Tampilkan postingan dengan label Stop Upload Foto Korban Pembunuhan Atau Kecelakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stop Upload Foto Korban Pembunuhan Atau Kecelakaan. Tampilkan semua postingan

23 Juli 2018

Stop Upload Foto Korban Pembunuhan Atau Kecelakaan, Itu Menyalahi Etika Dan Kemanusiaan


 
sumber gambar : https://pixabay.com
Saya selalu melewati jika ada orang yang share gambar atau video kekerasan, korban pembunuhan, atau kecelakaan. Saya tidak jijik atau lemah hati, hanya tidak tega melihatnya. Untuk mengantisipasi hal yang sama, biasanya saya cukup unfollow atau hide postingannya di akun media sosial, daripada saya sebal jika ia mengunggah hal yang sama kemudian hari. Terlebih bagi mereka yang gemar membagikan hal semacam itu sebelumnya.

Akan tetapi, tindakan ini ternyata terkadang tidak cukup. Yang di media sosial sudah aman, di aplikasi percakapan malah terbuka lebar. Seperti beberapa waktu silam. Seorang kawan mengisahkan, sewaktu ramai berita pengeboman di Surabaya, seseorang dengan entengnya mengunggah gambar pelaku tanpa sensor. Dalam kondisi utuh saja rasanya tidak nyaman, apalagi jika tidak utuh lagi. Sontak semua kawannya mengingatkan. Tidak hanya dianggap norak, berbagi gambar semacam ini juga menunjukkan kurangnya etika si pengunggah.

Lain hari, masih di grup WhatsApp, ada kejadian serupa. Seseorang membagikan video korban pembunuhan kalau tidak salah. Korbannya, seorang perempuan, tergeletak di tepi parit atau semacamnya dalam keadaan tak berbusana. Niatnya mungkin hanya berbagai berita, tetapi bagaimana pun tindakan berbagi gambar atau video korban (baik pembunuhan, kekerasan, pemboman, atau kecelakaan) itu tidak pantas dilakukan.