Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

Unggahan Terbaru

Pelajaran Gratisan Dari Mereka Yang Bersikap Tak Menyenangkan Saat Diberi Daging Kurban

Gambar
Hari raya Idhul Adha selalu membawa cerita tersendiri untuk masing-masing keluarga. Termasuk keluarga saya. Dulu sewaktu kecil, rumah kami jarang kebagian daging kurban. Sampai-sampai bertanya pada Bapak ,"Orang-orang dapat, kok kita nggak dapat, Pak? Kenapa?" Bapak menanggapinya dengan bijak. Mengatakan mungkin karena kami sudah dianggap mampu, jadi tidak mendapatkannya. Sebagai gantinya Bapak akan membeli daging sendiri, lalu dimasak gulai dan sate sebagi pelipur hati kami.
Tahun berlalu dan kami sudah dewasa. Perkara dapat atau tidaknya daging kurban sewaktu Idhul Adha tak membuat kami risau atau pusing kepala. Dapat syukur, tidak pun syukur. Toh, masih banyak orang yang lebih membutuhkannya. Begitu hemat kami.
Dan Idhul Adha tahun ini, rejeki melimpah bagi kami. Di luar dugaan kami mendapatkan daging kurban yang jumlahnya lumayan. Padahal tahun-tahun sebelumnya biasa saja. Dapat tetapi tidak sebanyak tahun ini. Tak semua dimasak, setelah dibuat satai dan bakso sisanya…

THE CONFESSION OF TUKANG DENGERIN CURHAT

Gambar
sumber gambar www, imgarcade.com

Kalau dipikir-pikir saya dulu salah masuk jurusan. Seharusnya ketimbang masuk Fakultas Pertanian Jurusan Hama Penyakit Tanaman saya masuk Psikologi aja. Sebab dalam kehidupan saya selanjutnya saya nggak pernah berhubungan dengan jurusan itu, dan malah jadi (sempat) admin selain kadang-kadang nyambi jadi tempat curhat teman-teman saya. Suwer, sering saya berpikir rasanya menggosok lantai atau mencangkul lebih bagus ketimbang duduk manis mendengar curhat panjang. Percayalah saya pernah mendengar orang curhat dari tengah malam sampai pagi menjelang, dengan masalah sama dan dikatakan berulang-ulang. Padahal waktu itu saya sudah bersiap melelehkan liur, sekedar membuat satu dua buah pulau bernama Sumatra dan Kalimantan di bantal. Kegiatan menggambar pulau itu batal digantikan dengan kegiatan yang Kak Rhoma Irama tidak sarankan—BEGADANG!
Well, bagaimanapun juga saya harus berterima kasih karena part of dicurhati itu seringkali penuh keajaiban *tebar konfeti. Ka…

LIMA TIPS MENGATASI EFEK CINTA DITOLAK HATI SOMPLAK

Gambar
Cinta ditolak itu sakitnya disini hihi *nunjuk dada 


Lagi suka sama seseorang? Sebaliknya anda berpikir diapun demikian? Terbukti dari sms dan telepon bernada mesra yang kerap ia suarkan? Atau perhatian-perhatian kecil yang bikin anda melayang. Ternyata jeng....jeng...saat anda menyatakan ternyata si dia hanya menganggap anda teman? Rasanya memang menyakitkan. Bahkan jika anda punya persiapan matang seandainya hal macam ini terjadi dalam hidup anda. Sedikit atau banyak efek cinta ditolak hati somplak tetap kita rasakan. Lalu bagaimana cara mengatasinya haru biru kondisi semacam ini? Berikut ini lima tips mengatasi efek cinta ditolak hati somplak :
1.Stop nyalahin diri sendiri Mungkin anda akan berpikir dia nolak pasti karena kamu punya banyak kekurangan. Karena anda nggak cantik/ganteng, nggak pinter, nggak keren, kurang usaha....dan karena-karena lainnya. Ada satu quote buat anda “Ketika seseorang jatuh cinta dia akan mencari seribu alasan untuk tinggal bahkan jika kamu bukan siapa-siap…

CUACA HATI

Gambar
CLOUDY HEART Kadang mendung dan hujan datang menghampiri. Turun saban hari seolah tak mau berhenti. Cuaca cerah hanya sekejap muncul lalu hilang lagi. O,o...dunia serasa tak berkawan dengan kita. (dompet kering, tinggal 17 ribu doang, orang yang diem-diem ditaksir ternyata udah nikah dan mau punya anak = nangis bombay). 


SPRING HEART Keesokan hari mendung dan hujan hilang. Langit biru cerah, dan awan putih berarak riang. Matahari tersenyum lebar dan bunga-bunga bermekaran. Dan kita pun lupa akan hujan yang sempat datang. (Duit lagi banyak, kondisi sehat wal ngapiat, nggak kurang suatu apa => dada membusung, leher mendongak ampe kecengklak).