Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Unggahan Terbaru

LIMA HAL YANG HARUS ADA PADA PENULIS PEMULA

Gambar
Mana ya karyaku? *krik-krik


Prestasi nulis saya kok segini-gini aja, tanya : kenapa?

Pertanyaan itu seringkali menghampir kepala-kepala penulis pemula. Termasuk saya. Saya pernah bertanya kenapa saya tidak bisa seperti penulis-penulis yang sekarang sudah punya nama sebut saja Mbak Afifah Afra, Mbak Riawani Elyta,  Mbak Leyla Hana,  Mbak Eni Martini, atau Mbak Shabrina W.S (yang kesemuanya pernah jadi mentor saya).

Apa ya yang kurang dari saya?

Setelah melakukan investigasi (eciyee bahasanya) pada diri sendiri, maka saya menemukan ada lima hal yang harus ada pada  penulis pemula  agar bisa menjadi penulis seperti mereka:
1.    Usaha
Menjadi penulis tidak cukup hanya punya bakat, tapi juga usaha kuat. Apa artinya punya bakat jika tak pernah diasah. Ibarat pedang, meski materialnya bagus tapi bila proses pengasahannya salah maka ia takkan tajam. Itulah yang rupanya kurang saya lakukan. Saya memang berusaha, tetapi untuk jadi penulis ternama usaha saya tidak ada seujung kuku jari manusia…

KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK

Gambar
Kegedhen empyak kurang cagak, itulah peribahasa Jawa yang tepat untuk menggambarkan seseorang yang berkeinginan tinggi tapi sesungguhnya kurang mampu seperti yang dialami (sebut saja namanya) Mbakyu Bunga. Hasrat untuk tampil cantikdan wah telah membuat Mbakyu Bunga gelap mata. Tak peduli bagaimana caranya ia harus tampil oke di mata rekan-rekannya. Baginya menjaga gengsi di mata rekan-rekan itu jauh lebih penting ketimbang apapun. Alhasil ia pun menuai pujian. Dianggap telah sukses hidup di rantau orang. Tapi pujian itu langsung gugur begitu ketahuan ia menunggak pembayaran beberapa tas dari seorang teman. Janji minggu ini eh molor ke minggu berikutnya. Begitu seterusnya.
Sejak konflik itu mencuat, ketahuanlah belang si Mbakyu Bunga. Usut punya usut kehidupan Mbakyu Bunga tak semanis penampilannya. Rumah tidak punya, hanya kontrakan sempit yang terletak di satu sudut gang. Kontras sekali dengan penampilan dan gaya omong tinggi yang selama ini ia pertontonkan. Dari situ cerita berkemba…

GUNJINGKAN SI DIA? JANGAAN!

Gambar
Hanya butuh didengarkan, begitu beberapa teman perempuan beralasan ketika ditanya kenapa ia harus curhat masalah pasangannya kepada orang lain. Katanya lega setelah berbagai-bagai kegundahan ia sampaikan kepada sahabat dekatnya. Tapi masalahnya sering kali curhater (sebutan untuk tukang curhat) seringkali tidak sadar kalau dirinya tengah mengumbar aib pasangan. Yang semula dangkal jadi makin dalam, makin dalam, dan akhirnya membuat seluruh kejelekan si pasangan terbuka lebar. 


Lho, apa sih efek menggunjingkan pasangan bagi keharmonisan hubungan anda? 
Kemungkinan besar, omongan anda menjadi bumerang bagi diri sendiri. Alih-alih melegakan perasaan justru anda akan membuat pasangan anda marah besar. Kok bisa? Bagaimana pun teman curhat anda itu adalah manusia, jika sampai ia kelepasan bicara, meski hanya bercanda apakah itu tidak menyakiti hatinya? Alhasil, bukan habis gelap terbitlah terang yang terjadi pada anda. Melainkan habis gelap terbitlah kilat. Anda bertengkar dengan si dia, hanya…

BLUE NUANCE BROOCH TUTORIAL

Gambar
Bros sudah bukan barang asing  buat kita. Terutama jika anda memakai hijab. Coba deh anda perhatikan pada wanita-wanita berhijab, entah di bagian kiri, kanan atau samping kepala selalu ada bros yang disematkan untuk mempermanis hijab mereka.

Bermacam-macam bentuk bros sudah tersedia. Tinggal jalan saja ke toko dan anda sudah bisa mendapatkannya. Tapi tidak ada salahnya jika anda berkreasi sendiri, lho. Selain kita jadi trampil kita juga bisa bikin model yang lebih bervariasi.  Untuk kali ini  saya sudah siapkan  tutorial membuat bros dari manik-manik dengan nuansa biru yang gambarnya terpampang di atas itu.

Gimana caranya? Yuk, kita mulai saja Blue Nuance Brooch  Tutorial-nya:

Siapkan beragam manik-manik biru seperti di bawah ini :