Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

25 Oktober 2018

Pencernaan Terjaga, Aktivitas Lancar Jaya, Berkat Ekstrak Alami Lidah Buaya

Sejak 2012 silam saya beralih profesi, dari pekerja kantoran menjadi penulis. Banyak suka duka saya alami. Salah satunya adalah dianggap remeh dan gampang. Beberapa pihak mengira  jika menulis itu pekerjaan yang mudah. Tidak perlu usaha, lha wong tinggal duduk dan mengetik saja. Padahal tidak demikian. Untuk membuat satu artikel tentang manfaat buah kepel yang tayang di majalah berbahasa Jawa (Jayabaya) empat tahun silam, saya harus berupaya keras membaca banyak jurnal berbahasa Inggris sebagai dasar tulisan.
Begitu juga sewaktu saya menulis novel solo pertama yang terbit di Sheila (imprint penerbit Andi), “Sweet Sour Love : From Spring To Winter”. Demi cerita ini saya browsing dan membaca sebanyak-banyaknya tentang pergantian musim di Eropa. Seperti apakah musim semi, musim panas, musim gugur, hingga musim dingin untuk mendapatkan gambaran utuhnya. Itu baru perjalanan awal. Selanjutnya masih ada proses panjang yang dimulai dari pengiriman naskah ke penerbit, penerimaan, lalu proses penerbitan.
Akan tetapi, saya jarang membalas komentar yang merendahkan. Buang waktu dan energi saja. Yang perlu saya lakukan adalah bekerja sebaik-baiknya. Namun acap kesibukan menulis membuat saya lengah menjaga kesehatan tubuh saya. Demi menuntaskan tulisan saya bisa duduk berjam-jam tanpa minum. Warna urin yang pekat dan berkurangnya konsentrasi menjadi pertanda bahwa tubuh saya butuh cairan. Akan tetapi, peringatan ini saya abaikan. Saya terus menulis dan hanya sesekali minum ketika benar-benar dahaga.
Kondisi itu masih diperburuk lagi dengan asupan makanan yang kurang serat, cenderung pedas, dan bersantan. Juga olahraga yang kurang. Tidak mengherankan jika saya mengalami gangguan pencernaan. Lebih tepatnya saya mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar. Sembelit atau disebut juga konstipasi merupakan kelainan pada sistem pencernaan kita, di mana tinja yang mengeras sulit dikeluarkan. Jika dipaksakan akan menyebabkan kesakitan yang luar biasa pada penderitanya. Inilah yang saya alami kala itu.
Kondisi ini jelas tidak menyenangkan. Rasa begah, sakit, dan tidak nyaman yang saya rasakan mengganggu aktivitas harian. Tidak hanya itu saja. Saya juga diliputi rasa khawatir begitu mengetahui bahwa sembelit yang berlebihan akan melukai usus dan bisa memicu timbulnya kanker. Wah, nggak bisa begini nih, pikir saya. Saya harus mencari cara bagaimana mengatasinya. 
 Berbekal informasi dari internet  saya mengetahui bahwa herbadrink lidah buaya bisa menjadi solusi bagi masalah yang saya alami. Klaim bahwa produk ini minuman herbal alami tak langsung saya percaya. Oleh  sebab  itu ketika menemukannya di swalayan, hal pertama yang saya amati adalah komposisinya. Dari keterangan di kemasan luarnya, herbadrink lidah buaya ternyata terbuat dari ekstrak lidah buaya seberat 4,6 gr. Ekstrak seberat ini setara dengan 10,4 gr daun lidah buaya

 

Di dalam ekstrak lidah buaya terkandung banyak vitamin, mineral, serta konstituen aktif  lainnya seperti enzim, lignin, saponin, asam salisilat, serta asam amino  yang memiliki manfaat besar bagi pertumbuhan dan fungsi sistem tubuh kita. Tidak mengherankan jika kita mengkonsumsinya akan mendapatkan lima manfaat berikut ini :
1.            Mencegah stres oksidatif
Stres oksidatif terjadi karena jumlah radikal bebas melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Kandungan vitamin B12, B1, B2, B6, A, E, C, niasin, serta asam folat pada lidah buaya bisa membantu untuk menghambat terjadinya stres oksidatif.
2.            Meningkatkan fungsi kardiovaskular
Kandungan beta sitosterol pada lidah buaya membantu menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan sirkulasi darah, sekaligus memperkuat vena dan arteri. Bisa dikatakan kehadiran beta sitosterol membantu menurunkan resiko serangan stroke dan penyakit jantung koroner.
3.            Meningkatkan imunitas
Kandungan polifenol dalam lidah buaya berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Selain mencegah  radikal bebas, bersama senyawa lain, polifenol berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi pada tubuh kita.
4.            Membantu meredakan peradangan
Anti inflamasi yang terkandung dalam lidah buaya bisa membantu meredakan peradangan  di saluran dubur akibat pengerasan tinja. Senyawa ini bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin, hormon penyebab timbulnya radang berlebihan.
5.            Melancarkan pencernaan
Alkali dalam lidah buaya membantu menormalkan PH tubuh dan menyeimbangkannya. Dengan demikian bakteri pencernaan dapat berkembang dengan baik. Begitu pula sistem pencernaan dalam menjalankan fungsinya untuk memecah makanan. 
6.            Membantu mengatasi sembelit               
Aloin atau barbaloin merupakan senyawa yang bertanggung jawab dalam mengatasi sembelit. Senyawa ini akan meningkatkan kadar air dalam usus, merangsang sekresi lendir, dan meningkatkan gerakan peristaltik usus. Sekaligus melonggarkan pergerakan tinja dan memudahkannya keluar dari dari tubuh.

 

Setelah komposisi, hal kedua yang saya amati adalah kandungan gulanya. Penting bagi saya bahwa produk ini bebas gula atau sugar free. Sejak Ibu (almarhum) dinyatakan menderita diabetes, sejak itu pula saya mulai mengurangi asupan gula. Mula-mula saya melakoninya untuk mendukung diet gula beliau. Namun belakangan saya melakukannya untuk menjaga kesehatan.
Produk herbadrink lidah buaya memang tidak menggunakan gula sama sekali. Sebagai gantinya digunakan sukralosa, pemanis buatan tanpa kalori. Penggunaan sukralosa memang bukan tanpa alasan. Pemanis buatan yang telah digunakan di 80 negara dan disetujui oleh BPOM ini tidak memiliki efek pada metabolisme karbohidrat, kontrol glukosa darah jangka pendek maupun panjang, ataupun pelepasan insulin. 



Yang lebih mengasyikkan, ekstrak lidah buayanya sudah dikemas  dalam bentuk saset  yang praktis dan higienis. Bentuknya yang ramping tidak memakan tempat dan memudahkan kita untuk menyelipkannya di dalam tas sewaktu bepergian. Jika diperlukan tinggal ambil dan seduh saja. Hebatnya setelah diseduh, tak ada endapan tersisa. Hal ini terjadi berkat penggunaan teknologi tinggi pada saat produksi. Selain itu masih ada keunggulan lainnya, minuman satu ini diracik dengan seksama. Kualitas dan rasanya pun tak berubah, tetap terjaga sebagaimana aslinya. Tanpa tambahan pengawet dan perisa pula. Dengan begini pencernaan terjaga, pekerjaan pun lancar jaya. Tak terganggu dengan keluhan sembelit yang menyiksa.

Terbebas dari sembelit dengan herbadrink lidah buaya.

Agar lebih afdal, selain minum herbadrink lidah buaya, saya juga melakukan perubahan gaya hidup. Olahraga yang semula saya abaikan kini mulai saya lakukan. Pilihan saya jatuh pada yoga, selain membantu meningkatkan fleksibilitas, olahraga satu ini membantu untuk mengurangi keluhan sakit pinggang dan leher karena terus-menerus menghadap komputer. Makanan pun tak luput diperhatikan. Buah dan sayur sebagai sumber serat tak lupa dimasukkan dalam daftar asupan makanan. Begitu juga minumannya. Tak kurang dari delapan gelas sehari masuk ke dalam tubuh, sebagai ganti cairan yang hilang selama saya bekerja.
Nah, bicara soal produk herbadrink yang bermanfaat, rupanya tidak hanya herbadrink lidah buaya saja. Jika musim penghujan tiba, sari jahe adalah pilihan tepat bagi Anda untuk menghangatkan badan. Sekaligus  meredakan masuk angin, kembung serta mengurangi rasa mual di saat bersamaan. Bila nafsu makan menghilang, sari temulawak merupakan jawabannya. Tinggal sobek sasetnya, seduh, lalu minum sesuai takaran. Bagusnya, kedua produk minuman herbal ini dapat ditemui dalam varian sugar free juga, sama seperti herbadrink lidah buaya.
Fyuh, lega rasanya mendapati ada produk semacam ini. Produk yang memahami keinginan orang-orang di masa kini untuk kembali berdekatan dengan alam. Menggunakan kebaikan racikan bahan-bahan alami untuk menjaga kesehatan, tetapi dengan cara yang lebih modern dan kekinian.



29 Agustus 2018

Kawan Sakit, Apa yang Harus Kita Lakukan? Perlukah Menasehati Atau Support Saja Yang Kita Lakukan?

sumber gambar : https://www.pexels.com



Saya terkejut mendengar teman saya sakit hipertensi. Saya pikir dia baik-baik saja, aih ternyata setelah beberapa waktu tak jumpa justru saya mendengar ia terkena hipertensi atau orang biasa menyebut darah tinggi.
Sebagai kawan, yang kebetulan memiliki ayah dengan penyakit sama, saya paham apa yang dirasakannya. Termasuk soal penurunan tekanan darah yang tidak signifikan itu. Sejak Ayah terkena hipertensi, saya menyadari bahwa banyak hal hal harus di maintain agar tekanan darahnya tetap stabil.  Menjaga pola makan dan hidup sehat itulah kuncinya.

Bagaimana jika kita sudah menjaga pola makan sampai sirikan (red. menghindari) beragam makanan, tetapi tekanan darah tak kunjung turun? Atau kalau pun turun tidak sedrastis yang diharapkan?
Meski sudah menjaga pola makan memang tidak serta merta menurunkan kadar hipertensinya. Sabar dan tenang saja, itu kuncinya. Jika belum turun-turun juga, tak perlu kemrungsung. Apa ya bahasa Indonesianya? Ah, semacam perasaan yang campur aduk begitulah. Karena hal semacam ini justru mendorong kita untuk khawatir berlebihan dan akhirnya malah jadi bahan pikiran. Jika terus-menerus begini akan jadi beban bagi psikologis kita. Efeknya malah kesehatan yang dipertaruhkan.
Berdasarkan pengalaman Ayah, setiap kali dia merasa takut sewaktu hendak periksa ke dokter, tekanan darah langsung melonjak. Berbeda ketika dia sudah jauh lebih tenang, biasanya hasil periksa akan menunjukkan tekanan darah yang normal.

06 Agustus 2018

Pertama Kali Menjadi Pemateri Saya Justru Membawa Pulang Pelajaran Penting Ini


Saya mengiyakan saja ketika dimintai bantuan jadi pemateri workshop menulis yang diadakan oleh teman-teman KKN 13 Untag di base camp RLI (Rumah Literasi Indonesia sepekan silam. Permintaannya adalah lebih banyak praktek ketimbang materi yang disampaikan.
Sepekan sebelum hari H saya mulai mikir, lha kok saya oka-oke saja. Apa yang harus saya sampaikan nanti di depan peserta? Anggaplah yang datang nanti sedikit, sepuluh orang misalnya, saya tak boleh sembarangan. Harus membagikan sesuatu yang bermanfaat ketika pulang. Bukan sekedar ngobos (ngomong ngalor ngidul), nggak ada juntrungan. Tidak lupa juga si materi harus punya relasi dengan praktek yang hendak dilakukan. Tapi, apa ya?

Setelah mencari tahu soal audiens yang hadir nanti akhirnya saya memilih materi bagaimana cara menulis bagi pemula saja. Kalaupun diantara audiens sudah ada yang terbiasa nulis, apa yang saya bagikan nanti bisa digunakan juga saat mereka terkena writer's block. Sampai di sini masalah teratasi. Namun menjelang hari H, tepatnya tiga hari sebelumnya, saya nyengir kuda. Kenapa?  Saya tidak tahu caranya bikin slide, hahahaha.
Untungnya jaman sekarang kita ini dimudahkan. Sudah banyak ilmu yang bertebaran. Jadi tinggal nyari saja pasti ketemu. Begitu pun hari itu. Saya langsung nyolek You Tube untuk mencari tahu cara membuat slide. Karena tidak punya banyak waktu, saya pilih yang simpel-simpel saja. Jadi waktu saya tidak terbuang banyak untuk mempelajarinya.

materi untuk workshop menulis bersama KKN 13 UNTAG

 Pukul 1 dini hari, materi dan persiapan kelar. Saya tinggal tidur dan  kemudian berangkat pagi-pagi ke tempat acara di Gunung Remuk-Ketapang, kurang lebih sekitar pukul 6.00. Tujuannya untuk menghindari tertutupnya jalan utama yang menuju ke arah sana. Maklum di hari yang sama ada gelaran BEC (Banyuwangi Ethno Carnival) di tengah kota.  Jadi jika kesiangan dan jalan ditutup, saya pasti kebingungan karena tidak terlampau paham jalan alternatif agar bisa sampai di sana tepat waktu.

Setiba di sana ternyata masih banyak waktu. Jadi saya makan dulu bekal yang saya beli sebelum berangkat sembari menanti acara dilangsungkan. Saya memang jarang melewatkan sarapan pagi, karena tanpanya saya bisa lemah dan sulit konsentrasi. Sekitar pukul sembilan pagi, acara di mulai. Saya duduk tenang menanti, hingga Pak Suhalik selesai melakukan bedah buku "Babad Tawangalun".

Lalu bagaimana tugas saya sebagai pemateri? Sukseskah?
Saya tidak tahu sukses atau tidaknya. Karena yang bisa menilai orang lain bukan diri sendiri. Terlepas apapun hasilnya, saya justru pulang dengan membawa pelajaran penting ini :

31 Juli 2018

ENAM HAL HEBAT YANG KITA DAPAT BILA BERGABUNG DENGAN KOMUNITAS

Photo by rawpixel.com from Pexels


Sejak nge-blog 2006 silam, saya sudah bergabung dengan komunitas. Saat itu Blogger Family atau yang kerap disingkat Blogfam jadi salah satu komunitas yang terkenal. Saya memang tidak terlampau aktif di sana. Akan tetapi saya sempat dua kali ikut lomba dan lolos pelatihan cerita anak yang diampu oleh Kang Iwok Abqary di sana.
Belakangan ketika era sosial media datang, komunitas blogger semakin berkembang. Mulailah bermuncul nama-nama baru dan disertai pula dengan aktivitas yang seru. Dimana para anggota tidak hanya bisa berbagi tulisan, namun juga info-info lomba, pekerjaan, dan pengetahuan.

Hal yang sama saya lakukan ketika saya mulai belajar menulis cerita akhir tahun 2009 silam. Mulai dari grup UNSA, BAW, IIDN, dan lain-lainnya saya ikut meski akhirnya yang bertahan hanya beberapa saja. Salah satu yang paling berjasa bagi saya adalah komunitas UNSA dan BAW. Bersamanya saya belajar banyak soal kepenulisan. Oleh sebab itu dalam perjalanan saya menjadi penulis ini kedua komunitas ini tak mungkin saya lupakan.

Di dunia nyata saya tergabung sebagai relawan rumah Litertasi Banyuwngi dan Relawan Nusantara. Namun, tidak semua aktif. Hanya Rumah literasi bayuwangi saja yang kerap diikuti, sedang relawan nusantara hanya sebatas ikut nyumbang jika ada kegiatan (itupun tidak besar). Bukan karena tak mau datang, tapi tempat yang berjauhan jadi kendala. Markas Relawan Nusantara yang terdekat di Jember, bukan Banyuwangi tempat saya tinggal.


Lalu apa sih pentingnya ikut komunitas? Kok kayaknya banyak juga tuh yang nyemplung di komunitas tapi nggak dapat apa-apa. Cuma senang-senang saja, nggak ada isinya.

04 Juli 2018

Bepergian Sendiri, Tujuh Hal Ini Yang Harus Dipersiapkan






Belakangan saya gemar berkeliling spot-spot wisata lokal di Banyuwangi. Ada begitu banyak pilihan dan semuanya jempolan, yang kadang-kadang bikin iri kawan-kawan dari luar Kabupaten. Sebab sekali jalan, saya bisa ketiga tempat wisata dengan biaya yang ramah di kantong.
Akan tetapi, saya acap bepergian sendiri. Bisa dikatakan jarang mengajak teman jika jalan-jalan. Bukan karena tak senang, akan tetapi bepergian sendiri memberi saya kebebasan untuk mengeksplorasi suatu tempat dengan lebih nyaman. Tidak terburu-buru hendak ke tempat lain dan tentu saja bisa lebih nyaman memotret di suatu tempat.

Bersama kawan-kawan sebenarnya menyenangkan. Bisa seru-seruan bareng bersama mereka. Hanya saja bepergian dengan banyak orang, meski jarak dekat biasanya memang butuh perencanaan. Terutama soal waktu. Tidak semua orang bisa bepergian di waktu yang sama, harus diperhitungkan masak-masak agar semua bisa bisa. Pergi sendiri tentu saja beda, saya tinggal naik motor dan sampailah di tempat tujuan.

Lantas apa saja yang harus dipersiapkan agar perjalanan nyaman? Simak keterangan berikut ini :
1. Cari tahu banyak-banyak soal daerah tujuan
Sebelum pergi ke suatu tempat pastikan Anda tahu benar daerah tersebut. Googling atau tanya-tanya orang yang sudah pergi kesana. Dengan demikian kita punya gambaran seperti apa.
Cek google maps untuk tahu jalan menuju kesana. Pelajari dengan baik dan lihat jalan-jalan mana saja yang harus ditempuh untuk sampai di lokasi wisata.
Lalu set google maps dalam mode offline sebelum berangkat agar Anda tetap bisa melihat peta dalam perjalanan.

2. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik
Ini penting agar perjalanan kita lancar. Bensin, kondisi ban, serta mesinnya harus diperhatikan. Jangan sampai ditengah jalan kita cengar-cengir karena  lalai memperhatikan kondisi kendaraan.

3. Bekal Secukupnya
Saya jarang membawa bekal yang banyak. Biasanya saya hanya menghitung untuk bea masuk, parkir, bensin, serta sedkit uang untuk berjaga-jaga jika ada keperluan mendesak. Ban kempes misalnya. Karena yang penting bagi saya adalah memotret dan melihat-lihat tempat wisatanya, jatah makan biasanya tidak terlampau saya perhitungkan. Untuk minuman dan makanan kecil pengganjal perut lapar, saya bawa sendiri. Tidak beli di lokasi. Jadi bisa lebih irit lagi. Namun, sesekali saya juga beli makanan di tempat wisata, sekedar tahu seperti apa makanan disana. Akan tetapi, untuk kehati-hatian saya tetap membawa ATM. Siapa tahu lupa mengisi uang di dompet, saya bisa langsung ngepot ke ATM.

24 Juli 2017

JANGAN COPY PASTE SEMBARANGAN, TAPI TEKAN TOMBOL SHARE ATAU TOMBOL BAGIKAN


sumber gambar : https://pixabay.com

Belakangan kasus plagiarisme memang mencuat. Saya tak banyak berkomentar, karena kenyataannya saya masih harus memperbaiki soal penulisan dan bagaimana cara mencantumkan nara sumber yang benar. Tak jarang karena tulisan itu terlampau umum, kita menuliskan tanpa pikir panjang. Lalu mengunggahnya di media sosial, tanpa sekalipun terpikir menyebutkan nama penulisnya. Karena masalah inilah saya berpikir ulang sebelum ikut-ikut “nyinyir melambai” di berbagai sosial media. 

Lho kenapa kok saya berpikir demikian?

Sederhana saja, tak jarang saya  berpikir yang saya lakukan sudah lurus dan benar. Padahal saat ditelisik dan di runut sampai ke belakang, eh ternyata saya pernah melakukannya. Hanya saja kita lupa, tidak sadar, atau malah tak ketahuan.

Lalu bagaimana cara kita berkontribusi melawan plagiarisme?

Tidak perlu muluk-muluk, mulai saja dari diri sendiri dengan tidak meng-copy paste sembarangan tulisan yang tersebar di media sosial. Jika menemukan tulisan yang bagus tekan saja tombol share atau bagikan. Kalaupun ingin copy paste, pastikan tulis sumbernya dengan benar. Jangan copy paste lalu ditulis dengan kalimat “Copas dari tetangga beranda”, “Copas dari FB sebelah”, “Copas dari status teman” di akhir posting-an.

26 Juli 2016

TIPS NYAMAN MENDAKI GUNUNG IJEN



image source : http://news.nationalgeographic.com


Tak jarang saat kita memutuskan pergi ke suatu tempat, yang kita fokuskan adalah berapa biayanya, bagaimana keindahan destinasi wisata yang kita tuju, berapa jam waktu tempuhnya. Akan tetapi hal yang penting seperti medan yang hendak ditempuh kerap kita lupa. Meski masuk dalam daftar pencarian tetapi tidak fokus kesana. Alhasil ketika sampai di tujuan kita malah tidak menikmati perjalanan kita. Justru merasa menyesal karena telah memilih tempat tersebut sebagai destinasi wisata.

Salah satu contohnya adalah gunung Ijen. Gunung yang secara administratif dimiliki oleh tiga kabupaten ini—Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso ini, memang menarik banyak traveller untuk datang. Banyaknya pemberitaan mengenai keindahan alam ( seperti blue fire yang kerap digembar-gemborkan hanya ada dua di dunia) dan rasa penasaran mendorong kita untuk pergi kesana dan menyaksikan. 

Agar nyaman  saat mendaki gunung Ijen ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
1.       Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang gunung ijen
Jangan segan-segan googling banyak informasi mengenai topografi gunung ini. Hal ini perlu agar kita bisa mengukur seberapa kekuatan diri kita untuk mendaki. Memang gunung Ijen tidak terlampau tinggi, tetapi kemiringan jalur pendakikan yang mencapai 25-35 derajat akan membuat anda kelelahan.
Tidak hanya topografi tetapi juga kondisi jalan untuk mendakit. Jalur mana yang lebih mudah, Bondowoso ataukah Banyuwangi.
Bagi yang senang tantangan jalur Banyuwangi lebih oke. Tetapi yang ingin lebih santai bisa lewat jalur Bondowoso yang lebih landai.
Jangan segan bertanya pada orang yang sudah pernah kesana.

02 Juli 2016

HINDARI MAKANAN DAN MINUMAN INI AGAR FIT SAAT ARUS BALIK



            Seperti halnya waktu mudik, arus balik juga membutuhkan stamina yang kuat. Oleh karena itu membawa bekal sangat dianjurkan. Selain mengganjal perut lapar, tujuan utamanya adalah mengganti energi yang hilang selama perjalanan. Akan tetapi, bekal yang dibawapun harus diperhatikan. Selain memenuhi kecukupan gizi, juga membuat tubuh fit selama di jalan. Agar badan tidak mudah lelah, ada delapan jenis makanan dan minuman yang harus dihindari.



Minuman Bersoda
Jenis minuman berkarbonasi ini merupakan jenis minuman yang mengandung asam. Bila diminum saat perut kosong akan mengiritasi lambung. Akibatnya  asam lambung meningkat dan bisa menimbulkan kembung.


Makanan Asin
Makanan asin biasanya memicu dehidrasi. Kadungan garamnya akan menarik cairan dalam sel-sel tubuh. Efeknya tubuh kekurangan cairan dan membuat kita jadi mudah haus selama di perjalanan.

27 Juni 2016

5 TIPS HINDARI TIPU-TIPU EMAS PALSU DI BUS ANTAR KOTA DI WILAYAH INI!



source : https://www.pinterest.com/pin/509047564103642735/


Lebaran sudah di depan mata. Sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya yang merantau mulai sibuk dengan persiapan mudik. Tak hanya baju yang dipikirkan tetapi juga tiket dan barang bawaan yang hendak di bawa ke kampung halaman. Hal demikian sudah umum terjadi di masyarakat kita, sebab mudik memang sudah menjadi budaya. Tak peduli berapa jauh jarak yang ditempuh, waktu yang dihabiskan di jalan, atau bergepok-gepok uang habis saat lebaran—semua direlakan agar bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan teman.
Agar perjalanan mudik nyaman, para pemudik harus menambah bekal satu lagi yaitu waspada terhadap kejahatan di jalan. Terutama bagi mereka yang naik kendaraan umum seperti bis antar kota. Tak hanya pembiusan,  hipnotis atau gendam, ada satu lagi modus kejahatan yang bisa menimpa Anda yaitu penipuan. Para pelaku menggunakan rasa iba para penumpang untuk memuluskan aksinya menjual perhiasan emas palsu.
Seperti dialami oleh Na (bukan nama sebenarnya) ketika pulang dari Tulungagung. Saat hendak pulang ke Jember perempuan berjilbab ini hampir saja menjadi korban penipuan mereka.
“Biasanya mereka naik dari terminal Probolinggo. Di Lumajang mulai cari mangsa,” ungkapnya ketika ditanya di wilayah mana para penipu itu mulai beraksi. 

01 Juni 2016

HAND SANITIZER KADALUARSA? MANFAATKAN SEBAGAI PENGHILANG NODA TINTA!




Berulang kali kita melihat iklan di teve tentang pentingnya mencuci tangan. Tindakan sanitasi ini dilakukan agar tangan bersih dari kuman-kuman penyakit yang “mangkal” setelah melakukan beragam aktifitas seharian. Utamanya bakteri penyebab penyakit perut dan pencernaan. Prosedurnya sederhana, cukup dengan membersihkan tangan dan jari-jari dengan menggunakan air serta sabun.

Di era modern seperti sekarang  tidak hanya sabun yang digunakan mencuci tangan. Sudah ada hand sanitizer yang berbasis alkohol untuk membersihkan tangan dari beragam kuman. Tidak seperti sabun, hand sanitizer ini lebih praktis. Mudah digunakan kapan saja dan dimana saja. Caranya, cukup dengan menuang hand sanitizer secukupnya, lalu gosokkan pada kedua telapak tangan secara merata. Tunggu sejenak, kurang lebih 20-30 detik atau sampai  tangan kering. Setelah itu baru bisa digunakan untuk menikmati makanan.

19 April 2016

5 HAL INI TAK PERLU DITANYAKAN SAAT KOPDAR DENGAN TEMAN



Tanyakan hal-hal yang menyenangkan saat kopdar, jangan sibuk mengoreksi berat badan atau hal-hal konyol yang bikin ilfil


             Kopdar dengan teman lama tentu sangat menyenangkan. Sambil mengusir kangen, kita bisa juga nengenang masa silam. Tetapi diantara obrolan itu kerap tanpa sadar kita menyakiti teman. Alhasil teman jadi marah besar dan bersikap tidak ramah sesaat setelah anda bertanya satu hal. Pernahkah anda mengalaminya? Kalau ya kemungkinan besar itu berasal dari ucapan anda yang tak pantas di dengar.
            Apa sajahkah itu? Berikut lima hal yang tak perlu ditanyakan saat bertemu teman lama :
1.      Kapan menikah?
Pertanyaan ini umum dilontarkan pada kaum lajang, baik lelaki maupun perempuan. Yang lebih menyebalkan kalau ditambahi kalimat ,”Memangnya nunggu apa? Nunggu sampai karatan? Sudahlah kalau ada yang mau terima aja!”
Pertanyaan ini kedengarannya ringan, seringan kapas yang melayang di udara. Anda hanya tidak tahu, bagi si penerima justru sebaliknya. Pertanyaan itu bisa jadi palu godam baginya. Membuat ia serba salah di hadapan anda. Tidak dijawab anda bertanya, dijelaskan pun anda belum tentu paham.
Jadi, kecuali  anda berniat membantunya mempertemukan dengan seseorang, lebih baik tidak usah bertanya. Apalagi kalau anda mengatakan hal tersebut hanya untuk basa-basi ketimbang tidak ada yang ditanyakan. Buat apa? Sudah tidak berguna, eh menyakiti orang lain pula. Masih banyak  kok pertanyaan bermutu lain yang bisa ditanyakan, yang asyik dan tidak menyinggung perasaan.

01 Desember 2015

ENAM HAL YANG BISA DILAKUKAN SAAT TEMAN MENGALAMI PERCERAIAN




 
            Tak dipungkiri perceraian bisa menjadi sesuatu yang tragis dan menyakitkan bagi pasangan manapun. Sebagai teman, tak jarang anda ingin membantunya. Tetapi alih-alih membantu apa yang anda lakukan justru bisa menjadi bumerang jika salah melakukan pendekatan. Berikut ini 6 hal yang bisa dilakukan saat teman mengalami perceraian :
1.      Menjadi Pendengar Yang Baik
Biarkan ia mengeluarkan semua uneg-unegnya. Mungkin anda akan bosan karenanya. Sebab ia bisa mengulang cerita yang sama berhari-hari lamanya.Tetapi memang begitulah situasinya. Tunggu saja hingga ia tenang.
2.      Tidak menghakimi
Salah satu hal yang harus anda hindari adalah mencela atau menghakimi. Percuma saja anda melakukannya, bahkan meski dia memang benar-benar salah. Jika ini dilakukan yang ada justru penyangkalan dan kemarahan yang membesar. Alhasil tujuan anda membantunya tidak tercapai.

07 Agustus 2015

4 CARA AGAR TIDAK MENJADI KOMENTATOR DODOL DUNIA MAYA






Layaknya penonton sepakbola begitulah kita saat mendapati berita yang berseliweran di beranda sosial media. Seenak-enaknya saja komentar, bahkan tanpa pikir panjang. Efeknya  runyam. Begitu komen  bodoh terlontar, kita jadi bulan-bulanan atau malah dimejahijaukan. Kalau sudah begini mau menyalahkan siapa?

Sebelum itu terjadi, berikut ini ada 4 cara agar tidak menjadi komentator dodol dunia maya :
1.      Pastikan anda membaca dengan benar
            Jangan sekali-kali anda berkomentar sesaat setelah membaca judulnya.  Banyak judul provokatif yang menyesatkan. Maka setelah membaca judul, bukalah tautan beritanya. Baca benar-benar agar komentar anda sesuai dengan isi berita. Kalau tidak siap-siapalah dicemooh seisi dunia.

2.      Saat berita panas muncul jangan keburu ditanggapi
            Biasakan untuk berdiam diri dulu sebelum menanggapi sebuah berita. Maklum banyak oknum di luar sana yang gemar memelintirnya. Kalaupun beritanya sesuai, kondisinya kerap dilebih-lebihkan. Tunggulah barang satu dua hari, biasanya setelah itu akan muncul berita yang berimbang. Di saat sudah mendapatkan dua sisi pemberitaan itulah baru anda boleh berkomentar atau memberi tanggapan. 

11 Maret 2015

WHAT SHOULD YOU DO WHEN SOMEBODY SAID “OMG...YOU’RE FAT!”





Anda sehat (baca kelebihan berat) seperti saya? Pernah nggak ngalamin suatu hari saat ketemu teman-teman dan salah satu daru mereka berkata spontan ,”Ya ampuun, kamu gendut banget sih?”
Atau kalau nggak gitu dia bilang ,”Astaga, kok sekarang...(bikin gestur gendut). Padahal dulu kan...(bikin gestur kurus).”
Saya yakin senyum lebar yang tadinya tersemat di bibir anda langsung menghilang. Berganti dengan senyum kecut dan sebuah doa diam-diam ,”Semoga situ ngalamin juga kayak saya, huh!”

Ada dua hal yang bagus untuk dilakukan saat itu juga :
1.      Lepas Stillleto anda
timpuk dia seenak-enaknya, pasti dia akan terkaing-kaing setelahnya
2.      Bikin kepalan tangan yang kuat
Dan boom! Langsung arahkan bogem anda ke dagunya. Itu akan membuat dia tidak berdaya.

Ah, tetapi sebelum itu anda lakukan saya sarankan anda untuk berhenti saja. Bisa repot hidup anda jika korban anda melaporkan penganiayaan itu ke pihak yang berwajib.

07 Oktober 2014

LIMA TIPS MENGATASI EFEK CINTA DITOLAK HATI SOMPLAK





Cinta ditolak itu sakitnya disini hihi *nunjuk dada 



Lagi suka sama seseorang? Sebaliknya anda berpikir diapun demikian? Terbukti dari sms dan telepon bernada mesra yang kerap ia suarkan? Atau perhatian-perhatian kecil yang bikin anda melayang. Ternyata  jeng....jeng...saat anda menyatakan ternyata si dia hanya menganggap anda teman?
Rasanya memang menyakitkan. Bahkan jika anda punya persiapan matang seandainya hal macam ini terjadi dalam hidup anda. Sedikit atau banyak efek cinta ditolak hati somplak tetap kita rasakan. Lalu bagaimana cara mengatasinya haru biru kondisi semacam ini? Berikut ini  lima tips mengatasi efek cinta ditolak hati somplak :

1.      Stop nyalahin diri sendiri
Mungkin anda akan berpikir dia nolak pasti karena kamu punya banyak kekurangan. Karena anda nggak cantik/ganteng, nggak pinter, nggak keren, kurang usaha....dan karena-karena lainnya. Ada satu quote buat anda “Ketika seseorang jatuh cinta dia akan mencari seribu alasan untuk tinggal bahkan jika kamu bukan siapa-siapa,  tapi sebaliknya jika ia tidak cinta ia juga akan mencari seribu alasan untuk pergi bahkan jika kamu memberinya dunia”.
Jadi mengapa menahan seseorang yang tidak mencintai anda?
Mari berpikir kebalikan : kenapa Allah tak menjodohkan dengan saya? Bisa jadi itu karena saya tidak pantas untuknya. Tidak pantas karena apa? Karena saya punya kwalitas yang hanya pantas disandingkan dengan orang yang tepat. Dan DIA BUKAN ORANG YANG TEPAT!