Postingan

Menampilkan postingan dengan label BERTEMU TUHAN DI PINGGIR JALAN

BERTEMU TUHAN DI PINGGIR JALAN

Gambar
lewat tangan yang menengadah di terik siang Ia meminta kita berbelas kasihan mungkin saja ia penipu handal bersembunyi di balik gombalan kumal untuk mengesankan kemiskinan demi sekeping atau dua keping recehan namun tetapkan perasaan berbaiksangkalah disisi ketidakyakinan
lewat perempuan  renta yang diam tak kuasa berteriak meminta bantuan memilih bungkuk punggungnya di antara tumpukan karung brambang yang ia bersihkan ketimbang menguarkan bau ketidakberdayaan Ia minta kita mengulurkan tangan bahkan sebelum ia meminta pertolongan
lewat kakak adik penjual gorengan yang berdua-dua menyusur jalan membantu ibu mencari uang Ia mengajakmu untuk belajar tentang ketangguhan dari mereka yang memilih untuk berhenti mengeluh lalu lebih suka menyingsingkan lengan mengais rizki di tiap pijakan jalan
lewat penjual legen bermuka masam yang membuat minummu jadi tidak nyaman yang menyimpan kekacauan perasaan atas perut dan anak istrinya yang lapar bila legennya kali ini tak banyak terjual Ia tengah mengajarimu untuk mendoakan …