenap alasan bahwa ia lebih tahu yang mana yang paling baik untukku. Acap aku memberontak dan mementahkan semua ucapnya. Menegakkan kepalaku dan menyemburnya dengan kalimat terkasar yang kupunya. Hingga memantik kemarahannya sedemikian rupa.
Tetapi ia tak pernah berhenti memberiku cinta. Sebesar apapun kesalahan yang kulakukan ia selalu memaafkan. Kau ingin tahu siapa dia? No, no, no…bukan, ia bukan pacarku. Ia ayahku.

Ayah yang selalu bertanya kepadaku mengapa aku tidak makan hari itu. Yang mengajariku memasak saat usiaku belasan tahun. Yang mengajakku main layang-layang juga mengajakku menyusuri sungai untuk menjala ikan. Yang masakannya selalu kami—aku, Wendy, dan Raka rindukan. Yang pendiam, tapi selalu selalu punya cerita lucu untuk kami tertawakan. Yang kadang-kadang nampak sangar, over protective, menyebalkan tapi sangat perhatia…

SURAT UNTUK GITARIS AMATIR

Aku hanya bisa mengawasimu dari kejauhan, Kecil. Sudah tidak bisa kujangkau seperti ketika kau mungil. Sudah besar kau sekarang, sudah tahu mana yang baik dan yang benar. Meski begitu aku tetap punya kekhawatiran tiap kali kau bercerita tentang perempuan. Apa yang kau lihat dari matamu, Kecil? Apa kau melihat dari kacamata luar ataukah hingga ke dalam? Tidak sekedar menilai perempuan dari ukuran umum yang biasa Kau tahu, Kecil, aku juga perempuan. Aku sangat sedih jika kau membanting perempuan tanpa perasaan. Kau biarkan mereka mengira kau menyukainya, meski kau berkelit kau tidak berniat melakukannya. Kau sirami semua kembang, kau biarkan mekar. Lalu jika cinta merekah di dada mereka kau dengan manis berkata ,” Aku hanya menganggapmu teman saja.” Bisa saja kau atau kaummu berkata, perempuan saja yang bodoh. Kenapa juga mereka tidak berpikir dengan logika. Mungkin saja seseorang pernah berlaku sama padamu, Kecil. Hingga kau berpikir, tak apa jika kulakukan hal yang sama. Apa kau tahu kecil…

KEMARAHAN HARI INI

Sepagian tadi saya emosi naik ke tingkat tertinggi. Seorang sales kena sembur karena harga-harga sekian item yang masuk di supermarket Key Account masih salah sejak 2010. Apakah Bapak tidak pernah memberi tahu perubahan harganya? Kesal saya. Begitu juga dengan seorang Supervisor dan MD Supermarket. Betapa jengkelnya saya ketika mereka masih tanya tentang laporan weekly. Padahal sudah saya jelaskan sebelumnya bahkan email ke beberapa pihak yang berkepentingan dengan laporan-laporan itu bahwa laporan akan telat saya kirimkan. Bahwa saya harus bekerja keras untuk mengisi ulang data base penjualan yang hilang sejak awal bulan karena errornya komputer kami sebelumnya, bahwa saya perlu waktu menyelesaikannya. Sialan! Batin saya sambil ngedumel tak karuan. Terlebih ketika si MD minta saya laporan berapa total karton produk obat nyamuk inovasi baru yang iklannya lagi wara-wiri di tivi itu. Huugh! Apakah aku tahu aku sedang sibuk mensetting lagi promo-promo yang bubar? Memasukkan kembali bebera…